PAHLAWAN GUNUNG ANGIN

PAHLAWAN GUNUNG ANGIN
Ch 32. Merampok Musuh


__ADS_3

Ch 32. Merampok Musuh


Chiao feng masuk kedalam rumah Max dan menyisir setiap ruangan, banyak barang – barang berharga disetiap ruangan, dia mengibaskan tangannya kesetiap barang yang ingin diambilnya, barang – barang itupun menghilang dari pandangan.


Chiao feng masuk kedalam ruangan yang cukup besar. Ia memeriksa lokasi disekitarnya, didalam ruangan itu terdapat buku – buku yang sangat banyak tersusun dilemari, ada beberapa peta kerajaan mastrada dan  wilayah kota Hebra. Chiao feng melihat sebuah patung  kecil disudut ruangan.


“patung yang unik” ucap Chiao feng sambil tersenyum  lalu mengambilnya


Tiba – tiba Sebuah lemari berputar  dan  terbuka pula sebuah pintu diantara lemari itu.


“oh, ternyata kuncinya ada dipatung kecil itu” batin Chiao feng


Chiao feng memasuki pintu yang telah terbuka itu, tenyata beberapa meter memasukinya terdapat tangga untuk turun. Chiao feng menuruni tangga dengan hati – hati , akhirnya dia sampai disebuah ruangan kecil dan melihat sebuah pintu yang terkunci serta terikat rantai.


Chiao feng mengeluarkan pedang kehidupan dan menghancurkan pintu itu.


“Duaaarrrrrr “ suaranya cukup keras dan pintu itupun terbuka


“didalam ruangan itu ada timbunan koin emas yang sangat banyak. Bahkan ada beberapa batu permata serta barang – barang antik yang bernilai.


“ternyata si brengsek itu memang kaya raya” ucap Chiao feng sendiri sambil mengibaskan tangannya kearah harta – harta berharga itu.


**

__ADS_1


Di markas asosiasi Crocklyn Broody yang mengetahui salah satu anggota Asosiasi terbunuh langsung naik pitam, Emosinya meluap – luap. Belum pernah sejarahnya ada orang yang berani membunuh anggota Asosiasi Crocklyn.


Mereka mengumpulkan seluruh anggota  dan pergi menemui lego , Heiden dan Brian.


Suasana kota Hebra menjadi mencekam. Para penduduk memilih menutup pintu rumah mereka, para pedagang segera menutup tempat mereka berdagang.


**


Dikediaman Brian sedang terjadi perbincangan antara orang kepercayaan Max dengan Brian. Mereka telah mengetahui tempat persembunyian para budak.


“mereka bersembunyi di gunung tujuh pusaran tuan” ucap salah satu anak buah Brian.


“kita harus menghabisi mereka secepatnya , tak mungkin kita biarkan mereka menggalang kekuatan, tapi untuk menyerang mereka kita harus memiliki rencana, kita harus menggabungkan kekuatan ” ucap brian


Disaat yang sama Broody dan anak buahnya muncul dikediaman Brian.disusul pula oleh Lego dan Heiden beserta anak buah dan penjaga mereka masing – masing. Mereka mendiskusikan kerjasama  penyerangan dan taktik yang digunakan.


**


Chia feng melihat sekelompok orang menuju kesuatu tempat. “itu datang dari kediaman Heiden, mau kemana mereka” gumam chiao feng.


Chiao feng tidak mengikuti mereka melainkan mendatangi kediaman Heiden, di kediaman Heiden terlihat hanya beberapa  orang yang menjaga. Chiao feng langsung menyerang mereka secara diam – diam. Satu persatu penjaga dikediaman Heiden pun terbunuh.


Selang tidak berapa lama , chiao feng menemukan gudang senjata Heiden. Chiao feng mengambil seluruh senjata dan alat – alat perang milik Heiden lalu meninggalkannya untuk kembali kegunung tujuh pusaran.

__ADS_1


**


Dirumah Brian,  tiga bos besar dan pemimpin Asosiasi Crockly sepakat akan menyerang  gunung tujuh pusaran besok.


“kita akan serang mereka dengan kekuatan penuh” ucap Broody tegas


Setelah memperoleh  kesepakatan, mereka kembali kerumah masing – masing untuk mempersiapakan anak buah mereka .


Yang paling terkejut diantara mereka adalah Heiden karena mendapati rumahnya telah diobrak abrik.  Bahkan lebih terkejut lagi saat menyaksikan gudang senjatanya telah kosong.


Heiden begitu marah,  dengan emosi yang meluap – luap ia memerintahakan beberapa orang mencari pencuri senjata – senjatanya barangkali masih ada dikota Hebra.


**


Beberapa jam berlalu, Chiao feng sampai di gunung tujuh pusaran dan menyampaikan apa yang terjadi dikota Hebra.


‘cepat atau lambat mereka pasti akan menyerang kita” ucap Brown


“bagaimana dengan kesiapan kita melawan mereka, kita tidak mungkin kita bisa  menang dengan kemampuan kita sekarang ” ucap seseorang   memberikan pertimbangan.


Chiao feng kemudian menyela pembicaraan, “ paman, kita akan lawan mereka semua, kita akan lawan mereka dengan ini. Ucap chiao feng sambil mengeluarkan seluruh senjata yang dia ambil dari gudang Heiden.


Semua orang melotot menyaksikan pemandangan yang ada dihadapannya. Senjata – senjata seperti itu hanya milik orang yang sangat kaya atau bahkan hanya dimiliki sebuah kerajaan

__ADS_1


Chiao feng menyerahkan senjata- senjata itu dan meminta mereka menyiapkan ranjau serta jebakan untuk mengurangi jumlah musuh.


Chiao feng kembali kepuncak gunung dan melatih kekuatannya. Ia ingin mendapatkan kekuatan yang besar ketika menghadapi anak buah Max dan sekutunya.


__ADS_2