
Dengan tatapan merah padam ,Damar bicara dg nada membentak kpd Rania ,sontak membuat Reno geram karna ulah Kaka nya itu
"apa kau tuli q bilang masuk ,,,,"
bentakan Damar sukses membuat tubuh Rania semakin gemetar tak karuan
setelah Rania masuk kedalam kamar ,tatapan** tajam kedua laki** Kaka beradik itu nampak seram
"apa Kaka TDK bisa menjaga Rania hingga kejadian seperti ini bisa terjadi "
''apa maksud mu ,,"
"sudah lah KA ,memang sudah kuduga bahwa Kaka tidak bisa membahagiakan wanitaku "
"jgn bertele ** ren ceritakan apa yg terjadi "
ucap Damar sambil memegang erat baju Reno ,ia tampak geram thd adiknya itu yg berhasil membuat nya naik titam
"lepas kan tangan mu yg TDK bisa melindungi istrimu KA "
"tutup mulut mu Reno"
"ciih bahkan kau hanya bisa marah** apa kau tau KA jika Rania hampir saja diperkosa oleh lelaki Bangka di butik delima "
doooarr Damar melotot kaget mendengar penuturan adiknya , bagaimana bisa kejadian itu bisa terjadi ,,,bukan kah Rania ke cafenya MLM ini
ah pikiran** aneh bergerilya di otak nya ,di satu sisi ia kesal ,di satu sisi ia merasa bersalah thd istri yg tak dianggap nya itu
__ADS_1
"dan apa ka Damar tahu bagaimana Rania begitu stok ,trauma ,dan Ketakutan ,,saat itu baju terbuka ,,dagu lebam dan hijabnya yg entah kemana "
"kenapa kau bisa bertemu pas dg kejadian itu haa"
"karna q baru pulang dari ultah temanku SMA dulu ,tak sengaja ku tabrak ,dan ternyata Rania "
rasa bersalah terus menyeruak ,rasa tidak terima jika Reno menolong istrinya terus membayang Bayangi pikiran Damar
perkataan** Reno seakan membuat pertahanan yg selama ini ia jaga akan segera ambruk ,,ya begitulah sosok Damar ia begitu cuek dan dingin
namun jika ia melihat orang lain / bahkan musuhnya dlm kondisi yg tidak baik** saja maka ia akan mudah luluh Krn ia trmasuk orang yg tidak tegaan
"ku peringatan sekali lagi KA jika Kaka TDK bisa menjaga Rania ,maka Kaka akan menjadi jaminannya ,bahkan q juga tak segan u) melaporkan kepada mama"
"dan satu lagi jgn pernah menyentuh wanita ku ,Kaka tau kan jika Kaka menyentuh nya q akan melakukan hal diluar nalar seperti q kehilangan kyara dulu "
'sebegitu sayang nya kamu Ren thd gadis tidak berguna itu '
tanpa aba** pamit Reno meninggalkan kediaman Damar dg senyum kemenangan ia pun merasa hebat dari pada kakanya itu
"kukira ka Damar tdk sebodoh itu ,haaa namun apa ia begitu tak berdaya dg ancaman q ,,,yg benar saja q ingin bunuh diri ,,,itu pun hanya acting q waktu itu haaa"
🍇🍇🍇🍇
didalam kamar Rania nampak masih syok dg kejadian yg baru saja ia alami bahkan ia belum sempat memakain hijabnya ,,gadis itu duduk melamun diatas ranjang
brakk ,,,suara pintu dibuka dg ditendang dari luar membuat siapapun yg ada di dalam kamar seakan ingin pingsan
__ADS_1
dg ketakutan Rania mencoba mendongak ke arah suara ,,,Damar yg sudah dipenuhi emosi menarik kasar tangan Rania
hingga gadis itu meringis kesakitan ,namun Damar TDK memedulikan nya ,,hingga gadis itu mengeluarkan suaranya
"pa,,aa sakit"
"sakit kau bilang wanita ja*ang ,kenapa kau bisa berduaan dibutik itu haa "
"oh apa kau kekurangan uang hingga ingin menjual dirimu "
jleeeb kata ** pedas kembali lelaki itu lontarkan ,sekian kali ,namun gadis itu selama ini hnya diam Krn ia tidak merasa bhwa yg dikatakan suaminya itu benar
jadi ia tak perlu menjawab ,namun kejadian ini membuat gadis itu seakan marah ,,Damar tidak tau seberapa ia mati** an menjaga marwahnya
"jika pak Damar kesini u) menghina saya lebih baik bapak keluar ,sekarang sebelum saya bertindak lebih"
"hey knp kau marah haa penampilan mu ini sudah sempurna ,,,pantas aki** tua itu menginginkan mu "
"keluar pak"
"seharusnya kamu nikmati saja MLM mu dg aki** itu jadi q dengan mudah mengadu kpd mama ku bhwa kau wanita tak bermartabat "
"keluar kau "
kali ini Damar benar** kaget melihat sisi beringas istrinya itu ,yg biasanya kalem ,bar ** kini marah padam bagaikan elang yg ingin memangsa
dukungan like ,komenn, favorit dong masa cuma dikit yuk biar saya semangat
__ADS_1