
Istana itu berdiri megah di atas bukit, di bawahnya ada hutan yang sangat besar dan rimbun, bisa di perkirakan daun-daunnya pasti akan mencegah cahaya melewatinya.
Ning Yu Er mengikuti boneka nomor 5 menuruni tangga, bersama boneka nomor 4 yang sedikit kesusahan saat menuruninya, Ning Yu Er dengan cepat mengambil boneka nomor 4 yang ada di belakangnya lalu mendekapnya dalam pelukan.
"Aku akan menggendongmu," ucap Ning Yu Er.
Boneka nomor 4 menatap Ning Yu Er dengan bingung. Saat dia mendekap boneka nomor 4 dalam pelukan, dia melihat ke atas dari tangga yang menuju ke bawah bukit.
Dia melihat istana yang setengah hancur dengan kagum. Istana yang di lihatnya benar-benar sangat luar biasa, dengan halaman yang luas tapi tidak terawat puing-puing batu betumpuk di semua tempat, tapi sebagian dari istana itu masih berdiri dengan megah dan koko.
Dia kembali berjalan menuruni tangga, lalu saat dia melihat boneka nomor 5, yang berhenti sambil memandang boneka nomor 4 dengan tatapan kosong. Ning Yu Er langsung mendekapnya bersama dengan boneka nomor 4, mereka bertiga saling memandang.
"Akan lebih cepat jika kalian menunjukan arahnya padaku," ucap Ning Yu Er.
Ning Yu Er dengan cepat menuruni anak tangga, dengan arahan boneka nomor 5, dia berlari memasuki hutan. Hutannya sangat gelap di timpah bayangan pepohonan, dia melihat ke arah dedaunan yang ada di atasnya, bagaikan bintang di malam hari, hanya sedikit cahaya yang bisa menembus barisan daun-daun yang sangat rimbun.
Selama berlari dia bisa merasakan kakinya menginjak daun-daun dan ranting yang membusuk. Itu sangat rapuh bagaikan kapas, Ning Yu Er tidak memperdulikannya dia hanya melihatnya sebentar lalu melanjutkan perjalanan, dengan penasaran dia melihat kedua boneka yang ada dalam pelukannya, dia berhenti sejenak.
“Yang mulia ke sana,” ucap Nomor 5.
Ning Yu Er langsung berlari kekanan, dia menatap boneka nomor 4 dan 5, selam perjalanan itu dia berkali-kali melihat bunga dan tanaman hias yang telah membusuk, Ning Yu Er bertanya. “Apa hutan ini adalah bagian dari istana yang ku tempati sebelumnya.
Nomor 4 menatap Ning Yu Er lalu menjawabnya dengan menunduk, seakan menunjukan dia sangat sedih. “Itu benar yang mulia, hutan ini sebenarnya adalah taman yang kuurus, tetapi sejak kehilangan kakiku. Mengurus taman ini menjadi sangat sulit, apa lagi para boneka pengurus taman yang lain, telah di hancurkan oleh para pemberontak yang menyerang dan membunuh, Yang Mulia sebelumnya.
__ADS_1
Tidak berlangsung lama Ning Yu Er melihat cahaya di ujung hutan dan di antara pepohonan yang telah membusuk, dia melihat sebuah pohon delima yang di selimuti oleh Qi, di semua dahan dan rantingnya banyak sekali buah delima berwarna-warni.
Walau tempat itu tidak bisa di tembus cahaya, di akibatkan rimbunya pepohonan. Pohon delima yang terbilang kecil, bisa memancarkan cahaya yang membuat di sekelilingnya di penuhi oleh bunga-bunga kecil.
Ke dua boneka itu langsung melompat turun dari pelukan Ning Yu Er, ada yang berjalan dan ada yang melompat dengan satu kaki menuju pohon delima, mereka berteriak dengan riang saat mencapai akar pohon delima itu.
