Path Of Eternity

Path Of Eternity
Ujian ke 5 di Mulai


__ADS_3

Semua orang yang di tutupi pilar cahaya, berhasil mengikuti ujian ke 5, mereka muncul satu-persatu dari dalam pilar cahaya. Fuyuka melihat sekelilingnya, dia mengamati reruntuhan tempat dia di pindahkan, banyak orang-orang yang belum pernah di lihatnya berkumpul di tengah-tengah reruntuhan.


Dia berjalan di tengah kerumunan orang-orang, tetapi dia sama sekali tidak bisa menemukan orang yang di carinya, dari kejauhan dia melihat seorang pemuda berambut hitam, dengan dua orang pria yang cukup di kenalnya,  seorang pria tampan dengan rambut hitam dan pakaian hitam dan di sampinya ada seorang pria kekar dengan kepala botak dan pedang besar di punggungnya.


“Sudah lama tak berjumpa Fuyuka, mungkin sejak pertandingan peringkat sekte,” kata Ling Yuan.


“Lama tak bertemu Ling Yuan, aku kira kau sudah mati,”  kata Fuyuka pelan tapi tajam.


Ling Yuan hanya tersenyum tipis, dia sama sekali tidak tersinggung, dengan suara yang sangat jelas dan tegas dia berkata.  “Kau masih tidak berubah, dengan sifatmu yang sangat jujur itu. Tapi aku ini adalah seorang murid inti, jika kau ingin mencibirku setidaknya jangan di depan saudara seperguruanku, mungkin itu bisa menimbulkan perpecahan antar sekte,” Kata Ling Yuan lalu memukul punggung Tong Fei.


Tong Fei menatap gelang yang di kenakan Fuyuka, lebih tepatnya dia melihat benang putih yang di rajut pada gelang kain tersebut, walau Ling Yuan memukul pundak Tong Fei berkali-kali dia masih menatap gelang kain dengan mata berapi-api.


Dengan raut wajah yang tidak senang Fuyuka menatap Tong Fei. Dengan kasar dia berkata. “Ada apa Botak, apa kau ingin bertarung lagi dengaku,” lalu perlahan Fuyuka berbalik sambil tersenyum.


Tong Fei menghela Nafas panjang, dia menatap Fuyuka yang berjalan menjauh, dia sadar tidak mungkin dia bisa menang melawan Fuyuka. Ling Yuan menatap saudara seperguruannya itu dengan bingung, dia tidak mengerti kenapa Tong Fei terlihat sangat kecewa, dia melihat arah dari tatapan mata Tong Fei, yang melihat gelang kain yang di pakai Fuyuka.


“Itu hanya gelang biasa, kenapa dia bisa terlihat sangat kecewa. Tapi kenapa aku merasa benang putih yang berisnar saat terpapar cahaya itu terlihat sangat familiar. Di mana aku melihatnya ya…,” pikir Ling Yuan.


“Hei jangan kecewa, nanti akan kubelikan kau, gelang kain itu saat kita keluar dari alam rahasia ini,” ucap Ling Yuan lalu menepuk bahu Tong Fei sambil tersenyum.


Tong Fei menatap Ling Yuan dalam diam, dia berjalan dengan punggung merunduk, dengan suara yang lesu dia berkata. “Hah…, apa aku telah kencanduan Ya. Ling Yuan bingung dia sama sekali tidak mengerti apa yang ada di pikiran saudara seperguruannya, dia berjalan mengekuti saudara seperguruannya dari belakang.


Fuyuka dan Yu Ren berjalan di antara kerumunan orang-orang, Yu Ren kebingungan saat melihat Fuyuka mengaduk-aduk aula tersebut, Fuyuka terlihat seperti sedang mencari seseorang, dia berjalan kesana-kemari, bahkan dia memeriksa tempat-tempat yang sempit.


“Apa yang kau cari Senior?” tanya Yu Ren penasaran.

__ADS_1


“Aku sedang mencari Ning Yu Er, ini sangat aneh dia tidak ada di manapun,  aku mempunyai firasat buruk.


“Kau benar senior, dengan kecantikannya yang mencolok itu, harusnya kita bisa menemukannya dengan muda, tapi bahkan setelah kau mencari kemana-mana,  bayangannya saja tidak ada di aula ini, ayo kita mencarinya di luar tempat ini.


