
suara alarm berbunyi berkali kali namun kedua pasangan yg sedang dalam fase bahagia ,,,masih nyaman dg tidurnya ,,saling berpelukan
"emmm ,,,berisik sekali alarm itu jam berapa ini ,,,huaa jam 5 ternyata "
dilihatnya Rania yg masih lelap dalam tidurnya ,,, melihat Rania yg nyaman berada di pelukan nya membuat Damar begitu bangga
dielusnya kepala Rania ,,namun masih belum ada gerakan untuk bangun justru malah semakin mempererat pelukannya
"dek bangun yuk ,,sholat dulu ,,"
,
,
,
"dek udah jam 5 loh ,,,kita nanti telat subuhan nya ,,,nanti mas peluk lagi kok "
"emmm jam berapa sih mas berisik bgt"
"jam 5 dek"
"astagfirullah ayo mas aq mandi dulu "
dan sekilas Rania memandangi tubuhnya yg tanpa sehelai benang pun kaget
"aaaa "
"kenapa dek ,,kenapa "
"mas cepetan mandi dulu ran malu ,,,"
"kan mas udah lihat semuanya dek gk perlu malu ".
"tak itung mulai sekarang gk mandi aq marah "
Damarpun bergegas mandi ,,,15menit akhirnya mereka sudah siap untuk melaksanakan kewajiban nya sebagai muslim ,,,Damar yg begitu khusu ,,,begitu juga dengan Rania , bersyukur atas apa yg telah Allah berikan
__ADS_1
seusai sholat Rania pun mencium tangan Damar ,, dilanjutkan dengan Damar mencium kening Rania ,,
🍒🍒🍒🍒
kini Rania dan Damar nampak olahraga pagi mengelilingi kompleks perumahan ,udara yg sejuk ,burung yg berkicau menambah kesan damai ketika dipagi hari
sesekali mereka pun bertegur sapa dengan tetangga ,,baru Damar sadari ternyata hidup berumah tangga se bahagia ini
"huuh haus "
"ok mas beliin minum dulu ya "
"emm mas boleh minta roti goreng itu gak " cicit Rania
"boleh dek sebentar mas beliin ya "
setelah beberapa menit menunggu akhirnya ,,minuman dan roti goreng lun tiba ,,,Rania segera memakan nya dg begitu lahap
namanya juga bumil kadang makan loss kadang juga gk makan ,,
"uluh laper ya anak ayah "(sambil megang perut Rania)
"ih mas geli ,,aq juga malu dilihatin orang ah "
"udah sayang mas gk peduli yg mas peduliin kamu happy ,,dan baby juga happy"
setelah puas dengan jalan** di pagi hari kini Rania ,, berlanjut untuk bersih ** dan juga sarapan pagi
seperti biasa beberapa waktu ini Rania paling gk bisa mencium bau bumbu** dapur jadi semua masakan mbok Jum yg masak
sepiring omelette panas lengkap dengan daun bawang ,,serta sambel kecap turut menemani Rania sarapan ,,dia yg biasanya semua makanan masuk kini hanya makanan dg sesuai mood saja
"dek kamu cuma pake omelette aja gk mau pake cah kangkung "
"gk mas aq gk mau bau bawang"
"lah itu kan yg kamu makan daun bawang dek "
__ADS_1
"ya kan beda bawang ma daunnya "
"lah kan satu spesies"
,
,
,
"iya mas ngalah deh maap ,mas yg salah jgn cemberut dong "
setelah sarapan pun usai mereka hendak pergi ke mall untuk belanja beberapa pakaian dan sekaligus refresh mumpung hari Minggu
Rania pun sibuk memilih** pakaian ,sepatu ,hijab dan tas ,,, entahlah ia yg biasanya super hemat kini begitu doyan belanja ya mungkin bawaan baby
kesana kemari dengan begitu lihainya ,sontak Damar pun terkejut istrinya itu berubah sangat berbeda
"dek ini mas udah gk bisa nih bawanya tangan mas penuh nih"
"iya mas bentar ran mau beli blazer dulu "
setelah puas dengan belanja baju dll kini mereka berhenti di jawelery ,,Damar memilihkan kalung liontin yg begitu indah ,,,sangat pas jika dipake Rania
"kamu suka dek "
"emm "
"ok mas beli buat kamu "
Rania pun langsung memeluk Damar dengan begitu eratnya
"thanks for time mas "
"is ok everything for you dan baby"
tinggalin komen dan like ya maap mungkin bbrpa hari ini aq gk up soale kendala sinyal lagi di rumah gunung yak
__ADS_1