
Ch 8. Baju Gravitasi
Chiao feng merasa kesulitan bernafas dan kesulitan membuka matanya, dia merasa banyak energi yang saling bergesekan disekitarnya, tekanan demi tekanan datang silih berganti, dan tiba-tiba semuanya terasa lega dan dia bisa membuka matanya kembali, dia sangat bingung ketika menyadari dirinya berada disebuah puncak tebing yang sangat tinggi. Dia melihat kebawah begitu jauh sekali jarak sampai dipermukaan. Masih dalam situasi kebingungan chiao feng menatap sebuah pedang tertancap dibatu tidak jauh dari tempat dia berdiri, “pedang apa itu” batinnya, dia mendekati pedang itu dan berusaha mencabutnya tapi sama sekali tidak bergeming dari termpatnya, dia mencoba lagi tapi masih mendapatkan hasil yang sama.
Ketika masih dalam kebingungan
Seorang pria muncul melayang dengan tiba-tiba dan berkata” oh ternyata cuma anak kecil ya, hehehehe” ekspresinya mengejek.
Perawakannya biasa saja dengan rambut panjang dikuncir dan pakaian serba putih, menunjukkan bahwa dia adalah seorang pendekar aliran putih, kulitnya terlihat agak pucat dibandingkan dengan manusia pada umumnya, senyum senantiasa menghiasi wajahnya, terlihat tidak ada beban dalam dirinya.
“orang yang membawamu kesini meminta aku mengajarimu kemampuan yang bisa kau gunakan untuk merubah masa depan’ kata pria itu
‘namaku Yang jian, kau boleh panggil aku senior Yang atau senior Jian, terserah padamu” dengan pembawaan yang agak santai
__ADS_1
“baik senior” ucap chiao feng
“karena kau telah memakan buah dewa, aku bisa pastikan kau tidak memerlukan makan dan minum untuk jangka waktu yang sangat lama, jadi kita bisa langsung berlatih “ seru Senior yang jian
“Kemampuan pertama yang harus kau miliki adalah kemampuan mengembangkan kekuatan tulangmu dan mempelajari ilmu perubahan urat dan otot” sambil tersenyum menjelaskan
Yang Jian memberikan beberapa helai rumput kepada Chiao feng, “kunyah dan telanlah rumput itu” dia tersenyum ‘itu akan membantu penyerapan nutrisi kedalam tulangmu” sambil memegang pinggang chiao feng dan membawanya melompat dan terjun dengan kecepatan tinggi t kebawah, jantung chiao feng berdebar sangat jencang dan terasa mau copot jatuh dari ketinggian beratus- ratus meter ini membuatnya berfikir bahwa ini adalah akhir dari kehidupannya tapi mendekati permukaan tanah mereka mendarat dengan selamat seperti bulu ringan yang terjatuh.
Nafas Chiao fengmasih memburu, dia berusaha menenangkan diri dan mengatur nafasnya, wajahnya terlihat sangat pucat tak berdarah
“Kita akan pegi kerumahku dibalik gunung itu, tapi sebelum itu gantilah pakaianmu dengan pakaian ini” sambil menyodorkan pakaian yang entah dari mana datangnya.
Chiao feng mengambil pakaian tersebut dan pergi bersembunyi dibalik sebuah pohon besar dan mengganti pakaiannya.
__ADS_1
Setelah pakaian itu dia pakai dia merasa membawa beban yang sangat berat. Bahkan untuk melangkahkan kakipun sangat berat sekali.
‘senior yang, apa yang terjadi dengan baju ini, kenapa berat sekali” Chiao feng mengeluh
“hehehehe, ini adalah baju Gravitasi, untuk melatih tubuhmu, kau memerlukan baju ini dalam setiap latihan, baju ini semakin hari akan bertambah semakin berat” Senior Yang menjelaskan.
“mari kita berangkaaat” sambungnya sambil tersenyum dan melangkahkan kaki
“Kita harus tiba dirumah sebelum matahari terbenam, kalau kau merasakan kesulitan dalam membawanya fikirkan saja hal-hal yang menyenangkan dalam hidupmu” terangnya
‘apakah itu akan mengurangi berat baju ini senior..? tanya Chiao feng yang berjalan dengan susah dibelakang senior Yang jian.
“hehehehe, ya tidak tapi paling tidak itu akan menutup mulutmu untuk tidak mengeluh selama dalam perjalanan ini. Hahahaha” Senior Yang jian tertawa
__ADS_1
Mereka terus berjalan menyusuri lereng gunung yang sangat luas untuk sampai dirumah yang diceritakan oleh senior Yang Jian. Chiao feng masih terlihat kesulitan untuk melangkah, tapi dia terus melangkahkan kakinya tanpa memperdulikan senior Yang jian,