Fuyuka dan Yu Ren berjalan menuju pintu keluar, meskipun itu di sebut sebagai pintu keluar, kenyataannya itu adalah pintu gerbang yang telah hancur sepenuhnya, di pinggirnya terdapat banyak sisa-sisa gerbang yang telah hancur, dari kayu dan batu pondasi seukuran pria dewasa.


Saat Fuyuka dan Yu Ren mau melangkah keluar gerbang, tiba-tiba sebuah tulisan muncul di udara, semua orang langsung teralihkan perhatian mereka ke arah tulisan tersebut, Fuyuka dan Yu Ren sangat terkejut ketika melihat tulisan aneh yang muncul di depan mereka.


"Selamat datang di ujian ke 5, pengejaran sang sang raja. 


"Kalian mempunyai 2 pilihan"


Pertama, membrontak dan membunuh raja, lalu merebut mahkota dan tahtahnya.


Ke dua, melindungi sang raja dan jadilah prajurit paling setianya, tetapi sang raja hanya bisa memilih 10 orang prajurit, yang bisa di bawahnya untuk memasuki ujian ke 6.


Fuyuka terdiam, untuk waktu yang lama dia terus berusaha memahami kata-kata yang aneh itu, tapi setelah berpikir cukup lama, Fuyuka mencapai sebuah kesimpulan.


"Yu Ren ayo kita pergi sekarang," ucap Fuyuka lalu melesat keluar menuju dunia luar, di belakangnya Yu Ren mengikutinya. 


Tapi Fuyuka dan Yu Ren tidak menyadari, ada seseorang yang mengikutinya dari belakang, ini akan menjadi cerita di lain waktu. Mari kita menglihkan panel ceritanya pada Ning Yu Er kembali.


"Uahh….


Ning Yu Er terbangun di ruangan yang terlihat seperti kamar tidur yang mewah, jika bukan karena ruangan itu di tutupi oleh banyak sekali jaring laba-laba, pasti kamar itu akan terlihat seperti kamar mewah, di kasur yang lembut, dia merenggangkan tubuhnya sebentar, lalu melihat sekitarnya dengan bingung.

__ADS_1


"Apa yang terjadi sebenarnya, bukannya aku di pindahkan oleh pilar cahaya menuju ujian ke 5, tapi kenapa aku malah tiduran di kasur ini," pikir Ning Yu Er.


Ning Yu Er bangun dari ranjangnya, dia berjalan menghampiri cermin yang ada di depannya.


Ning Yu Er terkejut saat dia menatap bayangan dirinya di cermin, ada mahkota yang terpasang di kepalahnya, Ning Yu Er berusaha melepasnya, dia terkejut mahkota itu telah melekat di kepalanya.


Ning Yu Er terdiam menatap bayangan dirinya di cermin, lalu dia berjalan ke luar dari ruangan, tapi saat dia membuka pintunya, tiba-tiba ada anak kecil yang berjalan di depannya sambil membawa makanan.


Tapi saat Ning Yu Er melihatnya dengan teliti, di terkejut, Ning Yu Er sedikit ke samping membukakan jalan untuk si anak kecil, dia duduk di atas ranjang, lalu menatap anak itu meletakan makanan yang di bawahnya ke atas meja yang berdebu, meskipun makanan itu sebenarnya hanya buah-buahan, jadi tidak ada masalah jika berdebu.


"Boneka berbentuk gadis kecil, tapi kenapa dia bisa bergerak," pikir Ning Yu Er


"Yang Mulia ini makanan anda," ucapnya dengan suara yang lembut.


Ning Yu Er bisa.mendengar dengan jelas boneka anak kecil itu berbicara, untuk sesaat dia terdiam menatap boneka anak kecil, Ning Yu Er menunjuk dirinya, lalu berkata.


"Apa kau berbicara padaku.


"Iya yang mulia, siapa lagi jika bukan anda.


"Kenapa aku bisa jadi yang mulia?" Tanya Ning Yu Er bingung.


"Karena anda memakai mahkota," jawabnya dengan polos.


"Aku tidak lapar bisa kau bawa aku berkeliling tempat ini.

__ADS_1


"Tentu saja yang mulia," ucap boneka gadis kecil itu sambil menundukan kepalanya dengan anggun.


__ADS_2