
Meskipun ini bukan pertama kalinya, bagi via menginjakkan kakinya di kediaman sandijaya__ketika via tumbuh menjadi seorang gadis, dulu juga pernah pada saat berusia 14 tahun, ia disuruh pulang dikediaman keluarga sandijaya... sebenarnya, via sempat menolaknya tapi sandijaya mengancam, bahwa dia akan mencelakai pratiwy (ibu kandung via)...makanya via patuh terhadap perkataan sandijaya! pada malam acara pesta itu, sandijaya mengumumkan, kepada publik bahwa via adalah putry dari keluarga sandijaya yg hilang____
FLASHBACK...
☆Tujuh tahun yang lalu☆
via genap berusia 14 tahun, ketika pulang dari sekolah! seperti biasanya, ia mampir kesebuah restoran langganan nya, untuk membeli noodle sanwich... tiba-tiba, sandijaya menghampiri via?
tetapi via mengabaikan kehadiran sandijaya... "hallo... kamu via___kan" ucap sandijaya menatap kearah via yg masih memakai seragam sekolah.
via yg sudah mengenal suara sandijaya, dia tidak menggubris pertanyaannya. "hufff... sial bener hari ini! harus bertemu pria tua itu... sampai dirumah, harus mandi kembang tujuh rupa". (oceh via dalam hati).
sandijaya yg melihat sikap via cuek kepadanya... dia memikirkan cara agar via tidak mengabaikannya lagi! tiba-tiba, sandijaya mempunyai solusi....? "apa kamu, tidak ingin bertemu dengan ibu kandungmu". (ucap sandijaya serius).
via menatap kearah sandijaya, dan langsung bertanya..."dimana ibu saya".
"disuatu tempat, hanya saya yg tau keberadaannya...".
"cihhh... kamu kira saya akan percaya dengan omong kosongmu itu".
"terserah kamu mau percaya atau tidak. tapi... saya bisa menyakiti ibu kamu". ancam sandijaya.
"berani sekali, kamu mengancam saya". ucap via marah.
"kalau tidak mau, saya menyakiti ibu kamu...hanya ada satu cara, kamu harus patuh terhadap saya".
"p*rs*t*n*n...... sampai berani kamu menyakitinya, akanku kubur kamu hidup-hidup....? umpat via kesal didalam hati "baiklahh...saya menyetujuinya, tapi dengan satu syarat....? sebagai jaminan, tuan harus memberikan ibu saya".
"setuju... asalkan kamu patuh, besok kamu akan bertemu dengannya".
setelah, mereka berdua mencapai kesepakatan bersama___via tanpa basa basi langsung bertanya lagi kepada sandijaya? "apa yang tuan inginkan dari saya".
"datanglah malam ini dikediaman keluarga sandijaya...?".
("kenapa tiba-tiba, perasaanku jadi gak enak ya...! sebenarnya, pria tua ini sedang merencanakan apa....?" gumam via dalam hati). "untuk apa...." tanya via penasaran.
"datang saja, kamu akan segera tau... saya akan mengirimkan sebuah pakaian, kamu harus memakainya malam ini".
via hanya bisa menyetujui perkataan sandijaya..... "oky.... saya akan mendengarkan tuan! kalau begitu saya pamit pulang dulu..."
"saya antarkan kamu". ucap sandijaya menawarkan tumpangan.
"terimakasih tuan... saya bisa pulang sendiri". (lalu pergi menjauh meninggalkan restoran tanpa memperdulikan sandijaya).
"heheee.... dengan cara ini, aku bisa mendapatkan suntingan dana perusahaan, dari warisan pratiwy yg diberikan oleh keluarga santika? hufff... kenapa juga harus melalui persetujuan anak tidak berguna itu, baru bisa mendapatkan warisan pratiwy...." umpat sandijaya kesal___ " kalau malam ini rencanaku berhasil, pasti dengan mudah untuk mendapatkan warisan nya". sambil tertawa penuh kemenangan.
pada Malam hari..... via datang dikediaman sandijaya___sesuai perjanjian... via tampil anggun dan cantik, memakai embroidery lace dress.
ketika via datang... sandijaya menyambut via dengan hangat... lalu mengajak via kehadapan semua orang yang hadir... via hanya bisa patuh, berdiri disamping sandijaya...... "para tamu undangan yg terhormat___bisakah saya meminta waktunya sebentar". ucap sandijaya berbicara di mix.
mereka semua yg hadir, mengalihkan perhatiannya kearah sandijaya yg sedang berbicara didepan?
"pada kesempatan ini... saya sebagai kepala keluarga sandijaya, ingin memperkenalkan sesuatu yg penting, kepada kalian semua yg hadir disinih. pasti kalian semua bertanya tentang gadis kecil yg berdiri disamping saya sekarang.....^-^ sebenarnya, dia adalah putri kandung saya yg hilang selama bertahun-tahun, sekarng saya baru menemukannya kembali".....ucap sandijaya.
