Pashmina Untuk Kupu-kupu

Pashmina Untuk Kupu-kupu
Bab 31: Usaha Zaki


__ADS_3

Sonia sungguh merasa jengah dengan apa yang dilakukan oleh mantan kekasih gelapnya itu. Bagaimana bisa mereka berbuat semaunya sendiri, sekarang antara dirinya dengan Zaki sudah tidak ada hubungan apapun lagi, jadi Sonia tidak akan menurut dengan apa yang diminta oleh pria itu.


Zaki mengusap wajahnya kasar, bagaimana caranya dia bisa membujuk wanita yang masih menjadi obsesinya itu. Zoya sudah mengatakan kalau dia menerima Sonia sebagai madunya, hal itu sungguh membuat Zaki senang dan tidak ingin kehilangan kesempatan emas itu.


"Ayolah Nia, segeralah berkemas. Percayalah semuanya sudah membaik sekarang," bujuk Zaki tidak putus asa. Sonia menatap pria itu sesaat, jujur saja hatinya saat ini sempat goyah.


Membuang rasa di dalam hati bukanlah perkara mudah, tapi kembali potongan yang pernah hilang itu muncul. Bayangan dimana Zoya membuat hidupnya seperti di neraka, ruangan luas dengan dominasi warna putih itu melengkapi ingatan singkat Sonia.


"Tidak pak, silahkan anda kembali pada keluarga anda dan jangan mengganggu saya. Jika anda memaksa, maka saya pun akan meminta bantuan warga untuk mengusir anda." Jawab Sonia tegas.


Jangan ditanya bagaimana saat ini perasaan Zaki, pria itu merasa mulai kehilangan kesabarannya. Hasrat ingin memiliki Sonia kini semakin menguasai hatinya, Zoya sudah mengizinkannya tapi kini Sonia malah menolak. Kenapa semua yang seharusnya mudah kini terasa sulit.


"Apakah kau yakin dengan keputusanmu Nia? Bisa hidup bersama dengan ikatan yang sah adalah impian kita bukan? Lalu kenapa sekarang kamu ingin berhenti?" Tanya Zaki beruntun. Rima yang melihat itu sungguh merasa geram. Gadis itu kini hanya bisa diam, tapi otak pintarnya segera memberi kabar pada Syam, asisten pribadi Ameer untuk bisa membantu mereka.


Pesan terkirim, tidak berapa lama Syam membalas dan mengatakan kalau dia dan Ameer akan segera menuju ke rumah mereka.


Sementara itu Sonia masih tidak mau berubah pikiran, wanita itu sudah bulat dengan keputusannya. Biarlah dia sekarang seperti ini, sendiri dan ingin menata hidup. Kehilangan putra dan hancurnya rumah tangga membuat wanita itu sadar, bahwa kematian itu bisa datang tanpa pemberitahuan.


"Pak Zaki,saya hidup di masa sekarang. Masa lalu kita tidak untuk di lanjutkan, kesalahan itu tidak akan saya ulangi lagi. Pak Zaki, kita harus berubah menjadi manusia yang lebih baik. Saya tidak ingin menyakiti siapapun, terutama bu Zoya. Beliau orang yang baik pak," ucap Sonia lembut namun tegas.

__ADS_1


Zaki mendengarkan semuanya tanpa menyela, pria itu nampak memikirkan apa yang diucapkan Sonia. Semua benar, tapi dia pun benar. Ingin memperjuangkan kisah cinta yang pernah mereka jalin bersama, apakah itu salah?


Seperti itulah pikiran Zaki. Pria itu sedang berpikir bagaimana caranya meyakinkan Sonia, dia tidak boleh menyerah, mungkin saat ini belum bisa. Tapi Zaki yakin jika dia meminta Sonia untuk mengikuti permintaannya tiap hari, Zaki yakin akan bisa meluluhkan perasaan wanita cantik itu.


