PAHLAWAN GUNUNG ANGIN

PAHLAWAN GUNUNG ANGIN
Ch 28. Strategi Pertahanan


__ADS_3

Ch 28. Strategi  Pertahanan


**


Keadaan dipertambangan sekarang dikuasai oleh para budak, tak seorangpun penjaga yang datang. Para budak berkumpul di pintu masuk pertambangan, seorang yang berusia sepuh menghampiri Chiao feng.


“tuan, sebentar lagi pasti orang- orang tuan Max akan datang menyerang kita” ucap orang tua sepuh itu dengan bahasa benua Awan timur tempat Chiao feng berasal.


Chiao feng heran dan bertanya balik” mengapa tuan menguasai bahasa benua awan timur ?”


“hehehehe,  tuan, nama saya brown , sewaktu muda saya pernah tinggal dikerajaan Qin beberapa tahun, membantu orang tua saya berdagang”. Jawab orang tua sepuh itu sambil memberikan penghormatan ala benua Awan timur


“namaku Chiao feng , aku juga berasal dari kerajaan Qin” balas Chiao feng memperkenalkan diri dengan ramah.


“paman tidak perlu khawatir, kita hanya perlu mengatur strategi yang baik, sampaikan pada teman- teman kita bahwa kita harus berjuang melawan mereka” Chiao feng berkata tegas


Paman Brown menyampaikan kepada para budak agar berkumpul dan membentuk strategi, dan bagi yang tidak mau ikut serta diperbolehkan untuk melarikan diri.


Beberapa orang pergi melarikan diri, sementara seratus delapan puluh sembilan orang berkumpul dan mulai membahas strategi yang akan digunakan melawan anak buah tuan Max.


**

__ADS_1


Dari luar kediaman tuan Max yang tenang terdengar suara berteriak- teriak yang cukup  keras,


“tuan, tuan , tuan” suara semakin mendekat


Max yang sedang bersantai bersama Richard merasa terganggu dengan suara tersebut. Max menyuruh salah satu anak buahnya untuk melihat siapa yang sedang berteriak memanggil- manggil.


Tidak berapa lama anak buah tuan Max yang diperintahkan melihat datang kembali dengan tergopoh- gopoh. “Tuan, ada laporan dari penjaga pertambangan, para budak yang bekerja dipertambangan menyerang para penjaga sebagian besar diantara mereka terbunuh, hanya beberapa orang yang selamat” anak buah itu menyampaikan berita kepada Tuan Max


Max dan Richard beranjak dari tempat duduknya, “kurang ajar, berani- beraninya mereka melawanku” ucap Max dengan geram sambil mengepalkan tangan.


‘panggil semua orang kita dikota Hebra dan minta bantuan kepada Asosiasi Crocklyn untuk mengirimkan beberapa orang mereka” perintah tuan max.


Asosiasi Crocklyn adalah sebuah Organisasi orang- orang bayaran, mereka akan membantu siapapun yang membuat kontrak dengan mereka tentunya dengan bayaran yang besar.


Richard masuk kembali menemui Max, “dari laporan penjaga, budak muda yang kita kirimkan kemarin yang membunuhi para penjaga” ucap Richard kepada Max


Mx menunjukkan ekspresi wajah germ menahan emosi yang besar.


“tampaknya dia cukup berbahaya, kita harus memikirkan cara yang paling tepat menghadapinya” tambah Richard


“kita akan kirim beberapa orang kesana untuk mengamati mereka dan kita persiapakan diri untuk membantai mereka” Max berkata sambil mengepalkan tangannya

__ADS_1


Richard memanggil seseorang,”cepat pergi temui Thomshon, minta mereka datang kesini “ suruh Richard kepada orang tersebut


Orang itupun pergi keluar, dengan mengendarai kuda mpergi menuju orang yang diperintahkan Richard.


**


Dipertambangan strategi telah direncanakan dengan cukup baik, para budak membawa dua puluh ekor kuda milik Max, setiap dua ekor kuda diikatkan satu kereta, satu kereta mampu membawa enam orang. Para orang tua yang telah sepuh akan dibawa menggunakan kereta sementara yang masih muda akan berjalan, Mereka berniat untuk keluar dari pertambangan. Tujuan mereka adalah menjauh dari kota hebra, karena semakin dekat dengan kota Hebra, semakin banyak pula musuh yang akan dihadapi. Mereka akan membangun kekuatan dan perangkap di gunung tujuh pusaran. Sementara Chiao feng akan pergi ketempat tuan Max  untuk mengambil Pedang dewa petir dan mengacaukan konsentrasi orang- orang tuan Max.


Selesai memasang seluruh kereta, para budak mengambil senjata yang ada dipertambangan dan mulai berangkat, chiao feng membawa seekor kuda Hitam menuju rumah Tuan Max. Dalam perjalanan diatas kuda hitam Chiao feng mengumpulkan Qi sebanyak mungkin menggunakan ilmu menghisap Bintang, dengan terbentuknya Akar Roh Chiao feng tidak bisa lagi mengumpulkan tenaga dalam karena akan berubah menjadi Qi murni yang lebih efektif untuk digunakan dalam pertarungan.


**


Tiga jam naik kuda, chiao feng bertemu dengan enam orang berkuda kearahnya. Chiao feng menduga bahwa itu adalah orang- orang Tuan Max.  Chiao feng langsung menghentikan mereka.


“kalau kalian ingin kepertambangan, itu artinya kalian akan berhadapan denganku disini”  chiao feng berkata lantang.


Enam orang tersebut langsung menarik senjata mereka dan menyerang Chiao feng. Chiao feng melompat dari kudanya dan memukul kaki seorang diantara mereka dan terdengar suara tulang yang patah, orang itu menjerit  dan terjatuh dari kudanya.


Chiao feng mengambil tombak yang sudah tergeletak ditanah dan menusuk perut orang yang telah terjatuh itu.


“Arghhh” suaranya keras namun kemudian hilang perlahan

__ADS_1


Chiao feng memainkan tombak dengan begitu lihainya sehingga membuat kelima orang itu tidak lama kemudian meregang nyawa.


Chiao feng naik kembali kekudanya dan  pergi meninggalkan jasad- jasad yang telah terbujur kaku menuju kediaman tuan Max.


__ADS_2