
Ada rasa sedikit tercubit dalam hati Damar ,tapi entahlah ai juga masih kecewa bahwa Rania mudah di peluk pria lain
setelah membaca lembar demi lembar tak terasa jam sudah berputar cukup jauh yg kini menunjukkan pukul 00:30 ,,,Damar begitu menghayati kata demi kata yg Rania tuliskan
"kenapa jadi sepi begini tanpamu tak ad yg bisa kuajak debat "
akhirnya Damar memilih beranjak menuju kamar nya menutup mata yg begitu lelah seharian ini
07:00
Damar melajukan mobilnya menuju kampus ,,ia sungguh tak berselera apapun ,, hatinya dan fikiran sunguh penuh dg hal** yg berat
ditambah lagi dg ,, kepergian Renata yg melakukan pekerjaan nya di Surabaya ia sama sekali tak bisa diganggu hp nya benar** off sementara ini
setelah sampai Damar memarkirkan mobilnya ,,,ia lihat sekeliling kampus ia mengedar ke sana kemari ,,,ya kalian pasti tau pasti manusia satu ini sedang mencari istrinya itu
"mil"
"eh eh iya pak kenapa "
"mana Rania ,,,masuk apa blm"
"belum pak"
" kamu hub saya jika ia sudah datang ad tugas dari saya "
tap tap akhirnya yg ditunggu pun datang Rania nampak seperti biasanya pucat dan lesu ,,,ia yg biasanya memakai jeans juga phasmina kini ia lebih memilih rok plisket maron dg hijab segi 4 maroon
"saya ingin bicara dg kamu ikut keruangan saya "
"maaf pak saya mau ke perpus mau ambil buku "
__ADS_1
ditariklah tangan Rania ,eenaknya dg Damar
"lepas ,,,ini di kampus pak kita hanya mahasiswa dan dosen please jgn bahs apapun saya capek "
"oh ini ya kamu mulai melawan saya ,,,"
ditarik dg kasar nya ia hingga Rania sempat terjerembab untung tak sempat terjatuh
"jgn jadi pahlawan ,,,kalo bapak masksa saya akan teriak saya gk peduli dg semua nya pak"
terpaksa ,,Damar pun melepasnya ,,,yg biasanya Rania akan mewek kini ia lebih strong / lebih tepatnya gk peduli dg Damar ,,ia begitu masa bodo karna
jika ia terus bersedih tidak baik u) kondisi jiwa dan bayinya
"ran Lo "
"please mil aq pengen bahagia aq gk mau sedih ,kasihan si adek"
"em ntar ya sekarang aq mau ke toilet dulu "
akhirnya jam plg kampus pun tiba Rania dan Mila nampak asyik dg terus meminum es milo Boba ditambah cuaca yg cukup terik membuat nya semakin nikmat
nampak dari kejauhan Seseorang sedang terus mengamati gerak gerik Rania dan sahabat nya itu
'maaf telah berlaku semena** dg dirimu '
tak ingin terlalu kacau akhirnya Damar memilih pergi,ia pun pusing dg keadaan yg saat ini menimpa dirinya
🍒🍒🍒
nampak cafe melati kini semakin bagus dan rame ,,,dg langkah pasti Rania mulai memasuki cafe miliknya
__ADS_1
tiba** suara yg familiar mengagetkan nya
"assalamualaikum bidadari "
"eh "
nampak Rania tertegun sesaat ya ,,siapa lagi jika bukan Reno
"KA Reno ad disini "
"ya seperti yang kamu lihat dong"
"he he ,tumben Kaka blm balik "
"q masih merindukan mu upps saalah merindukan Kaka ipar q haaa "
dg langkah pasti Reno menuntut Rania u/ beristirahat sejenak ,,
setelah memakan bbrpa cemilan ,,hingga tiba** tangan Rania di pegang dg erat
'ka please jgn seperti ini ,,,ini akan membuat diriku semakin sakit '
"kamu pnya masalah"
"KA a-"
"please q udah tau mama udah cerita semua nya ,,,jgn tutupi lagi ran jika kamu sdg tidak baik** saja aq akan membantu "
"KA please jgn bahas ini ,aq"
"cup cup udah kesayangan aq jgn kayak gini ok "
__ADS_1
ceklek ** tanpa mereka sadari ada orang yg memotret dari kejauhan