
Hujan deras yg mengguyur kota nganjuk kini mengakibatkan banyak wilayah banjir ,,,suara gemuruh ,,angin kencang dan kilat menyambar kemana mana
membuat Rania takut u/ pulang ,,berkali ** ia melihat jam tangannya yg menunjukkan waktu semakin malam
21:30
"ah sial nya hp q pun mati ,,,"
karena sudah dari kemarin hp Rania TDK di charge ,,kesibukan tampil dibeberapa even membuat nya sedikit kedodoran
dilihat lah langit yg semakin menghitam ,,,,aura dingin sudah membuat gadis itu gemetar
Rania memang memiliki penyakit asam lambung dan hipotermia ,,seharian blm makan dan membuat perih di lambung gadis itu
"ah sudah tak bisa ditahan ,,q harus pulang daripada q mati disini "
menstater motornya membelah kedinginan malam ,,,wajah yg pucat bibir yg putih mata yg sayu membuat siapapun yg melihat Rania sudah bisa menebak bhwa ia sedang kurang baik
ditambah jacket yg lupa dibawa membuat tubuhnya semakin menggigil ,,,1jam membelah jalanan ,, akhirnya Rania memarkirkan kendaraan nya
ceklek pintu Rumah Damar terbuka
,,
"dari mana saja kamu haa ,apa kau tau aq menghubungi mu 10x bertanya kesemua temanmu ,,dan apa kau tau ini jam berapa "
__ADS_1
Rania sekelebat melirik Damar ,,,lelaki itu sudah berbicara panjang lebar sayup** ia dengar ,,tubuh nya mulai kehilangan keseimbangan ,,mata pun mulai kabur
brukks ,,gadis itu sudah kehilangan kesadaran ,,Damar yg melihat itupun sontak langsung menghampiri Rania menguncang gadis itu bbrapa kali
"ran bngun ran,,,ah astaga tubuhnya begitu dingin "
hujan yg kebetulan sudah redha ,, membuat Damar langsung menghubungi dr Dika sahabatnya itu
kecemasan Damar semakin menjadi melihat tubuh ringkih istrinya ,,apalagi dirumah itu hanya ada mereka berdua
akhirnya Damar mengendong tubuh mungil Rania ,,kedalam kamarnya meletakkan Rania didalam kasur kamarnya ,,,
"rasanya q tidak tega melihat mu berbaring lemah seperti ini"
sesaat kemudian terdengar suara mobil Dika memasuki pekarangan ,dg segera Damar membuka pintu rumahnya
setelah sampe kekamar dr Dika segera memeriksa istri sahabatnya itu
"bagaimana dik ,,apa ia baik** saja "
"suhu tubuhnya begitu tinggi ,dan ini bukan perkara biasa ,ini sering terjadi pada kebanyakan ora,,,"
"stop katakan bagaimana solusi agar dia cepat bangun itu saja ,, kebiasaan kau selalu bertele** menjadi dokter "
"heeh aq ini dokter bro bukan bertele**"
__ADS_1
Damar mendelik tajam membuat dr Dika meringis
"ah baiklah** istrimu butuh segera kehangatan tubuh nya kembali ,,dan dari diagnosa ku istrimu mengidap hipotermia "
"apa jadi"
hipotermia adalah kondisi penurunan suhu tubuh yg amat drastis yg diakibatkan oleh paparan suhu dingin dan akibat pekerjaan yg ekstream ,sebenarnya bukan hal yg membahayakan namun bila di biarkan bisa berakibat fatal / bahkan kematian ,,
seperti kondisi Rania saat ini ,,,
setelah panjang lebar akhirnya dr Dika memberikan saran thdp Damar ,ia harus mengganti pakaian Rania dan menggosok tubuh Rania dg minyak agar hangat
"kenapa kau bengong seperti ini bro"
"hey aq aq tidak bisa melakukan itu dik"
"la terus bagiamana apa kau menyuruhku u/ Menganti pakaian nya "
"ehh apa maksud mu dik dia istriku "
"ya ya aq paham terserah kau saja jika kau menyuruhku bibi mu / mamamu maka ia akan dalam bahaya begitu pun dg rahasia mu akan terbongkar".
Damar benar** dibuat kesal dan jengkel thp dr Dika ,,ia memberi solusi tapi seperti memerintah dan mengintimidasi
"dan satu lagi brow ,,jika Rania belum juga siuman / suhu tubuhnya belum kembali ,,,q sarankan kau melakukan hubungan suami istri ,karna itu bisa menaikkan suhu tubuhnya "
__ADS_1
whaaattt apa Rania bakalan buka segel malam ini ,,, detik** konflik nih boscu ttep dukung ya like ,vote dan comen ,,,apa kalian penasaran q juga sabar ya aq bakal an rutin up ko