"Sonia, aku akan terus meyakinkanmu. Apa yang menjadi ketakutanmu, itu semua tidak akan terjadi sayang. Percayalah padaku.” Ucap Zaki yakin.


*****Di tempat lain di kota yang sama\, Syam berlari menuju ruangan Ameer\, bos nya itu nampak sedang sibuk dengan setumpuk dokumen yang harus dipelajari. Masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu adalah kebiasaan Syam\, tapi hal itu tidak pernah membuat Ameer keberatan.


"Bos, gawat bos …." Ucap Syam dengan nafas memburu. Karena jarang olahraga, membuat pria itu lebih mudah ngos-ngosan. Ameer mengangkat wajahnya dan menghentikan gerakan pulpen mahal yang sedari tadi giat bekerja.


"Ada apa? Katakan." Sahut Ameer. Pria tampan yang biasa ramah saat berhadapan dengan jamaahnya, kini berubah menjadi dingin dan datar bila sudah duduk di kursi kebesarannya. Menjadi pebisnis sekaligus ustadz membuat pria itu harus pandai menempatkan diri, seperti itulah sikap Ameer.


Ameer yang mendengarkan laporan itu sontak membulatkan matanya, sudah jelas dia tidak suka dengan berita ini. Besok Sonia sudah bekerja di perusahaannya tapi hari ini dia mendapatkan kabar kalau wanitanya dalam bahaya.


"Apa lo gak becanda Syam?" Tanya Ameer ingin memastikan. Syam mengangguk, dan menceritakan kalau Rima yang memberikan kabar juga meminta bantuan mereka untuk mengamankan kakak angkatnya itu. Setelah mendapatkan penjelasan yang terang, Ameer langsung menyambar jas dan kunci mobil.


Langkah lebar pun diambil oleh dua orang pria tampan itu, tidak sabar rasanya Ameer untuk bisa cepat sampai ke parkiran. Dalam hatinya terus melangitkan doa, agar Sonia dilindungi Allah.


"Syam cepat kerumah Sonia. Aku harap kita belum terlambat," ucap Ameer yang sudah memberikan kunci nya pada Syam. Dengan gerakan cepat namun hati-hati, Syam melajukan mobil mewah itu. Tidak butuh waktu lama, kini mereka sudah sampai di halaman rumah wanita, yang kini sudah berhasil mengisi ruang hatinya.

__ADS_1


Masih ada mobil Zaki disana, jelas saja hal ini membuat Ameer sedikit lega sekaligus cemas. Ameer dan Syam sengaja melangkah pelan, dia cukup bisa mendengarkan dua orang yang beradu argumen.


Di dalam rumah Sonia, wanita itu sudah sangat kesal dengan bujuk rayu Zaki. Entah sudah berapa kali dia mengusir pria tampan itu, namun tidak kunjung berhasil. Zaki terus berusaha meyakinkan Sonia, dia tidak ingin melepaskan wanita itu, seperti itulah tekadnya.


"Sonia, percayalah padaku. Aku berjanji akan membahagiakanmu, Zoya tidak pernah berbohong atau ingkar janji selama ini. Dia menerimamu Nia,"


"Terimakasih pak, tapi saya tidak bisa, karena–" ucapan Sonia terputus karena munculnya seseorang yang membuat wanita itu terkejut. Tapi berbeda dengan Rima, gadis itu tersenyum lebar melihat siapa yang datang.


"Karena dia calon istriku tuan Zaki, apakah anda masih mau memaksanya untuk mengikuti keinginan anda?"


❤️❤️❤️


Beeegghh mantap emang Ameer, gas mas bro 🥰


Dear pemirsaah, maafkan diriku ini ya pemirsah, lama absen. Othor berharap pemirsaah tetap setia menanti kisah Sonia setiap saat. Tengkyuuh pemirsaah.


Yuukk like, vote, komen dan hadiah. Jangan lupa subscribe dan bintang 5 nya ya. Tengkyyuhh pemirsaah, love senusantara buat kalian. 🥰


❤️❤️❤️🥰🥰🥰🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2