
Detik ,menit ,jam ,hari bergulir dg begitu cepat tak terasa setelah 2 Minggu berlalu akhirnya cafe melati mengalami pemulihan .menjadi seperti dulu lagi , pengunjungpun sudah kembali rame
walaupun belum mengetahui dalang perampokan tsb namun Rania nampknya sudah tak begitu ambil pusing jika ada orang yg julid padanya
"cie** berkat bantuan KA Reno cafenya hudah lame nih"
"isss iya makasih jg atas bantuan ibuk kos yg bawel ini "
"teraktirannya mana nih ,,,kan q udah keringet ** an waktu promosi kemarin "
"ok ** sekarang mau teraktiran apa mau gk nih makan bakso pak Somad "
"hoke mb Rania gasss "
usaha memang menentukan hasil kegigihan ,kerja keras ,dan doa akan selalu berbuah manis sprt cafe melati yg kini sudah ramai pengunjung ,TDK sprt 1 Minggu yg lalu mereka masih takut kejadian perampokan tjd kembali ,berkat kegigihan dan bantuan Reno serta Mila cafe melati pulih dg begitu cepat
☘️☘️☘️☘️
14:00
saat ingin pergi ke warung bakso pak Somad tiba** ada seseorang yg menabrak Rania ,rania yg sempat olengpun ditahan oleh Mila
"Auh kalo jaln ati** dong KA nih saya hampir cidera gara** ulahnya"
"eh kamu nak ran"
"ya Allah Tante Sekar ,ada disini"
"aih ini Tante mau ke butik Tante ,sekalian ini mampir beli obat d apotek "
__ADS_1
"kalian SDH saling kenal"?
yg ditannya hanya tersenyum ... Rania yg kini beralih menatap Damar yg memakai celana jeans ,,kaos oblong maron sungguh pas dipake seorang Damar ,mama sekar yg menyadari langsung berdehem
"ekhem ekhem ini mahasiswi kamu kan damar "
"eh selamat siang pak ?"sapa Mila dan Rania
yg disaapa hny mengganggu k tnp. melirik / pun menjawab
'aih sombongnya u/ dosen 'batin Rania
"jgn gitu dong nak disapa itu ".
"tdk apa Tante itu SDH biasa bagi kami"
"oh iya ran ini temen kamu siapa namanya ".
"iya ,,,emm kalian mau kemana"
"kewarung bakso itu Tante"
sambil menunjuk ke arah warung bakso pak Somad
"ehumm yaudah Tante boleh gabung makn bakso nya gk kebetulan itu sebelah kirinya butik Tante "
"boleh Tante silahkn "
setelah sampai mereka pun memesan bakso beserta minumannya ,,
__ADS_1
mereka melahap bakso yg dipesan sambil bersenda gurau ,bhkan Rania yg sumringah siang ini ,mama sekar nmpak bahagia ,bhkan berselvi ria tak lupa ia juga meminta no Rania
disisi kiri seorang kaum Adam yg hnya diam dan datar tak berekspresi ,jgn kan bicara tersenyum saja tidak kepada mahasiswi nya
'tepat TDK salah pilihanku Rania adalah wanita sempurna ,baik ,sopan ,humble dan cantik ,periang pula cocok u/ di damar putraku yg tak berekspresi ini 'gumam mama Sekar
"setelah ini mau kemana ran mil "
"balik ke cafe Tante ini msh bnyk kerjaan " jawab Rania
"klo sya mau plg Tante soalnya dirumah mau ada acara "ucap mila
"Tante boleh tau cafe kamu ran "
"boleh Tante dg senang hati "
"mama ini harus bnyk istirahat dong ma ini sudah hampir sore "
" mama ingin ke cafe Rania Damar please anterin ya "
Damar TDK bisa melawan wanita yg telah melahirkan kannya wanita paruh baya yg selalu merengek meminta Damar menikah namun ia belum bisa mewujudkan Krn Renata blm siap menikah
10menit berlalu akhirnya Rania dan mama Sekar dan si wajah tak berekspresi damar sampai di cafe Rania
"welcome in cafe melati Tante "
"wah ini kamu sendiri yg mengelola"
"iya tan ini milik almarhumah ibum jadi Rania yg nerusin "
__ADS_1
"sukset trus nak Tante bkln sering kesini "
mama damar begitu terkagum gadis diusianya harus berjuang sendiri ,mandiri dan menjadi wanita tangguh ,,,