
"sayang kamu hamil mama sangat bahagia u/ hari ini ,,,dan oh iya mama akan mengantar kamu pulang sayang "
"ma ,,, trimaksih Rania ,su-"
"sudah ,,,skrg kamu siap** u/ go home ya"
'mama begitu bahagia dg kehamilan q tapi dg suami ku seperti nya sangat tak ingin bayi ini lahir'
setelah sampai dirumah mama Sekar begitu memperhatikan Rania dari makanan ,minuman dan obat yg harus diminum karna dari penuturan dr Hanna kandungan Rania masih lemah
mama Sekar pun mengingatkan u/ Damar agar tak mengizinkan Rania u/ membawa motornya dan u/ kampus Rania masih dibolehkan asal Damar yg mengantarkan
sepulang mama Sekar tinggal kedua orang pasutri itu ,karna mbok Jum pun jg sudah pulang
perlahan Rania mulai beranjak u/ berdiri ,,hingga suara bariton mengurungkan niatnya
"anak siapa yg kau kandung itu ha "bentak Damar
__ADS_1
greep
Rania semakin dibuat membeku ketika suami nya mempertanyakan anak yg dikandungnya ,,,ia masih belum sadar akan hal itu
"apa kau tuli haa siapa bajingan yg membuat mu hamil begini ,,,"
"maass ,,,,"
tumbang sudah Rania kali ini ia yg biasanya tegar tak bisa menyembunyikan air mata kekecewaan itu
plakk tamparan keras lolos di wajah Damar ,,,nafas Rania sudah naik turun kala itu bagaimana bisa suaminya merendahkan serendah itu
"apa kau kira aq serendah itu mas hingga kau anggap aq wanita j*Lang yg sampai mengandung haa" bentak Rania tak kalah keras dg damar
"cihhh dasar munafik ,,,kau memang istri murahan hingga kau cari pelampiasan dg lelaki bajingan haa dan kau berani menamparku jika aq tak punya belas kasihan sudah kuseret kau keluar ,,dan ya jadi ini yg kau anggap kerja pulang mlm dan berangkat pagi hanya u/ pergi melakukan **** bebas ini ha "
Rania sungguh tak mengira ,bahwa ia kembali mendengar tuduhan** yg Damar 'ucapkan ,ia sungguh tak sanggup hingga akhirnya ia memilih pergi menuju kamarnya
__ADS_1
'knp mas ,,knp kau buat aq begini aq tak pernah berhubungan dg siapapun dan aq tak pernah bersentuhan dg siapapun dan asal kau tau mas aq sudah melupakan semuanya dan aq ingin berumah tangga dg mu '
rintihan** Rania begitu menyayat hati siapa pun yg mendengar itu Namaun apalah daya semua sudah terjadi
dikamar Damar
ia terus mondar ** memikirkan bagaimana Rania bisa hamil dan sudah 1 bln itu ,,karna ia baru melakukan itu dg Rania hanya sekali dan itu terjadi pada 2 Minggu lalu ,,
dan Damar pun masih ingat betul jika ia ,hanya melakukan itu baru sekali bagaimana bisa langsung hamil pikirnya
"tidak bukan itu bukan anak q ,,,dan aahhh bagaimana dg Renata jika mengetahui ini ,,,huuuh kenapa gadis bodoh itu bisa hamil siapa BPK bayi itu"
pikiran** terus mengelana pikiran Damar ia selalu bolak balik tak bisa memejamkan mata karna terus memikirkan
bagiamana Rania hamil,dg siapa ,kapan berhubungan,dimana dan apakah istrinya itu disentuh ini itu dll
dan jelas di waktu Damar saat ia melakukan hubungan dg Rania gaidis itu memang masih perawan karna darah yg ada di spreii dan juga tubuh Rania yg mengalami kesakitan
__ADS_1