Path Of Eternity

Path Of Eternity
Teknik Materialisasi


__ADS_3

Yu Ren yang mendengar ucapan seniornya tentu saja dia tidak terima, dia berkata dengan suara yang sedikit keras. “Itu tidak mungkin, aku seorang cultivator Ranah Golden Core tingkat ke 2,  bisa di kalahkan oleh seorang wanita yang berada di Ranah Pemurnian Qi, itu tidak masuk akal walau ranahku di tekan, tetap saja kekuatan tubuhku telah melebihi Ranah Pemurnian Qi.


Fuyuka hanya menghela nafas panjang, dia hanya menatap Yu Ren dengan perasaan bingung, Fuyuka berkata dengan sarkas. “Aku tidak tahu apa yang meracuni pikiranmu, yang membuatmu bisa sangat percaya diri, walau kau bisa di bilang jenius karena, bisa mencapai ranah Golden Core di usia 18 tahun, bukan berarti kau tidak terkalahkan, coba kau gunakan Teknik Materialisasi lagi pula kau telah melihat pertarungan wanita salju melawan si botak, dengan begitu kau akan mengerti seberapa dangkalnya pemikiranmu.


Yu Ren sedikit tersinggung mendengar kritikan seniornya, dengan cepat Yu Ren langsung menutup matanya, lalu membentuk bayangan Ning Yu Er di pikirannya, konsentrasi yang di perlihatkan Yu Ren terbilang luar biasa, di tengah kerumunan Orang-orang dia masih bisa mempertahankan konsentrasinya di tingkat yang luar biasa.


Yu Ren menatap bayangan Ning Yu Er yang di ciptakannya melalui Teknik Materialisasi, Yu Ren menatap pedang Qi di tangan kanan Ning Yu Er, cara Ning Yu Er memegang pedang Qinya membuat Yu Ren menyadari itu sangat aneh, karena Gaun putih yang sangat tebal dan panjang menutupi seluruh tubuh Ning Yu Er, membuat Yu Ren tidak bisa melihat cara Ning Yu Er berdiri, untuk sejenak Yu Ren merasa ragu menyerang Ning Yu Er.


Tapi rasa sombong dan superioritasnya telah menelan rasionalitas Yu Ren, membuat Yu Ren menyerang Ning Yu Er tampa berpikir panjang dia yakin dengan pakaian setebal itu, Ning Yu Er tidak mungkin bisa bergerak dengan leluasa, Yu Ren menebaskan pedangnya yang telah di lapisi dengan Qi pedang, tapi di detik berikutnya pedang Qi di tangan kanan Ning Yu Er menahannya lalu menepis pedang Yu Ren.


Yu Ren sangat terkejut, pedang Qi Ning Yu Er mampu menghalau pedangnya, walau dia telah mengerahkan seluruh kekuatannya pada satu tebasan itu, Yu Ren berpikir pedang Qi Ning Yu Er pasti akan hancur, setelah pedangnya menghantam tanah, Yu Ren baru sadar di seperti badut, pedangnya Cuma di tepis dengan sangat sempurna, hingga tidak menimbulkan efek samping apapun pada Ning Yu Er.

__ADS_1


Dengan cepat setelah pedangnya menghantam tanah Yu Ren langsung melepaskannya, dia melompat mundur, Yu Ren yakin dia masih bisa selamat, alangkah terkejutnya Yu Ren saat dia melihat materialisasi Ning Yu Er bergerak dengan sangat cepat ke arahnya, keringat dingin membasahi tubuh asli Yu Ren, Fuyuka yang melihat keringat dingin membasahi tubuh juniornya yang nakal itu membuatnya sedikit bahagia.


Pedang Qi di tangan kanan Ning Yu Er dengan cepat langsung memotong tangan kanan Yu Ren yang telah melepas pedangnya, detik berikutnya sebelum Yu Ren sempat bereaksi tangan kiri Ning Yu Er berkilat dengan cahaya, seketika teknik Materialisasi itu tiba-tiba saja hancur.


“Uwahhh… Hah…hah….


