Pak Dosen Suami

Pak Dosen Suami
bab 63 Jatah


__ADS_3

jam menunjukkan pukul 13:00 Rania kini sudah berada di rumah ,, melaksanakan tugas nya yaitu sholat dhuhur


selepas sholat Rania hendak makan siang namun tiba**


drrr drr


"iya assalamualaikum "


"walaikumslm istriku "


"udah deh mau ngapain "


"gk cuma mau ngasih tau kalo nanti jam 19:30 makan di luar ,,,nanti mas jemput harus udah siap "


"ya udah ran mau makan ,,,bapak jgn lupa makan "


🌿🌿🌿🌿di resto mekar


nampak pasangan yg berjalan dengan serasi ,,,Rania dengan tunik berwarna army serta celana jeans hitam longgar ,,nampak beriringan


suasana yg romantis ,,,suara music nuasa resto yg dipenuhi dg tumbuhan hijau pun ikut menjadikan suasana makin balance


"silahkan istri mas "


"trimaksih"


"mau pesen apa ,,,"


"terserah ran gak ribet kok"


akhirnya Damar memulai memesan makanan ,,sambil menunggu pesanan datang tiba ** Damar dengan wajah serius mulai memegang tangan Rania


sontak Rania terkesiap mendapatkan perlakuan seperti itu ,,,suami yg selama ini tidak menganggap nya justru berubah 180Β°


dicium dg sayang tangan Rania ,,,tulus kali ini Damar benar** tulus ,,sorot mata penyesalan ,, kesedihan mendalam mulai dapat Rania rasakan


"mas mau ngomong sama kamu"


"iya silahkan "

__ADS_1


"maaf atas sikap bodoh mas selama ini terhadap mu ran ,mas yg selalu membuat mu sakit,mas yg sudah membuat mental kamu stres mas yang bahkan hampir membunuh anak mas sendiri ,,,mas malu ran ,,,mas sudah tak mengakui baby itu hiks "


"sudah lah pak jangan bahas itu "


"maafin mas ran kamu mau kan "


"sudah pak ran sudah maafin kok"


"mas mau kamu manggil mas bukan ,bapak dan mas mau kita seperti pasangan lainnya "


"lalu Renata ,,,mas bukannya mau nikahin dia "


"mas gk mau bahas itu mas udah putusin dia ,,mas mau Nebus kesalahan mas sama kamu"


"iya mas "


πŸ’πŸ’πŸ’di rumah


kini Rania dan Damar sudah sampai di rumah ,,,seperti perjanjian di resto tadi kini mereka berada dalam satu kamar


dilihatnya dengan sayang sosok Rania ,,yg mulai memakai cream malam ,,,baju piyama dengan rambut yg digerai menambah kesan ayu


"enggak ,,mas cuma mikir aja kok mas betah ya nyia nyiain kamu yg se cantik ini ,mas nyesel dek "


"ih apaan sih mas ,,,mas aja tuh yg sibuk ma mb Renata"


"udah dong jangan ,, bahas itu mas malu "


kini mereka berdua sudah berada di kasur ,,,dengan posisi tangan Damar melingkar di perut Rania ,,


berkali ** Rania merasa gugup panas dingin ,, gemetar tak karuan


"dek "


"emm"


"mas boleh cium gak"


"heem boleh mas"

__ADS_1


dicium lah Rania dengan sayang ,,,dikening , pipi dan di bibir ranum Rania ,,,Damar mulai melakukan aksinya ia terus mengeksplor bibir Rania hingga Rania kehabisan napas


"huuh ,,jgn gitu dong mas ah"


"sayang em anu em anu "


"kenapa "


"mas boleh minta jatah mas yg selama ini tertunda ngak "


"heh jatah maksudnya"


Damar sudah tak bisa lagi menahan napsunya ,,,napasnya naik turun ,,ia mulai membuka kancin piyama Rania


glek Damar dibuat takjub ,,,melihat 2 kepemilikan Rania yg kenyal putih dan nambak m*ntok ,,


Damar mulai bermain main disana ,,


membuat Rania ingin mengerang ia tak pernah merasakn ini sebelum nya


"kenapa dek ,,"


"mas aq geli mas plist"


"nanti mas udah gk dapat jatah lagi dek pasti nanti bakal diambil babya ,,boleh kan sekarang mas puasi "


sambil terus melakukan nya ,,,kini Rania mulai mengerang ** bagian tubuh bawahnya mulai basah ,,, begitu pun Damar keringat dingin terus membasahi pipinya ,,,


"dek boleh kan ya ,,mas udah gk tahan dek sumpah ,,sakit dek "


"iya mas tapi pelan ya ,,disini ada baby"


setelah mendengar penuturan Rania akhirnya Damar mulai tanjap gak ,,awalnya Damar kesulitan melakukan penyatuan,,itu karena jalan yg begitu sempit ,,,namun Damar tak memedulikan ia terus tanjap gas hingga ia berhasil menerobos masuk


"mas sakit mas "


"tahan ya dek bentar lagi "


maafin ya kurang greget ,,,like ya yak

__ADS_1


__ADS_2