Pak Dosen Suami

Pak Dosen Suami
bab 50 Perdebatan


__ADS_3

Siang hari yg lumayan panas dan berkeringat ,,,Rania menginstirahatkan tubuhnya sejenak di bawah pohon jambu


"haih panas sekali hari ini ,,,,,lah ni pohon jambu lebat banget. aihh seger bener kayaknya ,,,tapi bagaimana caranya aq naik ya "


sambil mengusap peluh dan perutnya Rania pun berbicara pada bayinya


"adek mau jambu ya ,,,tapi mama gk bisa petik sayang ,,kita beli aja ya"


tapi Rania seolah terpaku terhadap jambu tsb,,ia pun segera ingin menaiki pohon tsb hingga suara seseorang menghentikan dirinya


"kamu mau naik heum "


"Ka ka Reno kpn plg"


"udah sini duduk aq ambilin mau berapa heum "


"sebanyak yg Kaka bisa "


entahlah Rania sangat merasa damai dan tenang kala sedang bersama wanita itu ,,,yg tidak lain dan bukan ialah mantan kekasih nya dan adik iparnya


"segini cukup "


"sudah KA lebih dari cukup ,,,"


akhirnya mereka bercengkrama setelah sekian lama ,,dan nampak Rania begitu nyaman menikmati jambu tsb bersama Reno


"kenapa kak Reno plg ,,,"


"ada urusan sedikit ran makanya Kaka pulang "

__ADS_1


ditengah mereka bercerita dg asiknya ,,,tanpa mereka sadari sepasang mata melihat mereka dg begitu mesra Reno yg mengusap bibir Rania karena jambu yg ia makan


sungguh membuat sukses seorang Damar Atmaja ia memukur stir mobilnya dg keras


"siiial rupanya bocah itu memang ganjen dan gampangan dasar wanita murahan ,,,pantes bisa hamil begitu awas kau ya,"


Damar melajukan mobilnya u/ menuju restauran CC karena ia sudah berjanji akan bertemu dg pujaan nya yaitu Renata ,,,


tapi tak bisa dipungkiri hatinya begitu tak rela istrinya di sentuh oleh adiknya itu


30menit ia melakukan perjalanan akhirnya kini iapun sampai yg langsung disambut oleh Renata dg mesra suara yg sangat mendayung di telinga banyak orang


"sayang q kamu udah sampe sini peyuk,cium "


"ya udah sini "(mesti hatinya masih terpaku pada kejadian tadi)


"makanan dan minuman udah aq siapin skrg kita mkn ya ,,soalnya aq nanti ke Surabaya ada acara endors "


mereka makan dg sepiring berdua bahkan Renata yg tak punya urat malu duduk di pangkuan Damar dan mengalungkan tangan nya serta tak henti terus menciumnya membuat para pengunjung risih namun apalah daya ,,,resto itu milik ibu Renata siapa yg berani menegur


melihat u/ kesekian kali sungguh menyakitkan bagi Rania lagi ,lagi ,dan lagi sukses membuat nya benar ** sedih dan kecewa


entah lah hatinya begitu bergetar hebat ,,,sejak hamil ia semakin gampang sensitif dan menangis


"ran are you okay"


"iya KA maap KA a- "


"huss jgn pendam sendiri ya sini sandar di pundak q ,,,KA Damar benar** gila "

__ADS_1


'sakit hatiku melihat mu tidak bahagia ran sakit melihatmu serapuh ini gara** Kaka q kukira engkau sudah bahagia namun ternyata aq salah ,,,maaf sudah tak mengecek keadaan mu dan memantau dirimu'


dg dipeluk mesra tiba** tangan Reno ditarik paksa oleh Damar ,,,


"kenapa peluakn di tempat umum haa ,"(bentak nya)


"lalu ka Damar ngapain disitu ha mau buat Rania sedih"


"bukan urusanmu "


"plg "


"gk bisa ia harus plg dg q KA "


"q suami nya "


"KA Reno terimakasih tapi aq harus pulang maaf sudah merepotkan Kaka ,,dan jgn ikut campur lagi KA "


'akan kupastikan Kaka akan menyesal dan aq akan merebut mu'


🍁🍁🍁


"puas kamu ha membuat aq seperti ini ,,wanita murahan ,,,"


"cukup mas aq tak ad hubungan apapun aq han-"


"kamu disini numpang ya bhkan aq tak menganggap mu kau hnya wanita murahan "


"cukup mas aq tak seburuk yg kau kira ,,,dan mas hnya marah karna aq dipeluk mas Reno lalu apa mas gk sadar bahwa mas lebih dari begitu ha"

__ADS_1


"dasar wanita tak tau diuntung kau ya ,,wanita murahan dan bayimu pasti juga tak akan mendapatkan / bahkan tak punya ayah "


__ADS_2