
Ning Yu Er berlari ketempat yang sangat tinggi, ada 4 orang yang sedang bertarung, pertempuran itu bisa di bilang tidak berimbang, 3 orang mengeroyok 1 orang, salah satu dari pengeroyok itu Ning Yu Er mengenalnya, dia Chu Yin, sejauh 2 km di tempat mereka bertarung hancur tak bersisa, pohon di lalap api, batu hancur menjadi debu, walau pria api itu di keroyok kenyataannya dia sama sekali tidak kesusahan melawan 3 orang.
“Wow… seperti ini kah pertarungan cultivator tingkat tinggi, kuat sekali, apa lagi pria yang bisa mengeluarkan api dari tangan kanan dan kirinya, dia benar-benar sangat kuat, api birunya benar-benar curang, ini tidak masuk akal tak mungkin dia bisa membentuk api seperti itu tampa memahami konsep dan prosesnya, api birunya pasti memerlukan oksigen yang sangat banyak.
“Aku yakin orang ini pasti telah menyerap inti api tingkat tinggi, mana mungkin membentuk api biru sebesar gerobak, bisa semuda itu, aku saja sangat kesulitan membentuk api biru sebesar bola, dia ini pasti anak orang kaya, jika suatu saat nanti aku bertemu dengannya, akan ku pastikan untuk memeras semua uangnya.
Pemuda api menatap 3 orang yang menyerangnya itu dengan arogan, dia mendengus lalu menyerang mereka dengan bola api biru yang sangat banyak di langit, Chu Yin dengan kelompoknya benar-benar sangat kewalahan.
__ADS_1
Bola api terlihat seperti meteor setiap kali menghantam tanah, hal ini membuat apapun yang berada di atasnya langsung direduksi menjadi abu, Chu Yin dan kelompoknya, cukup kesulitan di awal, hingga akhirnya mereka menemukan kesempatan, mereka bertiga membentuk segitiga untuk membuat formasi pertahanan.
“Chu Yin ternyata kelompokmu cukup hebat juga, bisa bertahan melawanku cukup lama, tapi kalian tidak akan bisa melakukan apa-apa jika Cuma bertahan…, mati…!” teriaknya lalu terus melemparkan bola api.
Bola api terus menghantam pertahanan yang terbuat dari Qi, setiap kali bola api mengenai pertahanannya berderit dan retak, Chu Yin dan kelompoknya terus mengalirkan Qi mereka ke pertahanannya, Chu Yin dan kelompoknya memuntahkan beberapa teguk darah, mereka menatap dan mengutuk monster yang ada di depan mereka ini.
“Haha…haha…, sudah ku bilang kalian tak mungkin bisa mengalahkan ku, dasar sampah, harusnya kalian itu hanya perlu menjilat kakiku seperti anjing,” ucapnya.
__ADS_1
“woah…, formasi yang sangat kuat sekali, sepertinya formasi ini bisa menggandakan kekuatannya dengan menyerap serangan orang lain,” Ning Yu Er sangat kagum melihat serangan kelompok Chu Yin, walau Ning Yu Er mempunyai dendam dengan Chu Yin, dia tetap merasa kagum melihat usaha kelompok Chu Yin untuk bertahan hidup.
Formasi Pertahanan perlahan berubah menjadi sebuah pedang Qi yang sangat besar, dengan tubuh yang penuh luka, mereka bertiga langsung menebaskan pedang Qi yang sangat besar itu ke arah Sang Min, Sang Min menanggapinya dengan melepaskan puluhan serangan bola api bertubi-tubi, walau Chu Yin dengan kelompoknya sedikit terdorong tapi pedang Qi yang mereka tebaskan tetap mengarah ke Sang Min.
Di kondisi hidup dan mati Sang Min berteriak, sangat marah, “Lacur sialan…, saat yang sama tubuh Sang Min di selimuti oleh api biru yang terus membesar dan akhirnya membentuk seekor ular api, mulut si ular terbuka dengan lebar dan langsung menelan pedang Qi, terlihat dengan jelas saat pedang Qi di telannya, pedang Qinya langsung menghilang dengan sangat cepat membuat si ular api menjadi lebih besar lalu menghantam Chu Yin dan kelompoknya.
“Ha…ha… mereka ini ternyata kuat juga, tak kusangka harus mengunakan sumber api, ugh…, aku harus cepat pergi jika ada monster yang datang aku pasti akan mati,” Sang Min perlahan berjalan menjauh dari kelompok Chu Yin yang pingsan dengan tubuh terbakar.
__ADS_1
Saat Sang Min sudah memasuki Hutan cukup dalam, dia di sergap Ning Yu Er dari belakang, Sang Min adalah cultivator ranah Golden Core tingkat 6, lalu kelompok Chu Yin terdiri dari cultivator Golden Core tingkat ke 4, 3 dan 1, jika Sang Min hanya berada dalam kondisi setengah baik dia akan memiliki 80% kesempatan untuk menang melawan Ning Yu Er, tapi dalam kondisinya ini Sang Min langsung pingsan hanya karena di pukul Ning Yu Er sekali.
Keesokan paginya seorang pemuda terbangun, dia menatap Chu Yin dan temannya seorang pria paru baya, tergantung di atas pohon secara terbalik, dengan kepala yang mengarah ke tanah dan kaki yang di gantung di cabang pohon yang sangat besar, pemuda itu bisa melihat dengan jelas wajah temanya.