Yu Ren terjatuh ketanah banyak orang menatapnya dengan bingung, Fuyuka hanya tersenyum tipis pada juniornya itu lalu berkata. “Bagaimana apa kau sudah mengerti.


Yu Ren menatap Fuyuka sejenak, dia mempunyai sedikit rasa jengkel pada seniornya itu, dengan perasaan tidak nyaman dia mengusap keringat dinginnya lalu menyentuh lehernya sebentar, sejenak dia diam,  lalu menarik nafas panjang, dia berkata. “Aku rasa Teknik Materialisasi yang di ajarkan Guru ini mempunyai masalah, tidak mungkin dengan pakaian seperti itu dia bisa bergerak dengan sangat leluasa.


Ning Yu Er perlahan menarik kembali pedang Qinya, dia melepas topengnya dengan ke 2 tangannya, untuk sejenak dia tersenyum saat menatap topengnya, lalu dia menyimpan topengnya di dalam gaunnya, Ning Yu Er mengangkat kedua tangannya di atas kepalanya, lalu dia tersenyum sedikit membuat Wiliam terdiam sejenak.

__ADS_1


Ada perasaan aneh yang membuat wiliam merasa kesal saat melihat senyuman Ning Yu Er, bagi Wiliam itu senyuman yang cukup indah jadi tidak mungkin bisa membuatnya marah, tapi di balik senyuman Ning Yu Er, Wiliam menyadari ada rasa superioritas di dalamnya, yang membuatnya sedikit kesal.


“Senyum itu…, apa kau meremehkan ku.., asal kau tahu, sekarang aku akan serius, harusnya kau menutupi wajah cantikmu itu dengan topeng, jangan salahkan aku jika wajahmu terluka karena Rapierku,” ucap Wiliam dengan perasaan yang kesal.


Ning Yu Er menatap Wiliam yang terlihat sangat kesal, dia hanya mengabaikannya, tentu saja Ning Yu Er tidak mempunyai waktu untuk menanggapi ucapan Wiliam, karena saat ini dia sedang mengalirkan Qi putih dan hitam di tangan kanan dan kirinya yang telah terangkat di atas kepalannya.


Detik berikutnya tangan kanan dan kiri Ning Yu Er di tutupi oleh Qi Hitam dan Putih, tak lama Qi Hitam dan Putih memanjang lalu saling melilit seperti seekor ular, Qinya perlahan mulai memadat, pedang Qi itu sangat panjang, dengan bilah pedang yang sangat tipis, serta dengan mata pedang yang sangat tajam, pedang Qi itu terlihat sangat indah dengan corak hitam dan putih yang berselang-seling.


“Fuyuka san, pedang Qi yang di buat si wanita salju itu terlihat seperti Katana dari Fuso, apa dia berasal dari tempat yang sama sepertimu?” tanya Yu Ren.


“itu hanya pedang Qi yang di bentuk mirip dengan Katana, belum tentu dia berasal dari tempat yang sama denganku, di tambah Katana itu hanya di pakai oleh seorang samurai sepertiku, apa lagi Katana itu bagi kami orang Fuso adalah benda sakral, pandai besi yang membuatnya di wajibkan untuk berpuasa, lalu menempahnya selama 7 hari 7 malam.

__ADS_1


“Tapi entah kenapa aku selalu merasa ada yang aneh…, hei Ren jangan alihkan pandanganmu, aku merasa pertarungan sesungguhnya akan segera di mulai.


Ning Yu Er perlahan bersiap untuk menyerang, dia sudah kehilangan kesabarannya, Wiliam juga mengarahkan Rapiernya ke arah Ning Yu Er, Rapier Wiliam sangat lentur berkali-kali ujung Rapiernya bergetar ke atas dan ke bawah, Ning Yu Er tahu dari kehidupannya sebelumnya Rapier adalah senjata para bangsawan di eropa, tapi yang di ketahui Ning Yu Er, Rapier Cuma sebatas senjata yang mirip pedang, yang mempunyai Fungsi serangan menusuk saja, hanya sebatas itulah yang di ketahui nya.


__ADS_2