Pelabuhan Cinta.

Pelabuhan Cinta.
4. Menemukan sesuatu


__ADS_3

Sesampai nya Zahira di rumah, dia sudah mendapatkan ayahnya tertidur lelap. dia tak tega untuk membagunkan sang ayah sekedar menawarkan sekotak terang bulan coklat kacang kesukaan ayahnya.


Dilihat nya wajah sang ayah lekat, dalam tidurnya tersimpan ke tenangan. walau sudah sedikit kriput tapi tetap terlihat tampan di mata Zahira.


Terlintas sedikit kenangan di masa kecilnya dulu. saat Zahira menginginkan sebuah boneka besar se ukuran tubuh zahira kecil yang masih berumur 7 tahun.


Waktu itu zahira memaksa membeli boneka tersebut. sehingga ayahnya tak tega untuk menolak keinginan sang anak walau uangnya hanya pas-pasan.


Perhatianya teralihkan ke sebuah lemari kaca yang di dalamnya ada boneka beruang pemberian sang ayah. senyum Zahira mengembang dan berlalu pergi meninggalkan kamar ayahnya.


***


di rumah kos tempat naufal tinggal


Sesampainya di rumah, Naufal membuka sepatu dan tasnya.


Tak lupa dia menanggalkan satu persatu pakaian yang dikenakannya dan mengganti dengan handuk yang ia pakai di bawah pinggang, langkahnya terhenti dengan bunyi notif pesan singkat di hanphonenya.


Dahinya berkerut se akan memikirkan apa yang di tanyakan teman nya di sebrang sana.


👱:"Apakah kamu mencintai dia?" (zahira)


👦:"Jujur meskipun dia bukan yang pertama buatku, namun dia mampu menutup hatiku buat yang lain".


👱:"Tapi kamu sadar tidak kalau kamu sudah mempunyai tunangan?"


👦:"Aku tau! Tapi kamu pun juga tau. kalau aku bertunangan dengannya karena sedikit ada penekanan? aku tau kalau tunanganku suka sama aku. tapi kalau aku sendiri gak pernah bisa mencintainya."

__ADS_1


👱:"Suatu saat aku yakin, kamu bisa mencintainya. asal kamu mau berusaha"


👦:" Kamu tau tidak kalau cinta tak akan pernah bisa dipaksakan. aku mencintai dia murni dari hatiku yang paling dalam. dan sampai saat ini pun. aku tak akan pernah bisa untuk melupakannya.


👱:"Gini aja dari sekarang. kamu harus bener-bener bisa berusaha untuk melupakan Zahira. mumpung cintamu belum terungkap kepadanya. menghindar dari perasaan cinta itu lebih baik. dari pada harus ada dua wanita yang harus tersakiti karena ulah mu."


👦:" Terimakasih karena sudah mengingatkan, tapi sebelum zahira tau tentang pertunanganku. aku akan menyelesaikannya terlebih dahulu. jadi jangan pernah bilang ke siapapun apalagi pada zahira!.


👱:"semoga kau bisa menyelesaikan masalah ini dengan gentel bro.


"Aaaaacch." Naufal menyudahi buat membalas pesan singkat dari temannya.


nafas Naufal menderu, kemarahan menyelimuti hatinya.


Matanya terpejam dan bibirnya seakan bergumam


"Harus nya aku tak menerima perjodohan bodoh ini, ira--zahira--, kenapa kau tak hadir dari dulu sebelum aku menerima perjodohan ini. sekarang aku hanya bisa menyesal, dan harus mencari cara untuk menggagalkan pertunanganku ucap naufal dalam hati,


Perjodohan naufal dengan Susanti memang cukup berjalan lama. Perjodohan mereka telah berjalan 5 tahun lamanya, Susanti adalah anak dari paman nya sendiri, mereka berdua adalah saudara sepupu, dulu dia sudah menolak perjodohan nya dengan Susanti, tapi kedua orang tuanya bersikeras mempersatukan mereka . Disebabkan keinginan kedua keluarga yang ingin mempererat tali persaudaraan. Naufal bukan tak tau kalau Susanti mencintainya. Namun, apalah daya cinta datang tanpa di minta, cinta pun tak bisa di kira-kira dan di reka-reka keberadaanya,dan cinta buta bukan karena dia tak bisa memilih tentang ketepatannya, karena cinta memang akan berlabuh pada tempatnya.


