Path Of Eternity

Path Of Eternity
Ning Yu Er Vs Fuyuka


__ADS_3

"Ugh… angin yang sangat mematikan sekali, jika terlambat sedikit saja aku menghindar, mungkin aku sudah mati saat ini.


Ning Yu Er menatap gunung Es yang di buatnya, telah terpotong menjadi 2 oleh angin tajam yang di buat Fuyuka, tebasannya bahkan telah melubangi tanah, Ning Yu Er melihat pedang yang di gunakan Fuyuka, yang telah di selimuti angin yang sangat tebal.


Ning Yu Er bukan orang yang bodoh, dia bisa paham setelah melihat angin yang berputar seperti tornado di mata pedang Fuyuka, dia secara diam-diam menciptakan puluhan tombak Es dari balik kabut yang tebal, Fuyuka yang telah menyadari serangan diam-diam Ning Yu Er, berhasil menghindari semua serangan tombak Esnya, Fuyuka tersenyum tipis melihat serangan tidak bermakna milik Ning Yu Er, tapi Fuyuka tidak sadar saat dia lengah Ning Yu Er telah menciptakan tombak Es dari bawah tanah untuk menyerang tangannya yang sedang menggenggam katana.


Tombak Es yang di buat Ning Yu Er keluar dari bawah tanah, mau menusuk pergelangan tangan Fuyuka,  untung saja tombak es langsung hancur saat mengenai angin yang di buat Fuyuka, dia sangat terkejut saat melihat tombak Es, yang muncul dari bawah tanah, Fuyuka langsung melompat menjauh dari tempat tombak itu muncul, Fuyuka menatap Ning Yu Er dengan kesal, dia tidak menyangkah Ning Yu Er akan melakukan serangan 2 arah, tapi yang membuat Fuyuka lebih kesal adalah dirinya sendiri yang terlalu berpuas diri hingga melakukan kesalahan fatal.


“Karena dia telah menyerang tanganku, sepertinya dia telah menyadari caranya aku menciptakan Proses angin, dia benar-benar jenius dalam waktu sesingkat ini dia mengincar tanganku, jika saja keberuntungan tidak memihkku dan pedang ini terlepas dari tanganku, sudah di pastikan aku akan kalah, konsep hanya bisa di kalahkan dengan konsep, proses hanya bisa di kalahkan dengan proses.


“Tidak sepertinya yang mahir dalam menggunakan Proses Penciptaan Es, aku hanya bisa menggunakan Proses Angin dengan bantuan pedangku, apa boleh buat akan ku akhiri ini secepatnya, jika pertarungan ini berlarut-larut mungkin aku akan menjadi Wiliam ke dua yang dikalahkan karena kehabisan Qi.


Fuyuka menyarungkan pedangnya, dia berdiri dengan mata yang tertutup, dari tubuh Fuyuka terpancar Qi yang sangat kuat, Ning Yu Er sadar jika dia membiarkan prosesnya terus berlanjut, malapetaka akan terjadi pada dirinya.

__ADS_1


Ning Yu Er membuat ratusan tombak Es yang semuanya di arahkan ke tubuh Fuyuka, semua tombak es yang di buat Ning Yu Er melesat  ke arah Fuyuka, tapi dengan mudahnya Fuyuka menghindari setiap tombak Es yang melesat ke arahnya, walau terdapat banyak sekali luka sayat yang menutupi tubuhnya, Fuyuka sedikitpun tidak terganggu, Ning Yu Er hanya bisa terdiam dari ratusan tombak es yang di buatnya, tidak ada yang menghasilkan luka fatal di tubuh Fuyuka hanya terdapat luka sayat, tapi yang membuat Ning Yu Er lebih terheran, dengan mata yang tertutup Fuyuka mampu  menghindari semua serangannya.


“Apa orang ini punya mata tambahan di kepalanya, dengan mata tertutup dia bisa menghindari semua seranganku, teknik gerakan kakinya benar-benar sangat luar biasa, itu terlihat seperti tarian,” pikir Ning Yu Er.


Qi yang menyelimuti tubuh Fuyuka, mulai menipis dan terserap kembali ke dalam tubuhnya, dia membuka matanya, tidak ada yang berubah, mata biru Fuyuka masih tetap sama seperti sebelumnya, tapi mata yang tegas tampa ketakutan itu, membuat Ning Yu Er merasa sedikit gelisah, mata Ning Yu Er bertatapan dengan mata Fuyuka, hal yang pertama terpikirkan oleh Ning Yu Er saat bertatapan mata dengan Fuyuka adalah mengalihkan pandangannya.


