
arga berhasil keluar dari tempat permandian air panas itu... ketika diperjalanan, tiba-tiba seluruh tubuhnya merasa kesakitan, efek dari racunnya.
"aaakkhh....(pekik arga), sakit sekali? sialan... lihat saja rubah tua, aku gak akan melepaskan kamu? sekarng bagaimna caranya agar aku bisa kembali ke resort".
sudah setengah perjalanan, arga berhasil kabur dari tangan anak buah bilof, arga menyusuri hutan sambil menahan rasa sakit yang ia alami.. arga kaget...ketika melihat banyak anak buah yg dikerahkan bilof untuk mencarinya. arga langsung bersembunyi dibawah pohon besar. "sialll... untung, aku cepat bersembunyi... kalau tidak, bisa ditangkap".batin arga. "kalau kondisiku gak begini... bakal aku habisin mereka semua"... arga pun menghela nafas dengan kasar, "fyuuuuh... bagaimna caranya, mengalihkan perhatian mereka semua.. supaya aku bisa kabur tanpa ketahuan, kalau begini terus aku bisa mati" ucap arga.
*****
☆ditempat lain☆ via, ayu dan putry sedang menikmati sejuknya angin malam di pinggir pantai... mereka membaringkan tubuhnya di atas pasir putih, tanpa alas apapun, tiba-tiba ayu merasa perutnya keroncongan..padahal tadi sudah makan. "aduhh... lapar nih" ucap ayu sambil memegang perutnya.
"perasaan loh sudah makan" balas putry.
"itu kan tadi... sekarang gue lapar lagi" sambil merengek seperti anak kecil.
"heehee... sudah, kalian berdua diam disnih ajh... gue yg belikan kalian makanan" sambung via, menawarkan.
"ehmm... aku padamu😍, kamu paling mengerti deh! gak kayak putri yg kerjaannya cuman sewot" jawab ayu sambil memeluk via manja.
"huff.. mulai, keluar manjanya" sambung putri sambil meledek.
"biarinnn, iri yaa" sambil menjulurkan lidahnya kearah putri.
via tertawa kecil melihat tingkah lucu, kedua sahabatnya..."haa..haa... ya sudah, gue cabut dulu".
"iyaaa, hati-hati via" jawab ayu dan putri secara serempak.
via berjalan menyusuri jalanan! dan tibalah disebuah warung makan sederhana. ia langsung masuk kedalamnya, lalu memesan makanan... saat menunggu pesanannya, tiba-tiba via melihat pemandangan yg kurang mengenakan untuk dilihat.
ia melihat seorang gadis kecil cantik, dibawa paksa oleh sekelompok pria berbadan kekar... gadis itu menangis dan memberontak, banyak yg melihat kejadian itu tapi tidak ada seorang pun yg berani menolongnya.
meskipun bukan menjadi urusannya... tapi hatinya kesal ketika melihat gadis cantik itu menangis dibawa dengan cara dipaksa. "hufff, dasar para buaya darat".batin via. (harus diberi pelajaran biar kapok).
__ADS_1
via masih mengamati gadis kecil itu sambil menunggu pesanannya... akhirnya, pesanan yg via pesan datang. "ini pesanan anda" sambil menaruh diatas meja.
"permisi, bisakah saya meminta tolong" ucap via sopan.
"insyaallah... selagi saya mampu, saya akan membantu" ucap pemilik warung.
"bisa antarkan makanan ini, ke villa maros, nomor 122. berapa pun biayanya saya akan membayarnya. soalnya, saya ada urusan penting" ucap via.
"iyaa, saya akan membantu anda".
"terimakasih mbak" ucap via sambil tersenyum kearah pemilik warung.
setelah menyetujui kesepakatan, via membayar makanannya serta biaya ongkos pengirimannya... lalu pergi menjauh meninggalkan warung.
kemudian, via mengabari sahabatnya, agar tidak khawatir. ia mengambil ponselnya menghubungi nomor putri. "tuuutt....ttuuuuut.... (tak lama, panggilan dijawab diseberang sanah).
"hallo via, ko lama banget beli makanannya" ucap putri khawatir.
"maaf, gue ada urusan sebentar...kalian pulang duluan ke villa soalnya, gue sudah pesan makanannya yg akan di antarkan ke villa... lagian udah gue bayar".
