
Sebelum pergi Ning Yu Er mengambil 1 buah kuning dari meja yang terlihat seperti apel, setelah memakannya Ning Yu Er terkejut…. “Tunggu Sebentar…, buah Apa ini…’ banyak sekali Qi yang terdapat di dalamnya,” tanya Ning Yu Er. Lalu melihat buah yang di makannya sebagian.
Buah kuning mempunyai banyak sekali cairan di dalamnya, saat cairan itu menetes ke lantai. Ning Yu Er sadar itu bukan air, cairan itu adalah Qi yang sangat banyak hingga membentuk cairan, dengan cepat dia langsung menelan buah itu.
Setelah menelannya Ning Yu Er terkejut dia langsung naik ke Ranah Pemurnian Qi tingkat 9. Dengan cepat Ning Yu Er langsung mengambil buah-buahan yang ada di meja, dia mengambil semuanya bahkan keranjangnya juga di ambilnya.
“Yang mulia…, pasti sangat menyukai buah delima,” ucap boneka kecil itu dengan senyuman di wajahnya yang terbuat dari kulit palsu.
“Buah Delima…,”
Ning Yu Er sangat terkejut, dia tidak menyangkah Eleksir yang di makanya ternyata hanya buah-buahan yang sering di makan oleh manusia biasa, tapi saat dia memperhatikan buah-buahan yang ada di keranjang, dia menyadari itu memang buah Delima, tetapi yang membuat Ning Yu Er bingung buah ini mempunyai 5 warna yang berbeda.
“Yang mulia…, buah itu mempunyai 5 warna yang berbeda setiap warna mewakili kemampuan yang terkandunng di dalam buahnya, contohnya buah delima berwarna kuning.
“Delima kuning mempunyai Qi yang sangat banyak, bisa di makan sebanyak apapun, tapi sayang bagi cultivator ras manusia. Bagi manusia delima kuning hanya bisa di makan 1 kali, karena Qi yang terkandung di dalam buah delima kuning sangat keras itu bisa merusak organ dalam tubuh makhluk yang hidup.
Ning Yu Er menatap buah kuning dengan kecewa, dia melihat buah merah, biru, hijau dan ungu dengan penasaran. "Kalau begitu apa efek buah yang lainnya,” tanya Ning Yu Er.
“Kalau tidak salah Buah merah mempunyai kemampuan penguatan, Buah biru mempunyai kemampuan penenangan, Buah hijau mempunyai kemampuan penyembuhan, dan Buah ungu mempunyai Qi yang berbahaya kebalikan dari Buah kuning, Buah ungu bisa langsung membunuh seseorang.
“Kenapa Buah ungu bisa membunuh seseorang?” tanya Ning Yu Er kebingungan.
“Aku tidak tahu persisnya, tapi kata kakek pohon delima, Buah kuning mempunyai Qi positif yang bisa membuat organ tubuh manusia mengalami kerusakan yang di sebabkan pertumbuhan daging yang berlebihan di dalam tubuh mereka.
__ADS_1
Ning Yu Er terkejut tampa sadar dia berkata dengan suara yang keras. “Kanker….
“Kanker…, apa itu yang mulia?” tanya Boneka gadis kecil dengan wajah penasaran.
Ning Yu Er terdiam melihat wajah penasaran si boneka gadis kecil, perasaannya tidak nyaman, walau di kehidupannya sebelumnya dia pernah mempelajari cara pengobatan darurat, tapi dia bukanlah dokter, jadi dia mengatakan apa yang di ketahuinya dengan tidak percaya diri.
“Ehm… kau tahu kanker itu adalah sesuatu penyakit yang di sebabkan bertumbuhnya secara berlebihan Sel-sel ganas yang ada di tubuh manusia,” jelas Ning Yu Er.
“Sel-sel ganas….
Ning Yu Er menepuk kepalanya dia lupa. Sebutan Sel-sel hanya di pakai oleh orang-orang di dunianya, pengetahuan seperti itu tidak ada di dunia ini.
