
Seseorang gadis remaja yang umurnya sekitar 2 tahun lebih mudah dari Ning Yu Er telah menunggu, di depan pagoda, sesaat Ning Yu Er terlihat di kejauhan, gadis muda itu langsung menghampiri Ning Yu Er.
“Aku sudah menunggumu Ning Yu Er,” ucap gadis muda.
Untuk sesaat Ning Yu Er hanya terdiam memandangi gadis muda, Ning Yu Er bingung, karena dia yakin tidak mengenal gadis ini. “Siapa kau?” tanya Ning Yu Er.
Hanya untuk sesaat gadis muda itu tersenyum, dengan bangga, lalu berkata. “Namaku, Chu Tian Yin…, sering di panggil Chu Yin, akan ku tunjukan jalannya, ikutlah denganku.
Setelah merenung sejenak dengan wajah yang bingung, Ning Yu Er akhirnya mengerti lalu mengikuti Chu Yin. Kota Vermilion berbentuk seperti lingkaran dan di tengahnya berdiri Pagoda serikat pemburu, Chu Yin dan Ning Yu Er berjalan menuju gerbang barat, kembailikan dari tempat Ning Yu Er datang.
Selama perjalan banyak sekali rumah besar yang semuanya di tutupi pagar batu yang cukup tinggi, beberapa kali Chu Yin menyapa orang yang sedang berjalan dengan pakaian yang mewah, tetapi setelah cukup lama mereka berjalan Ning Yu Er akhirnya bertanya pada Chu Yin.
“Hey… kau mau, membawa ku ke mana.
Chu Yin menatap Ning Yu Er sebentar lalu tersenyum, setelah menghela nafas panjang Chu Yin berkata. “Kita akan ke ruang penyimpanan harta, serikat pemburu, tinggal sedikit lagi kita akan sampai di rumah penyimpanan.
Dengan perasaan yang aneh, Ning Yu Er hanya bisa mengikuti Chu Yin, walau ada perasaan curiga, gelisah dan takut, Ning Yu Er tetap mengikuti Chu Yin, akhirnya Chu Yin berhenti di depan rumah yang sangat besar, Ning Yu Er merasa aneh, hanya bangunan ini yang tidak memiliki pagar batu sejauh ini.
Chu Yin masuk ke dalam bangunan, di ikuti Ning Yu Er, jauh di depan ada seorang pria paru baya menunggu di depan pintu, Chu Yin berbicara dengannya lalu mengeluarkan sebuah kartu hitam, setelah melihat kartu hitam pria paru baya langsung pergi di ikuti oleh Chu Yin.
Tidak seperti di luarnya, sebenarnya bagian dalam bangunan itu sangat luas bagi Ning Yu Er, tidak terlalu jauh, setelah Ning Yu Er menuruni tangga bawah tanah, dia melihat pintu setinggi 3 orang dewasa.
“Masuklah, kau bisa memilih 2 harta,” ucap Chu Yin.
__ADS_1
Ning Yu Er langsung masuk ke dalam ruang hartanya, tetapi seketika Ning Yu Er langsung kecewa, saat dia melihat ruang harta itu sangat kecil dan isinya sama sekali tidak ada yang berharga.
Ning Yu Er berkeliling melihat isi ruang harta, tetapi setelah melihatnya berkali-kali Ning Yu Er menyerah. “Semuanya tidak lebih baik dari sampah, tidak ada satupun yang berguna,” Ning Yu Er hanya bisa terduduk sambil menghela nafas panjang,
“Apa ini benar-benar ruang harta, di sini bahkan tidak ada emas atau Kristal Esensi sama sekali, selain benda yang mengkilap tapi tidak berguna sama sekali, lebih baik aku bersiap untuk meninggalkan kota ini.
Dengan wajah yang murung Ning Yu Er, berusaha membuka pintu ruang harta, tetapi pintunya tidak mau terbuka, berkali-kali dia berteriak minta tolong tapi tidak ada yang menyahut, setelah merenung sejenak, Ning Yu Er sampai di ke simpulan dia telah di tipu oleh si pria tua mesum dan cucunya, Ning Yu Er sangat marah, tapi dia paham ke marahan hanya membuang-buang waktu.
Berkali-kali Ning Yu Er menyerang dan menebas pintunya, tapi pintu itu tidak tergores sedikitpun, semakin lama udara di ruang harta mulai menipis, membuat Ning Yu Er sadar semua ini percuma, tidak perduli sebanyak apapun dia menyerang, jika tidak menghasilkan sesuatu semuanya percuma.
Ning Yu Er hanya bisa terdiam di tengah ruang harta, dia duduk lalu berpikir, tidak lama akhirnya dia menemukan sebuah ide.
Perlahan Ning Yu Er menarik semua air yang ada di bawah tanah, lalu di ubahnya menjadi kabut, hingga hampir memenuhi ruang harta, lalu perlahan Ning Yu Er memanaskan dan mendinginkan ruang harta secara terus-menerus, setelah merasa cukup, Ning Yu Er membakar dan mendinginkan pintu yang menutup ruang harta hingga pintunya menjadi sangat rapuh.