"nanti kalau sudah divilla, baru gue ceritain...sudah dulu yaaa, ada yg perlu gue urus nih" lalu mematikan panggilannya.
"ehhh.... sialaan ini bocah, belum juga gue jawab... main matiin segala" ucap putri kesal.
"ehmm..., mungkin via ada urusan kepepet yg harus di urus" sambung ayu menenangkan putri.
"yaudah... kita balik ke villa? via bilang, makanan yg dipesan akan diantarkan ke villa".
"ayo kalau begitu" ayu dan putri berlalu pergi menuju vila.
*****
__ADS_1
via yg mengamati dari tadi dan mengikuti dari arah belakang, kemana pria berbadan kekar membawa gadis cantik itu..... "kenapa pria itu, membawa gadis itu masuk kedalam hutan yaa" batin via penuh curiga. "jangan bilang, kalau segerombolan pria itu mau melecehkan gadis itu, kurang ajar" gumam via geram dalam hati.
sementar gadis itu di pobong oleh salah satu dari pria berkulit hitam pekat nan seram, gadis itu menangis ketakutan... via yg melihatnya sudah kehilangan kesabaran, ia pun menghalangi para sekelompok pria bertubuh kekar nan seram itu...heehee.... beraninya sama anak kecil" ucap via sambil terkekeh dan bersandar dipohon
sekelompok pria kekar itu, berbalik kebelakang, mendengar suara via... "woww... ada mangsa baru" ucap salah seorang pria bertubuh kekar berkulit hitam pekat.
"haahhaa.... hey gadis cantik, ayo ikut bersama abang" sambung salah satu pria berkulit sawo matang.
"ehmm... kalau aku ikut, apa untungnya buat saya" ucap via menatap acuh kearah sekelompok pria itu.
"cantik... tentu saja ada? kita akan melakukan kesenangan".
"dasar sampah tak berguna" jawab via dengan nada mengejek.
para sekelompok pria itu, marah ketika via mengejeknya... "dasar wanita ja**ng, sebaiknya kamu patuh ikut bersama kami... sebelum kita membawa kamu secara paksa".
via pun tertawa dengan sangat keras.. "haahaa..haahaa....hey manusia bodoh, sudah jelek hidup pula... kalau saya jadi kalian, saya sudah menggali kuburan sendiri. apa kalian gak malu, berkeliaran dengan tampang jelek kayak gitu" ucap via menatap sinis kearah sekelompok pria itu.
"perse****n...cari mati kamu yaa" ucap salah seorang pria kekar berkumis tebal dengan marah.
"kamu hanya seorang gadis kecil, lebih baik kamu menurut saja" sambung salah satu pria berambut gondrong.
"iyaa... kalau kamu nurut, kami gak akan kasar sama kamu" ucap pria berkulit hitam pekat.
"baiklahh... tapi dengan satu syarat, kamu lepasin wanita itu" sambil menunjuk kearah gadis cantik yg sedang ketakutan.
"emangnya kamu siapa... berani sekali kamu memberi perintah ke kami seenaknya" ucap pria berkumis tebal.
"kalian ingin tau saya siapa" sambil berjalan mendekat kearah sekelompok pria berbadan kekar itu, lalu bicara dengan suara pelan..."saya adalah pembunuh bayaran tingkat 2 diseluruh dunia".
para sekelompok pria itu tertawa tebahak-bahak dengan suara keras.... "hahaa...haaa, mana mungkin pembunuh bayaran tingkat dua adalah seorang gadis kecil. meskipun, kami tidak mengetahui identitas pembunuh bayaran tingkat 2. kamu kira kami mudah dibodohi".
__ADS_1
"hehee... yaa kalian hanya sekelompok orang bodoh yang sudah mengetahui identitas asli saya, jadi kamu semua pantas mati? hanya orang mati yang mngetahui identitas asli saya. ucap via menyeringai kearah para sekelompok pria bertubuh kekar itu.
lalu via menyerang dengan cepat dan gesit menggunakan belati kesayangan nya, yg selama ini via bawa kemna pun ia pergi... para sekelompok pria itu kewalahan mendapat serangan mendadak dari via, dalam sekejap mata sekelompok pria itu mati terbunuh dengan mengerikan tanpa ampun oleh via. "itu hukuman yg pantas buat kalian, para pria bodoh" ucap via.