“Ehm… kau tahu daging dan kulitkan?” tanya Ning Yu Er dengan mencubit kulit tangan putih bersihnya, yang setelah di lepaskannya langsung memerah, boneka gadis kecil mengangguk mengerti, Ning Yu Er menghela nafas panjang dia melanjutkan perktaannya.
“Oh… seperti yang di harapkan dari yang mulia anda sangat luar biasa,” ucap boneka gadis kecil dengan mata yang kagum.
Setelah itu mereka kembali berjalan, melihat-lihat tempat itu dengan seksama, selama perjalanan Ning Yu Er sadar tempat yang dia tinggal sebenarnya adalah sebuah istana, tapi sayang sekali istana ini terlihat sangat tidak terawat, banyak sekali debu dan jarring laba-laba yang terlihat di tepi dindingnya.
Ning Yu Er berjalan mengikuti Boneka gadis kecil di belakangnya, sampai akhirnya Ning Yu Er melihat asap yang mengepul dari dapur, Ning Yu Er sangat penasaran dia bertanya pada si boneka gadis kecil.
“Apa kau sedang memasak?” tanya Ning Yu Er penasaran.
“Bukan aku yang memasak…, itu nomor 3…, yang sedang memasak makanan,” sahut boneka gadis kecil sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
“Nomor 3…, apa ada boneka yang lain, selain dirimu di sini,” ucap Ning Yu Er terkejut.
“Iya ada Nomor 1, Nomor 2, Nomor 3, Nomor 4 dan aku Nomor 5, lalu yang terakhir ada kakek pohon Delima.” Sahutnya.
Setelah membuka pintu Ning Yu Er melihat ruangan itu di penuhi oleh asap, setalah asap yang mengepul itu keluar dari pintu yang terbuka, dapur itu di penuhi oleh peralatan memasak yang sangat banyak, dari balik kabut asap Ning Yu Er melihat boneka pria yang sangat berotot sedang memakai celmek.
Dia memotong daging dengan wajah yang garang, atau bisa di bilang wajahnya terlihat garang karena ada retakan yang menutupi wajah dan matanya. Dia berjalan mendekati Ning Yu Er dengan membawa pisau yang di penuhi oleh bercak darah, boneka gadis kecil langsung mecegatnya dan berkata.
“Nomor 3 menjauh dari yang mulia, jangan mendekatinya dengan pakaian kotor seperti itu, pergi ganti pakaianmu,” bentak Boneka gadis kecil.
Dengan murung Nomor 3 berbalik pergi. “Tidak apa-apa kau tidak perlu mengganti pakaiannmu,” ucap Ning Yu Er lalu berjalan mendekat untuk melihat wajah nomor 3 yang retak.
Ning Yu Er mengeluarkan topeng dari cincin penyimpanannya, dia sadar setelah memasuki ujian ke 5 cincin penyimpanan sudah bisa di buka kembali.
Ning Yu Er memasangkan topeng itu ke wajah boneka nomor 3. "Seperti yang ku duga kau terlihat gagah dengan topeng itu.
"Terima kasih yang mulia, akan ku jaga baik-baik topeng ini…, yang mulia ini silakan.
Ning Yu Er menatap roti kering yang baru selesai di panggang, aromanya sangat harum dia mengambil beberapa roti dan menyimpannya di dalam cincinya, dia meninggalkan 1 roti di tangannya lalu memakannya, Ning Yu Er terkejut roti yang di makannya ternyata mengandung Qi yang sangat banyak, hingga membuatnya naik menjadi seorang cultivator ranah Penyempurnaan Qi tingkat 9 tahap menengah.
"Terima kasih untuk rotinya," ucap Ning Yu Er.
"Sama-sama yang mulia, aku akan melanjutkan pekerjaanku dahulu.
__ADS_1
Ning Yu Er dan boneka gadis kecil pergi meninggalkan boneka nomor 3 yang sedang fokus memamasak, mereka melanjutkan berkeliling untuk melihat semua tempat.