Pak Dosen Suami

Pak Dosen Suami
bab 40 Tindakan Penyelamatan


__ADS_3

"hey apa kau sudah kehilangan akal Dika ,,,mana mungkin aq akan melakukan hubungan suami istri dg dirinya ,,,"


"ya itu salah satu cara memang bnyak penelitian yg belum menyelesaikan teori itu benar / tidak tapi q yakin. itu akan membuat istrimu selamat "


tidak Damar tidak akan melakukan itu karena ia dan Rania TDK saling mencintai dan apalah dikata orang ia pun yg awalnya tak Sudi menyentuh Rania


namun kini ia harus dihadapkan dg situasi sulit mengambil mahkota berharga milik istrinya ,,yg nota bene sedang tak sadarkan diri


"ini sudah pukul 00 :00 mar jika kau tak mengambil langkah apapun maka maafkan q ,jika aq harus mengatakan istrimu telah tiada nantinya ,,karena ini suhu tubuhnya terus menurun Damar "


tidak ada jawaban


"baik lah aq sudah memberi tahumu cara ** penyelamatan ,,kau bawa kerumah sakit pun juga tidak menjamin ,dan q tau kau pasti bukan seorang suami yg tega membiarkan istrinya mati perlahan"


deg


jantung Damar bergetar hebat ia masih kekeuh u/ TDK menyentuh Rania ,ia tak ingin merusak istri nya namun ia juga tidak akan rela bila istrinya akan pergi meninggalkan nya dg cara seperti ini


"cepatlah ambil tindakan ,ini ada obat oles dan resep obat , sepertinya istrimu juga terkena asam lambung"

__ADS_1


menyodorkan obat tersebut menepuk pelan pundak temannya itu seraya berkata


"jika kau tidak melakukan nya sebagai seorang suami kepada istrinya u/ memberikan nafkah batin ,niatkan u/ menolong nya ,q yakin kau seorang yg cerdas kawan"


setelah dr Dika pergi Damar masih diam mematung namun perkataan dr Dika pada kalimat akhir bahwa ia berniat menolong


membuat Damar pun goyah dg prinsipnya , dipandanginya wajah & tubuh istrinya ,,nampak sudah begitu pucat


disentuh lah dahi dan tangan gadis itu , kondisi yg semakin menghawatirkan ,bibir yg benar** pucat


'tidak Damar dia butuh pertolongan sebagai seorang manusia kau harus menolongnya'


mengambil pakaian ganti istrinya ,,mulai membuka hijab istrinya yg sudah teramat basah ,,,rambut yg terpampang hitam dan lurus sontak membuka Damar ingin menghentikan aksinya


"semakin sulit saja bila aq tutup mata ,,ahh "


dg meraba** dan hep tangan nakal Damar tak sengaja menyentuh gundukan kenyal milik Rania ,,,darah Damar berdesir kuat


si Ucil pun nampak ingin menyalurkan kehebatan nya ,,,Damar bergetar hebat kala itu

__ADS_1


setelah selesai dg baju kini Damar mencoba melepaskan celana chinos yg Rania kenakan ,,, cukup kesulitan karna posisi kain yg basah dan sempit membuat Damar berkali** mengeluh


"hiih kebiasaan nih bocah kalo pake celana suka ketat begini padahal diakan berhijab ,,sangat tidak sopan awas saja aq akan memarahiku "


setelah selesai Menganti semua tak lupa ia juga menyanggul rambut Rania dg handuk memindahkan tubuhnya ke kiri


kini dilanjutkan dg mengusap ** kaki tangan ,dan juga leher 20 menit tidak ada respon dan berkali** pula ia mengukur suhu tubuhnya masih sama


bahkan semakin turun dari waktu ke waktu ,, membuat seorang Damar frustasi hebat mengacak** rambutnya


melihat kondisi Rania yg semakin drop membuat seorang Damar ketakutan ,,ia masih berperang dg dirinya sendiri antara menolong / tidak


10menit berlalu akhirnya Damar melangkahkan kaki mendekat ke arah Rania ,dan si Ucil pun ingin segera beraksi ,,


"maaf ran q harus melakukan ini karena q tak ingin melihatmu tiada esok hari ,,,aq takut ran sebenarnya melakukan ini namun aq harus melakukan ini ,izinkan q menolong mu "


setelah bersusah payah melakukan penyatuan terhadap kepemilikan Rania akhirnya Damar berhasil menerobos selaput darah hingga menimbulkan bercak darah segar keluar


30 menit berselancar membuat tubuhnya dan Rania terasa hangat dan benar kata dr Dika tadi bahwa , melakukan hubungan suami istri bisa memberikan efek hangat

__ADS_1


Damar tersenyum melihat itu , ternyata istri bocahnya ini masih dalam segel ,dan baru Damar yg sudah membuka nya


kasian sih ma Rania di gituin tanpa izin tapi itu u) penyelamatan ya gengs ini awal ** konflik yg memang ditunggu akan kan semakin romantis / justru sebaliknya ya


__ADS_2