“Kakek bangun…. Kakek bangun…. Mereka terus berteriak bergantian sampai si pohon delima terbangun., Ning Yu Er terkejut baru pertama kali dalam hidupnya dia melihat Roh Tumbuhan, saat pohon delima itu terbangun, dengan sangat jelas Ning Yu Er bisa melihat, pohon kecil sebesar 3 tiang rumah dan setinggi 4 meter membuka matanya yang sangat besar.
“Apa yang kalian inginkan lagi bocah?” tanya Pohon Delima tua.
“Kami ingin meminta buahmu lagi kakek,” ucap mereka.
Pohon Delima tua mengalihkan pandangannya pada Ning Yu Er yang sedang melihat di pinggir padang bunga, pohon tua itu melihat mahkota yang melekat di kepala Ning Yu Er, dia tertawa pelan , di pikiran Ning Yu Er.
“Apa yang anda inginkan dari pohon tua ini yang mulia.
“Aku ingin memintah sedikit buahmu, sampai aku bisa menerobos ranah Golden core.
Pohon Delima tua sangat terkejut, dia menatap Ning Yu Er, dia tahu Ning Yu Er sangat serius terlihat dari matanya yang bercahaya.
“Baiklah akan ku berikan buahku sebanyak apapun, tetapi kau harus menjawap dua pertanyaanku.
“Aku ingin bertanya bagaimana cara menyelamatkan hutan yang sekarat ini.
__ADS_1
Ning Yu Er menganggukan kepalanya dia mengerti, tampa sedikitpun keraguan Ning Yu Er berkata.
“Ada 2 cara untuk menyelamatkan hutan ini. Pertama kau harus memangkas daun-daun yang menutupi cahaya masuk ke bagian dalam hutan. Kedua dengan membakar hutan ini menjadi abu dan menunggu hutan yang baru tumbuh.
Mendengar pernyataan Ning Yu Er pohon tua itu hanya terdiam, dia menghela nafas panjang walau sebenarnya dia tidak mempunyai hidung, pohon tua itu berkata.
“Sepertinya memang hanya ada dua cara itu saja yang tersisa,” ucapnya dengan kecewa.
“Aku ingin bertanya bukannya hutan ini dulunya adalah taman, kenapa bisa menjadi seperti ini, dari yang kulihat setidaknya butuh ribuan tahun untuk membuat pohon-pohon ini menjadi sebesar tiang istana dan setinggi ratusan meter?” tanya Ning Yu Er penasaran.
“Kau benar memang butuh seribu tahun, untuk membuat hutan ini menjadi seperti sekarang, alam rahasia ini di buka setiap seratus tahun sekali di berbagai tempat, tetapi bagi boneka-boneka ini dan aku itu telah berlalu seribu tahun.
Ning Yu Er terkejut dia tidak bisa berkata-kata, untuk waktu yang lama dia berpikir dalam diam, sampai si pohon tua, mengajukan pertannyaan keduanya, Ning Yu Er tersadar dari lamunannya.
“Untuk pertanyaan keduaku apa kau tahu buah delimaku mempunyai Efek samping.
Ning Yu Er menggelengkan kepalanya, lalu berkata. “Aku hanya tahu, bahawa Buah delima itu mempunyai 5 manfaat, buah kuning mengandung Qi yang sangat banyak dan efek samping yang berbahaya bagi organ tubuh seseorang.
“Buah merah bisa memperkuat, buah hijau bisa menyembuhkan luka separah apapun jika orangnya tidak mati, bauh biru bisa memberihkan ketenangan, dan buah ungu akan membuuh orang yang memakannya.
“Nak… buah merah, hijau dan biru tidak mempunyai efek samping. karena kau sudah tahu efek samping buah Kuning maka, akan kuberitahu kenapa buah ungu bisa membunuh orang yang memakannya.
“Buah ungu adalah kebalikan buah kuning, jika buah kuning mempunyai Energi Positif di dalam Qinya, maka buah ungu mempunyai Energi Negatif di dalam Qinya.
__ADS_1
“Qi negative akan merusak apapun yang bertemu dengannya, tapi hanya itulah yang kutahu meskipun buah itu terbuat dari tubuhku.