Untuk sesaat ruang harta menjadi sangat tenang, seketika ruang harta langsung meledak, pintunya terpental, hingga menghantam tangga, langit tak berawan, tapi berdindingnya roboh, menghantam lantai, memperlihatkan si luet langit berawan.
Perlahan Ning Yu Er keluar dari puing-puing bangunan yang roboh, di tempat Ning Yu Er keluar terdapat lubang sedalam 1 meter dari atas lantai, gaun Ning Yu Er kotor tertutupi oleh tanah, tapi setelah Ning Yu Er menyalurkan Qi ke dalam gaunnya seketika membuatnya menjadi bersih.
“Untung saja aku tahu caranya membuat oksigen, dari ingatanku di kehidupan sebelumnya, tapi tidak ku sangka ledakannya bisa sekuat ini, jika aku tidak hati-hati tadi, mungkin saja aku akan mati,” pikir Ning Yu Er dengan tubuh yang sedikit bergetar.
Ning Yu Er perlahan mengalihkan pandangannya, ke arah seorang pria paru baya yang sedang menatapnya dari atas, dengan wajah cemberut, seperti ingin menangkap dan mencabik-cabik Ning Yu Er.
“Dasar ****** sialan!” teriak pria paru baya.
__ADS_1
Ning Yu Er hanya tersenyum tipis menanggapi kemarahannya, dia melompat keluar dari ruang harta, lalu menatap pria paru baya di depannya dengan sinis.
“Kenapa kau mengurungku?” tanya Ning Yu Er dengan sinis.
Mendengarnya pria paru baya itu hanya tertawa, lalu menatap Ning Yu Er dengan tatapan menghina.
“Kau tanya kenapa, tentu saja karena kau sangat cantik, walau kau memakai topeng, aku yakin kau bahkan lebih cantik dari para peri yang tersembunyi di sekte-sekte besar, jika kau di jual aku yakin bisa mendapatkan lebih dari ratusan juta Kristal Esensi tingkat menengah,” ucap pria paru baya dengan senyum lebar yang tidak bisa hilang dari wajahnya.
Ning Yu Er hanya terdiam sambil memandang pria paru baya dengan jijik, pria paru baya hanya tersenyum memandang Ning Yu Er seperti melihat barang berkualitas tinggi.
Perlahan Ning Yu Er mengumpulkan air di udara lalu membentuknya menjadi pedang Es yang sangat tajam, Pria paru baya juga mengeluarkan pedangnya lalu menatap Ning Yu Er dengan mata mengejek.
“Percuma saja kau melawan, kau tak mungkin bisa menang dariku, yang ranahnya setingkat lebih tinggi darimu, Dasar jalang…!” teriak Pria paru baya lalu menyerang Ning Yu Er.
Ning Yu Er hanya menghela nafas sejenak, lalu dengan cepat Ning Yu Er menyerang pria paru baya dengan pedangnya, setelah berkali-kali menyerang, pedang Es milik Ning Yu Er sama sekali tidak mampu menyaingi pedang sungguhan, terlihat dari banyaknya kerusakan di pedang Esnya, tapi pedang Es Ning Yu Er, memiliki kemampuan regenerasi yang sangat cepat.
Ning Yu Er paham tidak mungkin dia bisa menang melawan pria paru baya ini, sebab itu Ning Yu Er mempertahankan segalanya pada satu tebasan pedangnya, dengan cepat Ning Yu Er melesat ke arah si pria paru baya, melihat itu pria paru baya itu berteriak.
“Dasar bodoh… dengan teknik pedang lambanmu itu, kau tak mungkin bisa mengalahkan ku!”
Pria paru baya itu menatap pedang Ning Yu Er yang terlihat sangat lambat, lalu dengan cepat dia menebasnya, tapi seketika dia terkejut, pedangnya tidak mengenai apapun, saat dia menyadarinya pedang Es, telah berada di atas bahunya disinari oleh cahaya matahari, Slash… pedang Es Ning Yu Er langsung menyayat, sebagian tubuh Pria paru baya.
Dengan suara yang kehabisan napas Ning Yu Er memuntahkan seteguk darah, lalu menghampiri si pria paru baya yang sedang terduduk di lantai, luka yang di terima pria paru baya itu sebenarnya tidak fatal jika mengunakan pedang biasa, tetapi akibat pedang Es Ning Yu Er, darah dan beberapa organ tubuhnya membeku, terlihat dari gumpalan Es yang menutupi sebagian tubuh pria paru baya.
__ADS_1
“Sial apa-apaan teknik pedang itu,” ucap Pria paru baya lalu mati.
Setelah mengambil pedang dan cincin penyimpanannya Ning Yu Er langsung pergi, darah menetes dari tangannya.