
Damar kini benar ** syok kala melihat istrinya sudah tak sadarkan diri ,,ia pun kocar kacir mencari mbok Jum
🎀🎀🎀di rumah sakit
Rania yg sudah terkulai lemah pun di letakkan diatas brangkar
sedari tadi mata Damar benar ** sembab ,,ia terus menagis dan menjambak rambut nya sendiri ,,ia benar ** berdosa telah menyiksa istri sebaik Rania
kini Rania sudah mulai diperiksa oleh dr Hanna ,, setelah beberapa menit akhirnya dr Hanna pun keluar
ceklek
"Han gimana han"
"ayo ikut keruangan q dulu mar "
"Han apa apa yg terjadi "
setelah sampai di ruangan dr Hanna
"begini mar Rania kandungan nya sangat lah lemah ,,ia depresi berat ,,dan mentalnya benar** down ,,sudah kubilang buat dia se happy mungkin ,,,apa kau tuli ,,"
"Han aq gak tau harus bagaimana "
__ADS_1
"mar kali ini jgn egois janin itu taruhan nya kamu bisa pilih ia masih ada / dia pergi ,,Rania tidak kuat jika harus seperti ini "
"lalu aq harus apa ,,aq kasihan bila Rania dikeluarkan dari kampus "
"iya aq tahu ,,ketika seorang sudah menikah mar ,, prioritas utama bukan karier ,,bukan gelar tapi prioritas utama nya adalah membina hubungan rumah tangga dg baik dan mendidik anak**nya "
"Han aq sudah cerita semua masalah q kepadamu kann,,,jadi sekarang menurut mu "
"iya ,,kau harus mengumumkan pernikahanmu ,,,jika Renata tetap mengancam maka kau harus bertindak kau laki** mar "
setelah percakapan dg dr Hanna ,,Damar menemui Rania berkali** ia melihat Rania memijit kepalanya
"kamu udah bangun ran "
"pusing ya sini mas pijitin"
15 menit Damar memijit kepala Rania ,, membuat wanita itu tertidur guratan lelah ,air mata seolah menyiksa hati Damar
'akan kupastikan kau akan dapat hak mu ran ,,mas janji mas akan berubah ,mas akan menebus semua luka yg pernah q torehkan ,aq suami yg tidak berguna ,,,kau sudah terluka terlalu dalam ,,maaf maafkan aq'
☘️☘️☘️☘️
di resto mesraah
__ADS_1
"sudah lama ya sayang kamu nungguin aq"(memeluk dari belakang)
"lepas aq ingin bicara serius"
"ok perihal"
"aq ingin mengakhiri semua ren ,,maap aq tak bisa menepati janji q padamu ,,kamu pasti tahu aq masih sangat mencintai mu tapi sekarang kondisinya berbeda istri q sekarang sedang hamil ,,dan aq harus segera memberi tahu kepada semua orang tentang pernikahan kami"
"wow wow kamu mau mengakhiri semuanya ,,,hebat kamu ya kamu mau kamu di keluarkan dari kampus begitu jg si bocah itu haa"(bentak Renata)
"aq sdh tak peduli ren maap bila saat ini aq menyakiti dirimu maap janji q tak bisa kutepati,,"
"gak aq gk mau hubungan ini berakhir sayang pliiss huuu haaa"
"kan dari awal sudah ku katakan aq ingin menikah dg dirimu tapi,,kau tidak ingin menikah dengan q sedangkan mama q sudah ingin melihat q menikah"
"aq blm siap sayang ,,,huuu kalo kamu mau kita bisa menikah sekarang "
"what apa maksud mu sudah lah ren maap kan aq ,,aq sudah putuskan aq akan memperbaiki rumah tangga q "
Renata benar ** dibuat geram ia bagaikan tertampar oleh situasi sulit tersebut
'jgn harap kau sudah hidup damai Damar ,,,dari dulu aq selalu mendapat kan apa yg kuinginkan ,,jadi tidak sulit bagiku membuat mu kembali ,,tunggu lah saatnya ,,,aq punya beribu cara '
__ADS_1