Setelah selesai mandi, Naufal bergegas untuk menunaikan solat magrib. tak lupa dia pun berzikir dan berdoa


"Ya allah ya tuhanku, ampunilah hambamu ini yang hanya mengingatmu di kala susah melanda saja,hamba lupa bahwa takdir terbaik adalah kuasamu, ya allah.. berilah aku jalan yang mudah untuk menyelesaikan masalah percintaan ini tanpa ada yang tersakiti, tanpa ada permusuhan yg akan menyelimuti keluarga kami. aku sangat mencintai Zahira, tapi aku tidak tega untuk memutuskan pertungan ku dengannya. aku pun tidak mungkin untuk memilih keduanya. hanya engkaulah pembuat skenario percintaan q menjadi lebih indah di akhir cerita." Begitulah kiranya doa seorang Naufal yang hatinya tengah gundah gulana.


Rupanya hatinya sudah mulai tenang mengadukan perasaan nya pada Sang-Pencipta, ia menyandarkan pungngungnya di tempat tidur. pikirannya melayang pergi ke tempat pujaan hatinya berada.


Senyumnya terukir ketika dia mengingat lagi sepenggal cerita tentang kedekatan nya dengan Zahira. dia pun berpikir apakah harus cepat-cepat mengungkapkan perasaan nya. atau menunggu keadaan tenang selepas dia memutuskan pertunangan. namun hatinya terlalu gelisah. dan terburu-buru buat menjalin cinta dengan Zahira. .,

__ADS_1


'Apa yang ku pikirkan. bagaimana kalau dia menolak perasaan ku? tapi bagaimana kalau dia juga bisa mencintaiku? bagaimana kalau ada lelaki lain yang juga mengincarnya?'


berbagai pesoalan yang muncul di benak nya.


'apa yang sedang kau lakukan malam ini zahira' gumam nya


dilihatnya hape yang tengah berada di meja kecil di samping tempat tidur. beberapakali dia menulis dan menghapus pesan yang akan dikirim lewat aplikasi wattshap. tapi tak kunjung menemukan kalimat yang tepat untuk menyapanya. sampailah pada kalimat yang baru dia rangkai.


"Malam semakin larut, Namun mata ini tak kunjung bisa kupejamkan. kegelisahan melanda hati yang di rundung kesepian. tak ada obat pelipur lara, kecuali hanya senyum indah yang selalu ku damba."


Dibacanya lagi tulisan yang baru dia ketik. sampai tangannya yakin bahwa dia akan menekan tanda panah untuk mengirim.


Tanda cawang satu, menandakan kalau zahira tidak mengaktifkan data selulernya.


Rupanya kegelisahan yang dia tulis harus dia rasakan lagi karena Zahira tidak membaca pesan yang dia kirim.


"Sial! tau begini, mending langsung kutelfon aja tadi," gumamnya kesal. dia tekan lagi tombol panggilan, dicarinya nama "doi" dan langsung dia telfon.


Hatinya berdebar menunggu jawaban dari sebrang sana. sampai pada saat suara merdu perempuan mengagetkannya.


"maaf..., pulsa kamu tidak mencukupi untuk melakukan panggilan ini. silahkan isi ulang untuk dapat menggunkan...."


Tet ... klek ...


Naufal langsung mematikan panggilan. ternyata keadaan lagi tak memihaknya. dia mengembuskan nafas dengan kasar mengutuki kecerobohannya. dia terlantarkan hapenya di tempat tidur, untungnya naufal masih waras tidak membuang benda pipih bermerek oppoA3f tersebut , rupanya dia masih sayang pada hp bututnya.


Akhirnya naufal memutuskan untuk cepet tidur, agar waktu cepat berlalu dan bertemu dengan Zahira besok.

__ADS_1


"Zahira..., aku menunggumu di alam mimpi, hadirlah.."


Perlahan pandangannya mulai sayu matanya mulai terpejam, dan hembusan nafasnya mulai teratur.


__ADS_2