Pak Dosen Suami

Pak Dosen Suami
bab 57 Perhatian


__ADS_3

Terdengar suara deru mobil yg datang ,,klakson bbrpa kali membuat Rania merasa terganggu ,,,


"siapa mbok yg datang mlm ** begini "


"aq yg datang kenapa "


"oh ada brg ketinggalan silahkan tanya ke mbok ,,saya mau istirahat"


brek Rania mengunci kamar nya dg rapat ,,memilih memejamkan matanya,daripada harus pusing dengan urusan Damar


ceklek tiba** suara pintu di buka ,


"keluar pk saya gk mau lihat bapak "


,


,


tidak ada jawaban


"bapak bisa gk ,,gak bikin saya itu darah tinggi "


"huss"(menempel kan jari telunjuk nya di bibir Rania)


entah lah kenapa bisa ** nyosor begitu jari pak Damar 😃


,,pastinya Rania jadi beku kala itu


"jgn bilang aneh** omongan adl doa ,,jgn bilang apapun skrg ,,kamu lagi hamil"


"hih apaan sih ,,bapak keluar / saya yg keluar ,,,"

__ADS_1


"terserah kamu saya hny ingin jagain kamu ,,,"


"ok kalo bapak gk mau keluar biar saya tidur di atas "


brek Damar membanting pintu kamar Rania


🍇🍇🍇🍇


Hoek Hoek Hoek ,,,Rania terus memutahkan cairan dari mulutnya


,,perutnya serasa di aduk ** ,,kepala yg berkunang ** ditambah badan yg mulai lemes


"mb Rania ya Allah kok sampai parah begini mb mual nya "


bik Sri sambil memijit** tengkuk Rania ,,,Rania sudah lemah namun berkali ** pula ia terus memutahkan isi dalam perutnya


"kenapa bi "


"ya sudah bik Sri siapin teh anget "


Kini Damar mulai memijit tengkuk Rania ,,tak ada penolakan karna tubuh Rania tak ingin berdebat kali ini


Damar merasa kasihan melihat Rania seperti ini ,,ia papah menuju tempat tidur ,,,istri kecilnya yg kadang suka bawel itu nampak pucat dan memejamkan mata


dielus kepala Rania ,,,Damar baru menyadari bahwa istri kecilnya yg suka pecicilan dan tidur di kelasnya ini sungguh cantik ,,,ya inilah kali pertama Damar memandangi dg intens perihal wajah istrinya


rambut yg hitam ,,alis yg lentik dan bibir yg mungil ,,,serasa pas ,,,


"rambut mu berantakan bisa ku ikat dulu ,,biar lebih baik"


"astagfirullah aq blm pke hijab"

__ADS_1


"sudahlah jgn kaget begitu aku suami mu itu hak q ,,melihat rambut mu"


degg jantung Rania mulai tak karuan ,,bohong jika selama ini Rania tak mencintai Damar ,,,namun ia sudah sakit dg perilaku Damar yg menusuk ** hatinya


"permisi mb ,,ini tehnya u/ sarapan mau saya anter kesini / di meja makan"


"antar kesini bik ,,,saya akan menyuapinya"


"sudah lah pak jgn merasa mengasihi saya ,,,bapak bisa pergi ke kampus sekarang"


"jgn membuat q marah seperti mlm tadi ,,q tak bisa mengontrol emosi q"


setelah bubur ayam kampung kesukaan Rania sampai ,,Damar mulai menyuapi dg telaten namun baru 3 sendok ,,Rania mulai mengunci mulutnya dg tangan nya ,,,


"stop pak ,,,stop"


"heh baru 3 sendok ,,"


",stop pak ran sudah gk kuat "


"yasudah ini vit sama obat mualnya ,,,sya mau pergi dulu ,,"


'tumben pk Damar memperlakukan q dg lembut ,,,ah tidak** ini karena aq mengandung anaknya ,,dan jg karena mama ,,, mengingat semua membuat q semakin sakit '


❤️❤️❤️


*terkadang kita memang tak menyadari apa yg tuhan berikan ,,namun setelah kita belajar arti kehidupan kita baru sadar


bahwa apa yg kita miliki mungkin sangat berharga ,,namun kita tidak pandai mensyukuri nya


semoga setelah ini hubungan mereka bisa membaik layaknya hubungan rumah tangga yg lain nya*

__ADS_1


__ADS_2