Path Of Eternity

Path Of Eternity
Kota Berry


__ADS_3

Ning Yu Er berbalik lalu mengangkat ke dua anak kecil itu di punggungnya, Ning Yu Er berlari dengan cepat, tak terasa hari sudah senja, dia bersembunyi di dalam goa, lalu dia melihat si gadis kecil yang sedang merawat saudaranya.


Ning Yu Er hanya menatapnya sebentar, lalu berjalan masuk ke bagian dalam goa, Ning Yu Er sangat terkejut, semakin dia berjalan dia menjadi lebih mengerti, goa ini sangat aneh, Qi yang terdapat di goa ini semakin tebal jika maju lebih dalam.


Jauh di dalam goa Ning Yu Er melihat sebuah portal, Ning Yu Er terdiam membeku di tempat dia berdiri, Ning Yu Er menatap portal  itu, dia ingin masuk dan melihatnya, tetapi dia langsung berhenti.


“Tak di sangkah, di goa ini, ada portal menuju Alam rahasia, aku ingin masuk, tapi anak-anak itu… sepertinya aku harus bersabar, sampai aku bisa membantu anak-anak itu untuk hidup mandiri, aku akan kembali ke sini,” ucap Ning Yu Er lalu pergi.


Saat Ning Yu Er kembali dia melihat si anak wanita telah tertidur, tapi si anak laki-laki terbangun, anak laki-laki menatap Ning Yu Er, dia melihat luka dan sobekan di gaun Ning Yu Er, dia lalu berkata. “Terima kasih…, apa kau baik-baik saja.


Ning Yu Er cukup senang mendengar ucapan terima kasihnya, dia tersenyum tipis ke anak laki-laki, yang tiba-tiba saja tersipu malu entah kenapa, Ning Yu Er menatap anak laki-laki, yang sedang gelisah di depannya, Ning Yu Er perlahan duduk di batuan goa.


“Apa kau tidak penasaran?” tanya anak laki-laki.


“Aku tidak peduli, cerita itu milikmu bukan milikku, jika kau tidak ingin kehilangan jadilah lebih kuat!” jawab Ning Yu Er.


Ning Yu Er perlahan berbaring di batu yang terlihat seperti kasur lalu tertidur, sedangkan si anak laki-laki masih merenung, dia mengingat semua yang terjadi, dia marah dan sedih saat bersamaan air matanya menetes, dia ingin menangis, tapi dia langsung menghapusnya.


Pagi harinya Ning Yu Er bangun, dia melihat ke dua anak itu sedang duduk melihat dirinya, Ning Yu Er bingung, lalu ke dua anak itu tiba-tiba menundukkan kepalanya, dan berkata bersamaan.


“Terima kasih, telah menyelamatkan kami.

__ADS_1


Ning Yu Er hanya menghela nafas panjang, dia menatap ke dua anak itu lalu tersenyum. “Sama-sama, mungkin ini sedikit terlambat, namaku Ning Yu Er.


“Aku Ding Mei Er/Ding Yuan Shen,” ucap mereka berdua bersamaan.


Setelah berkenalan Ning Yu Er langsung mengganti gaunnya, dia menatap ke dua anak itu yang telah bersiap-siap untuk pergi. “Kita akan berangkat,” ucap Ning Yu Er.


Ning Yu Er dan anak-anak langsung melanjutkan perjalananya, tak lama setelah Ning Yu Er pergi, puluhan orang berpakaian hitam seperti Ninja, masuk ke dalam goa, mereka melihat goa itu secara keseluruhan.


“Tuan sepertinya mereka baru saja meninggalkan goa ini,” ucap Ninja nomor 2.


“Ayo kita kejar!” teriak Ninja nomor 1.


“Apa… alam rahasia, tunjukan jalannya!” seru nomor 1 penasaran.


Semua Ninja langsung bergegas masuk lebih dalam, mereka melihat bagian dalam goa itu sangat kaya dengan Qi, sesaat kemudian mereka melihat sebuah portal, dengan mata yang serakah Nomor 1 menatap portal itu seperti tambang Emas.


“Ayo kita masuk,” ucap nomor 1.


“Tapi tuan bagaimana dengan target?” tanya nomor 2 penasaran.


“Dasar bodoh…, mereka hanya anak-anak, membunuh mereka itu adalah urusan yang mudah, tapi alam rahasia ini sangat berbeda, kita harus masuk, mungkin saja ada harta, yang sangat luar biasa, sedang menunggu kita di dalam!” sergah Nomor 1dengan suara yang sangat keras.

__ADS_1


***


Satu minggu telah berlalu Ning Yu Er akhirnya sampai di sebuah Kota kecil bernama Kota Berry, Ning Yu Er menghampiri seorang penjaga gerbang lalu bertanya. “Tuan prajurit, berapa yang harus aku bayar untuk masuk kota ini.


“1 koin perak untuk 1 orang,” jawab si prajurit.


Ning Yu Er langsung mengeluarkan 3 koin emas, lalu memberikannya pada si prajurit, prajurit itu bingung, saat melihat Ning Yu Er malah memberinya 3 koin emas. “Tuan Prajurit, sebagai ganti uang itu, apa kau bisa merekomendasikan ku, rumah yang nyaman dengan harga 200 koin Emas?” tanya Ning Yu Er.


Prajurit itu hanya terdiam mendengarnya, tapi dengan cepat dia menunjukan arahnya pada Ning Yu Er, Ning Yu Er pergi meninggalkan Prajurit itu dengan perasaan yang sangat puas.


Setelah membeli rumah, Ning Yu Er tinggal dengan Mei Er dan Yuan Shen, Ning Yu Er membesarkan mereka berdua, dengan sangat baik, pagi harinya Ning Yu Er membeli buku beladiri dan bahan makanan dengan Mei Er.


Siang harinya dia melatih mereka berdua menjadi cultivator sebentar, lalu makan bersama di sore harinya, malam harinya Ning Yu Er berkultivasi, hal ini terus berulang hingga Ning Yu Er mencapai Ranah pembentukan tubuh tahap puncak.


Tiga tahun telah berlalu, Ning Yu Er perlahan bangun dari kultivasinya, dia langsung menghela nafas panjang, dengan wajah yang murung Ning Yu Er berjalan, dia melihat Ding Yuan Shen dengan Ding Mei Er yang sedang berlatih di halaman, lalu berpikir.


Hah… mereka sudah mencapai Ranah Pembentukan tubuh tingkat 7, di umur 12 dan 11 tahun, tapi aku masih berada di Ranah Pembentukan tubuh tahap puncak, lebih dari tiga tahun ini, aku telah memikirkan banyak cara, tapi tak ada satupun yang berhasil.


“Kak Ning ada apa?” tanya Mei Er.


Ning Yu Er hanya melambaikan tangannya lalu tersenyum tipis, Ding Yuan menatap Ning Yu Er yang berjalan menjauh, dengan raut wajah yang sedih, Ding Yuan mulai berlatih kembali.

__ADS_1


__ADS_2