
Saat kesempatan muncul Ning Yu Er tidak menyia-nyiakannya, dia langsung menyerang Wiliam dengan cepat, tapi kenyataan berkata lain, Rapier yang menusuk batu kembali ke bentuknya semula dengan sangat cepat, yang membuat sentakan angin yang sangat kuat, gara-gara itu konsentrasi Ning Yu Er sedikit terganggu yang membuat kuda-kuda Ning Yu Er sedikit rusak, upaya Ning Yu Er untuk menyerang, malah menjadi kesempatan Emas untuk Wiliam melakukan serangan balik yang mematikan.
Serangan tiada akhir yang di lancarkan Wiliam akhirnya membuahkan hasil, tangan kanan Ning Yu Er terpotong, Pedang Qinya terlempar, bersama tangannya, darah menyembur dari tangannya, Wajah Ning Yu Er tidak menunjukan kepanikan atau kesakitan, malah sebaliknya Ning Yu Er memanfaatkan darahnya sebagai upaya untuk menghentikan serangan tiada akhir Wiliam, darah Ning Yu Er membasahi wajah Wiliam, membuat serangan Wiliam terhenti Ning Yu Er akhirnya bisa menjauh.
Walau ini hanya dunia cermin Ning Yu Er bisa merasakan rasa sakit, terlihat dari wajahnya yang memucat, tapi Ning Yu Er sama sekali tidak terganggu dia hanya merasa kesal karena lawannya terlalu kuat, tapi yang membuat Ning Yu Er kesal walau dia telah melalui banyak rasa sakit di masih lemah.
Wiliam menatap Ning Yu Er dengan prihatin, ada sedikit rasa iba di hati Wiliam karena melukai seorang wanita sedemikian Rupa, apa lagi wanita itu sangat cantik, saat Wiliam ingin bertanya pada Ning Yu Er, dia di kejutkan oleh panas yang menyengat di sampingnya.
Apa yang di lihat Wiliam di sampingnya, adalah api yang membara, panas yang di timbulkannya membuat tanah, batu dan semua hal yang ada di dekatnya menjadi lava panas yang mendidih, Wiliam dan semua orang yang menonton bisa melihat dengan jelas tangan Ning Yu Er yang terpotong ada di tengah-tengah api yang bergejolak itu, atau lebih tepatnya tangan itulah sumber Apinya.
Api yang membara itu menghampirinya, Ning Yu Er hanya menyodorkan bahunya yang menyemburkan darah, api itu membakar bahu lalu merambat keseluruh tubuhnya, Ning Yu Er menanggapinya dengan biasa saja, karena dia tahu api itu sama sekali tidak berbahaya baginya.
Semua orang bisa melihat dengan jelas tangan kanan Ning Yu Er terbentuk kembali, Wiliam tercengang meskipun tubuh Ning Yu Er terbakar oleh api, dia bisa melihat luka sayat dan tusuk di tubuh Ning Yu Er sembuh secara mengejutkan.
Wiliam langsung menusukkan Rapiernya dari jarak yang cukup jauh, untuk menghentikan proses penyembuhan Ning Yu Er, tapi dia sangat terkejut ketika melihat api yang sangat panas langsung menjalar ke Rapiernya membuat tangannya melepuh, belum cukup sampai di situ, apinya langsung membakar tangan Wiliam, jika saja Wiliam tidak menarik dan melepaskan Rapiernya, sudah pasti tangannya akan terpanggang.
__ADS_1
Wiliam terdiam melihat luka bakar yang menutupi tangannya, dia hanya bisa pasrah melihat proses penyembuhan Ning Yu Er dari tempat yang sangat jauh.
Ning Yu Er menatap gambar burung di punggung tangannya, yang saat itu tubuhnya sedang di selimuti oleh api yang sangat tebal, dia bisa melihat gambar burung itu sedang bergerak menuju punggungnya,
“Sepertinya aku tidak mempunyai pilihan lain, aku harus yakin makhluk yang berdiam di dalam api ini tidak akan menyakitiku.
Setelah gambar burung itu mencapai punggung Ning Yu Er, perlahan itu membesar lalu menutupi seluruh punggungnya, di saat yang sama api yang menyelimuti seluruh tubuh Ning Yu Er berpindah ke arah punggungnya, membentuk sayap api yang tidak sempurna.
Setelah api yang menutupi tubuh Ning Yu Er, berpindah ke punggungnya, bisa di lihat dengan jelas sebuah gaun putih terbentuk dari api yang menyelimuti tubuh Ning Yu Er, berbeda dengan gaun tebal yang di pakai Ning Yu Er sebelumnya yang bisa mencapai mata kaki serta menutupi lengannya, panjang guan putih ini, hanya mencapai lutut serta bahunya.
Ning Yu Er menatap Wiliam yang berada sangat jauh darinya, perlahan Ning Yu Er mengepakkan sayap apinya yang tidak sempurna, sayap apinya terlihat terputus-putus, tapi bisa menerbangkan tubuh Ning Yu Er di udara, hanya dengan satu dorongan dari kakinya, Ning Yu Er melesat dengan kecepatan yang luar biasa.
Wiliam sudah bersiap untuk melakukan serangan balik, dengan tangan kosong, karena Rapiernya masih terbakar oleh api Ning Yu Er, hanya dalam satu kedipan mata, Ning Yu Er telah berdiri di depan Wiliam, bersiap untuk memukulnya.
Wiliam tercengang melihat kecepatan yang luar biasa itu, bahkan Wiliam bisa merasakan panas yang sangat menyengat dari balik punggung Ning Yu Er, pukulannya di lapisi oleh api yang sangat panas, sebelum pukulan itu mengenainya, Wiliam langsung mengangkat tangannya lalu berkata.
__ADS_1
“Aku menyerah.
“Eh…
Ning Yu Er sangat terkejut, dia langsung menghentikan pukulannya , bahkan sayap apinya langsung mengecil lalu padam, yang membuat dirinya yang sedikit melayang di udara perlahan turun ke tanah, perlahan tubuh Wiliam menjadi serpihan cahaya lalu saat dia hampir menghilang dia berkata.
“Ini kemenanganmu, tapi di pertarungan selanjutnya aku tidak akan kalah.
Ning Yu Er tidak mengerti apa maksud Wiliam, tapi yang pasti Ning Yu Er sangat bahagia telah memenangkan pertarungannya, saat Wiliam mau menghilang Ning Yu Er, berkata.
“Kau sangat kuat, semoga saja kita tidak bertemu lagi setelah ini, dasar pria menyebalkan, banyak bicara.
Wiliam ingin membalas perkataan Ning Yu Er tapi mulut dan tubuhnya telah menghilang berubah menjadi cahaya, kecuali telinga dan matanya sebab itu Wiliam masih bisa mendengar dan senyuman Ning Yu Er yang sangat bahagia, siapapun yang melihat senyuman itu pasti merasa Ning Yu Er sangat cantik, tapi bagi Wiliam yang bisa melihat ekspresi datar Ning Yu Er selama ini bisa berkata dengan jelas senyuman itu jelas di tunjukan untuk mengejek dirinya.
Setelah terbangun Wiliam masih terbayang senyuman menjengkelkan Ning Yu Er, tapi yang jelas Wiliam mengakui Ning Yu Er sangat cantik.
__ADS_1
“Dasar wanita Es sialan…, ternyata dia sangat cantik jika tersenyum, walau terasa sangat menyebalkan.