
Ning Yu Er memandang danau luas yang ada di depannya, yang terlihat bagaikan cermin, itu benar-benar terlihat sangat indah, Ning Yu Er berjalan di tepi danau, jauh dari tempatnya berdiri, di sebrang danau terdapat gunung yang sangat tinggi, ada salju yang sangat tebal menutupi puncak gunungnya, mata Ning Yu Er beranjak pergi lalu memandang ke arah danau, di bisa melihat dengan jelas, gunung bersalju itu terpantul di atas danau.
“Waw… luar biasa, cantik sekali, indah sekali, seperti lukisan, ya cantik sekali.
Untuk waktu yang lama dia berdiri tampa suara lalu berjalan melihat pemandangan di depannya dari berbagai tempat, akhirnya dia berjongkok di tepi danau, dia melepas topengnya, bercermin di air danau, dia menatap dirinya dalam diam, sambil menghela nafas panjang, dia memandangi gunung bersalju lalu menggambarnya di atas tanah dengan jari telunjuknya, bagaikan anak kecil, Ning Yu Er menghapusnya dengan telapak tangannya, lalu menggambar hewan-hewan iblis yang pernah di temuinya selama perjalanannya.
“Dunia yang aneh, walau sangat berbahaya, tapi juga sangat indah… walaupun begitu….
Ning Yu Er tertawa dia meregangkan tubuhnya lalu tiduran di atas tanah, dia menatap langit kosong yang tidak memiliki awan, ataupun matahari, dengan wajah yang bahagia Ning Yu Er bergumam.
“Seperti yang kupikirkan, ini kenyataan tapi bukan kenyataan, ini ilusi tapi bukan ilusi, orang yang membuat alam rahasia ini benar-benar luar biasa, hah… dunia ini sangat luas, aku harus berusaha lebih keras lagi…, teknik yang sangat aneh, tapi suatu saat nanti, teknik ini pasti akan ku bongkar cara kerjanya, walau sekarang tidak bisa bukan berarti di kemudian hari aku juga tidak bisa.
Ning Yu Er menatap langit di mengarahkan tangannya ke langit seperti ingin menggenggamnya, tapi kemudian dia menepisnya, dengan wajah yang tersenyum Ning Yu Er berpikir.
“Scarlett benar, ternyata aku hanya gadis kecil yang bodoh, meski aku sedikit mengingat tentang kehidupanku sebelumnya…, aku terlalu buta hingga membuatku tidak menyadari apa yang kulakukan hanya menyiksa diriku sendiri, jika ibuku melihat keadaanku saat ini dia pasti akan sangat sedih.
“Sudah ku putuskan tujuanku mulai sekarang, tidak perduli selama apapun waktu berlalu, aku akan melakukan perjalan ke seluruh dunia, melihat semuanya dari yang baik dan buruk, keindahan, kesedihan, kebahagian, kebaikan dan kejahatan, mulai dari sekarang aku akan melihat keindahan alam yang ada di dunia ini, beserta orang-orangnya.
“Tapi suatu saat nanti, saat aku telah menjadi cukup kuat, untuk mengalahkan mereka semua tampa kesusahan, aku akan kembali untuk melihat apa mereka masih pantas bagiku untuk membalas dendam pada mereka, mulai sekarang semua tergantung dari perilaku mereka sendiri.
__ADS_1
Ning Yu Er bangkit dari tempat dia tiduran, lalu berjalan pergi tak berlangsung lama saat Ning Yu Er sedang melihat pemandangan, seorang wanita muncul dari tempat yang cukup dekat dengannya, Ning Yu Er mengambil topengnya lalu menutupi wajahnya.
Wanita itu menatap Ning Yu Er dengan wajah yang terkejut, dia memandangi Ning Yu Er dari atas ke bawah, dengan penasaran.
“Sial…, entah kenapa hari ini aku selalu mempunyai perasaan buruk, saat ini perasaan buruk ku benar-benar terbukti, entah kenapa aku merasa Wanita Salju ini telah bertambah kuat, hah…, benar-benar hari yang sial,” pikir Wanita itu.
Ning Yu Er menatap wanita cantik berambut hitam yang memakai Yukata di depan nya dengan penasaran, Ning Yu Er mengalihkan pandangannya pada Katana yang di sarungkannya dan di gantungannya di pinggang kirinya.
“Salam kenal namaku Fuyuka Akari, seorang samurai, semoga kita bisa bertanding dengan adil tampa sedikitpun kecurangan.
