
Akhirnya hari yg ditunggu akhirnya tiba ,,hari ini adalah hari pernikahannya Rania dan Damar semua begitu nampak antusias ,decorasi ,catering , fotografi,dan mua semua SDH nmpak bersiap masing **
acara yg di gelar sesuai keinginan Rania pun SDH dilaksanakan bhwa ia tak ingin menikah di hotel/ rmh ayahnya namun ia ingin menikah di rmh nya sendiri ,,Krn di rumah ini kenangan begitu banyak Rania mulai lahir sdh dibesarkan di sini
tetesan ** air mata tak bisa di bendung Rania hnya bisa mengusap perlahan ,,Mila yg sedari tadi memberi semangat kini ia pun luntur jua Krn melihat Rania yg begitu kalut
"mil andaikan ibuk bisa menuntut q saat ini mendudukkan q di altar suci pernikahan maka q sangat bersyukur mil ,,,"
"tenang lah ran q tau betul luka mu ini SDH jam 6 pagi apa kau ingin bengkak lagi setelah q susah payah mengompres mata mu yg cengeng ini"
"aq rapuh mil ,benar ** rapuh "
saat mereka berpelukan hangat suara ketukan pintu menganggu mereka
"maap mb ran perias sudah datang dan siap u/ merias mb ran " ucap salah satu maid yg di bawa ayahnya
__ADS_1
"baik tunggu dulu sebentar q ingin mandi "
perias mulai merias wajah putih Rania perlahan tapi pasti perias itu sudah melukis wajah Rania ,,,alis lengkir ,bulu mata lentik ,,,bibir merah tapi TDK terlalu berlebihan ,make up yg pas ,,,hijab putih dg gaya adat Jawa pun sangat pas di wajah Rania
hiasan melati dan mawar ikut memperindah wajahnya ,,,pakaian kebaya putih dengan dipadu bawahan batik mewah sangat anggun di pandang mata
siapapun yg melihat gadis itu pun bak tak percaya Rania nampak begitu cantik ,,Mila hnya melongo tk bisa berkedip melihat sahabat petakilan nya itu berubah menjadi wanita yg anggun
"hey kenapa dg mu ,,,apa ada yg salah dg riasan nya "
"kamu sungguh cantik ran ,q bukan tidak percaya jika ini dirimu "
"bukan ran q tidak bermaksud tapi ini sungguh luar biasa"
akhirnya Rania berjalan pelan menuruni anak tangga di bantu oleh mama Mey dan Mila ,,semua mata tertuju pada gadis itu ,,semua terkesima jika itu adalah Rania gadis itu begitu cantik semua yg ia kenakan nampak pas
__ADS_1
Mama Sekar nampak berbinar ,, seluruh keluarganya besar Atmaja pun terkagum kagum dg calon istri Damar .
Damar pun yg penasaran akhirnya melirik tipis ke arah calon mempelai nya ,,,ia pun juga terkesima senyum yg mengemban riasan pas dg konsep Jawa menambah kesan mewah
tibalah acara deg degan ,,yaitu ijab qobul suatu perjanjian seorang laki** dg mengambil alih semua tanggung jawab yg dulu di pegang penuh oleh sang ayah kini akan berpindah ke tangan nya
"saya nikahkan dan kawin kan engkau saudara Damar Atmaja bin Doni Atmaja dg putri saya Rania Maharani dengan mas kawin seperangkat alat sholat beserta emas 25 gram dibayar tunai"
"saya terima nikah dan kawin nya Rania Maharani binti suhendra dengan mas kawin tersebut di bayar tunai "
sah ,,,sah,,,sah Alhamdulillah dua orang yg bukan siapa** kini sudah sah dan suci bhwa mereka sudah menjalankan ijab dan Qabul
tetesan air mata meluruh ,badan gemetar dan rasa bahagia haru beraduk menjadi satu ,,,setelah mereka menanda tangani buku nikah
diteruskan dg pasang cincin ,,,Rania dg lembut nyan mengulurkan tangan nya sebagai tanda hormat kepada sang suami
__ADS_1
Damar pun tak kalah haru ia mencium kepala Rania dg lembut dan penuh kasih sayang ,,
dilanjutkan dg sesi foto setelah akad ,,, dilanjutkan dg Rania Menganti pakaian Rania dengan adat Jawa begitu juga dg Damar u/ menjalani prosesi temu Temanten