PAHLAWAN GUNUNG ANGIN

PAHLAWAN GUNUNG ANGIN
Ch 37. Ada Penyusup dan Ada Pengkhianat


__ADS_3

Ch 37. Ada  Penyusup dan Ada Pengkhianat


ketika semua yang berpesta tertidur lelap dalam keadaan mabuk berat, hanya delapan orang yang masih terjaga untuk menjaga Broody dan yang lain, sekelebat bayangan hitam melintas cepat sekedip mata. Tiba – tiba para penjaga langsung tersungkur jatuh ketanah  secara serempak. Chiao feng yang juga dalam keadaan mabuk karena tidak pernah minum anggur masih menyadari keberadaan seseorang yang datang. Chiao feng berdiri dan berjalan dengan gerakan terhuyung kekiri dan kekanan.


Orang tersebut membawa Max  dengan gerakan yang sangat cepat, kemampuan ilmu meringankan tubuh orang itu cukup hebat. Walaupun membawa max yang bertubuh besar tapi kecepatannya tidak bisa dikejar oleh orang biasa. Chiao feng mengerahkan energi Qi untuk menekan mabuk yang dialaminya tapi tetap tidak bisa menghilangkan sepenuhnya.


Chiao feng mengejar bayangan hitam itu hingga cukup jauh dari markas mereka, tapi Jarak diantara keduanya semakin jauh dan akhirnya bayangan hitam itupun hilang dalam kegelapan bersama Max. Chiao feng tidak mengejarnya lagi karena kondisinya yang tidak memungkinkan. Chiao feng merebahkan diri ditanah dan langsung tidak sadarkan diri.


**


Matahari telah terbit dengan sinar yang sangat terang, langit  begitu cerah dengan awan – awan berarak indah. Beberapa orang telah bangun dan mempersiapkan diri untuk berangkat kekota Hebra tapi suasana menjadi ribut karena menemukan delapan penjaga telah terbujur kaku.  Mereka pun memeriksa mayat itu satu persatu, mereka menemukan jarum yang tertusuk di dititik vital mereka. Kemudian beberapa orang memeriksa kondisi para tahanan, mereka mendapati Broody dan tahanan lainnya juga telah menjadi mayat tapi dengan tubuh menghijau gelap.


Gunung tujuh pusaran menjadi gempar karena ada penyerangan tapi tidak ada seorangpun yang tahu. Seluruh orang pun dibangunkan, hanya Chiao Feng yang tidak berada ditempat.

__ADS_1


“Broody, lego dan seluruh tahanan mati dengan jasad berwarna hijau, tuan pendekar dan Max juga tidak ditemukan” seseorang melapor kepada Brown.


“mereka mati pasti karena diracun, cepat cari pendekar itu disekitar gunung ini” perintah Brown


Semua orang berpencar secara berkelompok menyisir gunung tujuh pusaran


**


‘siapa orang itu, gerakannya sangat cepat, aku yakin dia bukan orang sembarangan” batin Chiao feng sambil bergelut rasa penasaran dan rasa menyesal karena telah terlalu mabuk sehingga tidak bisa menghentikan orang itu.


Chiao feng bertemu dengan sekelompok orang yang sedang mencarimnya. “ tuan pendekar, apa yang terjadi pada anda?. Tanya seseorang


“ah tidak apa – apa, aku hanya terlalu mabuk “ jawab chiao feng

__ADS_1


“ayo kita kembali” ajak chiao femg


Mereka berjalan menuju markas dan sebagian yang lain mengabari teman – temannya yang lain.


Sesampainya dimarkas Brown menemui Chiao feng dan menanyakan apa yang telah terjadi. Chiao feng menjelaskan semua yang dia lihat malam itu. Brown juga menyampaikan bahwa Broody dan yang lain juga telah mati.


Chiao feng pergi memeriksa jasad broody dan beberapa orang lain. ‘ini adalah racun, tapi kapan mereka diracun ? racun yang menyerang mereka pasti berupa cairan yang diminum karena itu tubuh mereka berubah menjadi hijau. Cepat kita kuburkan jasad – jasad ini sebelum semuanya membusuk dan menjadi penyakit bagi yang lain’ terang Chiao feng.


Mereka kemudian menggali sebuah lubang besar dan menguburkan semua yang terbunuh dalam satu lubang dan menutupnya.


“pasti ada pengkhianat disini, tapi siapa ? mengapa hanya Max yang dibawa” batin Chiao feng


“Mari berangkat sekarang ‘ Chiao feng mengajak semua orang untuk berangkat kekota Hebra.

__ADS_1


__ADS_2