“Iya salam kenal, namaku Ning Yu Er, senang bertemu denganmu.
“Bukanya dia harusnya bilang, mohon bantuannya, bukan senang bertemu denganmu, atau dia hanya perlu menambahkan kata, mohon bantuannya, di akhir ucapannya,” pikir Fuyuka.
Setelah dirinya cukup tenang Fuyuka bersiap untuk menyerang Ning Yu Er, tapi Fuyuka bingung saat melihat Ning Yu Er masih bisa berdiri dengan tenang, Fuyuka sedikit merunduk, dengan kecepatan yang sangat tinggi dia bergerak ke depan untuk menyerang Ning Yu Er.
Ning Yu Er bisa melihat dengan jelas pergerakan Fuyuka, yang bergerak kesana kemari memutari dirinya untuk mencari celah, Ning Yu Er bingung semakin lama pergerakan Fuyuka menjadi semakin cepat, Ning Yu Er sadar Fuyuka ingin mengakhiri pertarungan ini dengan cepat, tapi bukan hanya Fuyuka yang berpikir seperti itu, Ning Yu Er juga telah menyiapkan serangan yang mematikan.
Fuyuka menebaskan pedangnya ke arah punggung Ning Yu Er, dia yang telah menyadari niat Fuyuka telah menyiapkan pilar es yang sangat tebal untuk menahan tebasannya, tapi dengan santainya pedang Fuyuka menebas pilar esnya menjadi dua, senyum mereka di wajah Fuyuka, tapi puluhan bilah Es yang sangat tajam muncul dari balik pilar es, dengan cepat Fuyuka merubah serangannya menjadi pertahanan.
__ADS_1
“Sial, aku terjebak, dia sengaja memancingku untuk menyerangnya,” pikir Fuyuka.
Bila Es yang sangat tajam dengan kecepatan yang sangat tinggi menghantam Fuyuka, tapi dengan sigap Fuyuka menahan setiap serangannya hingga dia terdorong mundur, Ning Yu Er yang melihat kemampuan berpedang Fuyuka merasa takjub, dengan cepat Ning Yu Er melompat mundur untuk menjauhi Fuyuka.
Fuyuka juga melompat mundur untuk menjauhi Ning Yu Er, Fuyuka dan Ning Yu Er berotasi ke kanan, mereka berputar seperti roda yang menjadi pusatnya adalah tempat mereka bertarung sebelumnya, Ning Yu Er dan Fuyuka saling menatap dengan mata yang tajam, mata perak Ning Yu Er berkilat dengan cahaya perak yang menyalah, Fuyuka yang melihatnya merasa sedikit terkejut, di bergumam.
“Bukan hanya memahami proses dia juga bisa menggunakan teknik mata.
Setelah menatap mata perak Ning Yu Er, Fuyuka melihat kabut tebal yang muncul secara tiba-tiba dari danau, hanya sekejap mata Fuyuka bisa melihat senyuman Ning Yu Er dari balik kabut yang tebal, Fuyuka dengan erat menggenggam katananya.
Teknik mata yang di gunakan Ning Yu Er, bukanlah teknik yang luar biasa, dengan mengalirkan Qinya kedalam sel-sel yang ada di dalam bola matanya, dia bisa memperkuat penglihatanya, sebab itulah setelah kabut menjadi sangat tebal, Ning Yu Er mengamati pergerakan Fuyuka dengan lebih muda.
Jarak pandang Fuyuka telah terhalang dia sama sekali tidak bisa melihat apapun dengan jelas.
Fuyuka menutup matanya dia mengkonsentrasikan, semua Indranya pada telinganya, saat suara gesekan terdengar, Fuyuka dengan cepat menebaskan pedangnya.
Ning Yu Er sangat terkejut dia melihat kabut tebal serta bilah es yang di buatnya, di tebas dan di terbangkan, selanjutnya yang membuat Ning Yu Er sangat terkejut, Fuyuka dengan cepat menebaskan pedangnya dari jarak yang sangat jauh ke arah Ning Yu Er.
"Sial… orang ini, memahami konsep angin," ucap Ning Yu Er.
__ADS_1
Hembusan angin yang sangat tajam bagaikan pedang terarah padanya, Ning Yu Er menarik kabut tebal yang ada di sekelilingnya lalu menciptakan gunangan Es yang sangat besar untuk menahan serangan Fuyuka.