Pak Dosen Suami

Pak Dosen Suami
bab 37 Masalah Kado


__ADS_3

Setelah perdebatan malam itu hubungan antara pasutri itu semakin tidak baik** saja


namun kali ini Damar ,harus baik** saja dg Rania karena hari ini adalah ulang tahun papanya


bisa ** hancur sudah drama yg sudah ia bangun dari awal ,,,


"hari ini ultah papa ,kita akan kesana sore nanti "


toteet TDK ada jawaban sama sekali


"saya bicara dg kamu bocil ,,jam 14:00 kita cari kado di mall Srijaya "


tanpa menjawab gadis itu meninggal suaminya yg masih mematung ,ia tak ingin banyak bicara ,sakit hatinya kepada Damar begitu besar ia lebih memilih diam .


"Dasar bocah diajak bicara TDK sopan sekali ,namun bagaimana jika si bocah itu tidak mau hadir bisa gawat nih ,,ahh"


mengacak rambutnya tampak frustasi ,pastinya mama Sekar akan bertambah a,i,u,e,o ,bertanya dan akan mengancam ini ,itu


🍒🍒🍒🍒


di campus


"aiih males bnget aq harus ada in ulangan dadakan lage "


"kill gue sumpahin tu dosen cepet dapat bini wkkk ,biar bisa senyum "


"ahh tidak ulangan dadakan dan kalian pasti tau kalo ada yg nilainya merah pasti suruh ngerangkum 10bab nulis lage"


tak lama mereka para mahasiswa menggerutu ,akhirnya Si Dosen Damar pun masuk dg kemeja white digulung celana black ,dan rambut yg rapi membuat kesan tampan


"pagi all silahkn bukunya taro didepan ,dan mari kita mulai ulangan kali ini"


"baiik pak".

__ADS_1


Damar pun mengeluarkan menyebutkan beberapa pertanyaan ,dan para mahasiswa nampak kelimpungan ,mereka yg nampak frustasi melirik sana sini


tidak dg gadis berhijab Gren itu ia tampak kalem dan menjawab beberapa pertanyaan dg santai ,


"ran kamu bisa jawab apa "


bisik ** antara Rania dan Mila kala itu


"bisa tuh "


"aih q gk bisa semua minta contekan Napa "


"kenapa itu bisak bisik mau sya Tarek jawaban nya sekarg "


kicep bener** kicep semua mahasiswi dan mahasiswa ,,tidak ada yg berkutik ,,semua anteng kala itu


dg langkah berani Rania mengumpulkan jawaban ulangan dadakan itu ,ahh semua orang melonggo , bagaimana bisa Rania yg tak jarang tidur / mengabaikan dosen kini bisa secepat kilat mengerjakan ujian


Damar menatap jawaban** mahasiswi nya itu yg tak lain adalah istri bocahnya itu


'apa bagaimana bisa se cepat dan se smart itu ,bocah itu'


🍁🍁🍁


"hemm dikira q bodoh haa ,,gini ** dulu tetep rangking 1 tau "


"iya ** si cewe smart haa"


saat Rania menikmati mie ayam yg ia pesan seorang mahasiswa menghampiri Rania dg tergesa**


"ran dipanggil pak Damar suruh keruangan nya sekarng udah ditunggu apa perlu katanya "


Rania yg tidak menjawab dan malah menikmati mie ayam nya ,dan meminum es jeruk hingga tandas

__ADS_1


"mau apa pak Damar manggil kamu ran "


"udah biarin aja males q ketemu yuk ,pulang aja jam Bu Merlin kan kosong "


saat hendak menaiki motor secoopy nya tiba** tangan nya ditarik oleh Dar menyeret nya ke masuk ke dlm mobil


"lepaskan pak ,anda menyakiti saya "


"diam ,berani ya kamu melawan saya "


"kita ke mall sekarng motormu biar dibawa oleh pak Budi "


tanpa pikir panjang mereka membelah jalanan u/ pergi ke mall dalam mobil hanya ada keheningan ,Rania hanya menatap keluar jendela


setelah sampai pun mereka segera turun ,Damar yg kekuh pergi ke jam tangan ,namun Rania kekeh ingin membeli sepatu u/ mertuanya


perdebatan yg tiada ujung membuat para pengunjung mall geleng** melihat pasutri itu


"jam kita pokok nya kadonya jam"


"apa an jam udah norak tau udah bnyak punya papa"


"eh apa kau tau harga jam itu ha"


"terserah barang ,bukan dinilai dari harga nya tapi ikhlas nya".


"please jgn ceramah bocah kita harus beli jam tangan titik."


"terserah bapak pokonya papa juga harus dapat kado sepatu ,bodo amat "


setelah berdebat akhirnya mereka menemukan titik temu yaap. membeli


sepasang sepatu kantor dan jam tangan mewah

__ADS_1


__ADS_2