Dia merasa malu, selama hidupnya Ning Yu Er tidak pernah bertatapan dengan seseorang lebih dari satu menit, dia merasa minder, ini telah menjadi kebiasaannya bahkan sebelum dia bereinkarnasi, setelah dia bereinkarnasi kebiasaan ini terbawa setelah dia mengingat kembali kehidupannya yang sebelumnya.


Ning Yu Er mengalihkan tatapanya pada tubuh Fuyuka yang terasa sedikit aneh, karena penglihatannya telah di perkuat dengan Qi, Ning Yu Er bisa melihat dengan jelas Qi yang di lepaskan Fuyuka sebelumnya ternyata telah meresap ke dalam kulit dan serat ototnya, dengan wajah yang terkejut Ning Yu Er berkata.


Fuyuka tidak mau membuang waktu, dia dengan cepat menarik katananya lalu menyerang Ning Yu Er, dengan kecepatan yang sangat luar biasa, dia tiba-tiba saja muncul di hadapan Ning Yu Er, dia sama sekali tidak bisa bereaksi di wajah Ning Yu Er bukan perasaan terkejut yang terlihat, hanya kekosongan yang terlihat di wajah Ning Yu Er, dia sama sekali tidak mengerti apa yang terjadi.


Ning Yu Er yakin tempat dia berdiri terbilang sangat jauh dari tempat Fuyuka berdiri, jadi rasanya tidak mungkin tiba-tiba saja Fuyuka telah berada di hadapannya, matanya bisa melihat dengan jelas, dari tempat Fuyuka berdiri sebelumnya terdapat sesosok bayangan yang perlahan menghilang.

__ADS_1


Tidak ada cara apapun yang terpikirkan oleh Ning Yu Er untuk menyelamatkannya, saat dia bisa melihat dengan jelas pedang Fuyuka telah di lepaskan ke arahnya, siapapun itu pasti tidak akan bisa berpikir dengan jernih saat berada di depan kematian, semua kecerdasan dan kebijaksanaan Ning Yu Er selama ini hilang bagaikan debu yang tertiup oleh angin.


Katana yang di gunakan Fuyuka dengan ketajamannya yang luar biasa berhasil menebas bahu Ning Yu Er, yang jelas siapapun pasti akan takut saat ajal mau menjemput, begitu juga Ning Yu Er, sebab itulah saat katana yang di gunakan Fuyuka berhasil menebas bahunya, Ning Yu Er langsung menangkap katana Fuyuka dengan tangan kanannya sebelum mengenai paru-parunya.


Fuyuka terkejut saat melihat katananya di tangkap oleh tangan kanan Ning Yu Er, dia melihat percikan api yang muncul dari bahu yang di tebasnya, menyebar dengan cepat membakar bahu Ning Yu Er yang terluka, Fuyuka bisa merasakan panas yang sangat menyengat dia dengan cepat melepaskan katananya.


Saat Fuyuka ingin melompat mundur menjauhi Ning Yu Er, di terkejut sebagian kakinya telah membeku, Fuyuka bisa mendengar suara katana yang di lepaskannya  terjatuh ke lantai,  Fuyuka melihat tangan kanannya telah di tangkap oleh tangan kiri Ning Yu Er.


Setelah melihat tangannya yang telah di tangkap Ning Yu Er, Fuyuka menatap bahu kiri yang telah di tebasnya, ternyata telah sembuh sempurna, di bahu kiri Ning Yu Er, Fuyuka bisa melihat dengan jelas, dari gaun yang sobek Fuyuka melihat kulit putih salju.


Fuyuka berusaha melepaskan tangan kanannnya dari genggaman Ning Yu Er, tapi semakin lama genggaman tangan Ning Yu Er semakin menguat, dia sama sekali tidak bisa melepaskan tangannya, tak perduli sebanyak apapun dia memcoba, Fuyuka masih tidak bisa melepaskan dirinya.


Dengan mata kepalanya sendiri, dari jarak yang sangat dekat, Fuyuka melihat sedikit rambut merah Ning Yu Er yang berada di poninya terbakar oleh api, yang akhirnya membakar seluruh tubuh Ning Yu Er, Fuyuka menatap Es yang menjerat kakinya alangkah terkejutya dia, saat melihat api yang sangat panas itu sama sekali tidak membuat Esnya meleleh,  Ning Yu Er berjalan lalu memeluk Fuyuka, api yang sangat besar perlahan melalap mereka berdua, dari api yang sangat besar itu muncul sepasang sayap api.

__ADS_1


Fuyuka menjerit kesakitan, hingga akhirnya dia kehilangan kesadarannya, lalu terbangun di dalam ruangan yang sangat besar, wajahnya pucat, dia menyentuh wajahnya lalu bergumam.


“Aku gak akan mau lagi melawan monster itu, seumur hidupku.


__ADS_2