__ADS_1
reflek semua tamu undangan kaget, seakan tidak mempercayainya! tak terkecuali, via pun ikut kaget....? (mendengar pernyataan sandijaya, bagai mimpi disiang bolong)... "ehhh... gila kali yaa, ini keluarga sandijaya' sebetulnya sedang merencanakan apa... batin via bertanya".
"selamat yaa... pak sandijaya, pasti bapak senang bisa menemukan putri kandungnya kembali___ kami turut bahagia dan mendoakan yg terbaik buat keluarga sandijaya". ucap semua para tamu undangan.
"terimakasih atas perhatian kalian semua". ucap sandijaya tersenyum ramah....
setelah selesai... sandijaya menyambut kembali para tamu dari rekan bisnisnya yg hadir. sedangkan via, pergi kebalkon untuk menghirup udara segar sambil membawa segelas minuman.... "hufff.... keluarga yg penuh drama... kenapa gak sekalian jadi artis saja". umpat via sangat kesal
tiba-tiba, via dikagetkan dengan kedatangan gita... siapa lagi kalau bukan kakak tirinya___"heehee.... hey anak liar, pasti kamu senangkan diakui oleh keluarga sandijaya". umpat gita mengejek.
via hanya diam... tidak memperdulikan perkataannya, gita yang melihat via mengacuhkannya___dia sangat geram, "ehhh... bisu lohh yaa". ucap gita marah.
"hehee... hanya orang bodoh, yg mau menggubris ucapan kamu". ejek via, lalu pergi meninggalkan gita yg masih berdiri dibalkon.
"ka... kamu? awas saja, bakal gue buat perhitungan sama lohh". ucap gita setengah berteriak kearah via.
via yg berjalan meninggalkan gita... tiba-tiba, berhenti melangkahkan kakinya dan berkata..."gak takut". ucap via jutek, lalu pergi melangkahkan kakinya lagi.
"j*l*ng si*l*n, jangan mentang-mentang, kamu sudah diakui keluarga ini... kamu bisa besar kepala". umpat gita kesal.
"kamar tamu"
via beristirahat di kamar tamu yg sudah disediakan untuknya, sambil menunggu acaranya selesai "hughh... hari yg melelahkan, kalau bukan demi ibu... aku gak bakal datang kesinih"___ tiba-tiba, terdengar suara ketukan dari balik pintu....tok...tok...tokkk......?
"siapa". tanya via.
"ini saya pelayan, yg disuruh tuan buat melayani non via". ucap pelayan dari balik pintu.
via pun beranjak dari atas tempat tidur, membuka pintu kamar. ckleeeek.... "ada apa".
"owwhhh... baiklah..., tapi untuk sekarang saya tidak membutuhkan apa-apa... jadi, kamu bisa pergi".
pelayan itu melangkahkan kakinya pergi, tapi... tiba-tiba, via memanggilnya kembali?
"tunggu sebentar". ucap via kearah pelayan.
"iiya, ada apa non via".
"belikan saya satu set pakaian biasa".
"baik non via". ucap pelayan, lalu pergi meninggalkan via? tidak, membutuhkan waktu lama... pelayan itu kembali membawakan satu set pakaian, lalu mengetuk pintu."tok...tok,took...non via, saya sudah siapkan pakaiannya".
"masuk___ letakkan pakaiannya diatas meja...." jawab via dari dalam kamar.
pelayan itu masuk kedalam kamar tamu, lalu meletakkan pakaiannya diatas meja! sesuai perintah dari via... setelah itu, pelayan pun pergi keluar meninggalkan kamar tamu.
setelah kepergian pelayan... via mengganti pakaiannya, lalu membaringkan tubuhnya kembali?
Beberapa jam kemudian....... akhirnya, acaranya kelar juga? viapun keluar dari kamar tamu, lalu mencari sandijaya... setelah menemukan sandijaya, via menghampirinya untuk menagih janji yg sudah disepakati bersama.... "dimana ibu saya sekarng". tanya via tanpa basa basi.
sandijaya kaget ketika mendengar suara via... "kenapa terburu-buru begitu, kamu baru saja menjadi anggota keluarga sandijaya lohh". jawab sandijaya.
"cihhh... kedatangan saya kesinih... hanya ingin bertemu ibu saya? bukan, untuk menjadi keluarga sandijaya".
__ADS_1
"seharusnya, kamu bangga... sudah saya akui menjadi putri keluarga ini". ucap sandijaya kesal.
"apa yg perlu saya banggakan, niat saya kesinih bukan untuk diakui".
lalu sandijaya melemparkan dokumen penting diatas meja kehadapan via, prakkkk.... "kamu tanda tangani dulu dokumen ini".
via mengambil dokumen yg sandijaya lemparkan, dia sangat kaget ketika membaca isi dokumennya, ternyata tertulis tentang warisan ibunya dari keluarga santika... "apa maksud tuan". tanya via.
"gak usah banyak tanya... cepat, tanda tangani saja".
"tuan pikir saya bodoh... kalau dokumen ini saya tanda tangani, berarti warisan ibu saya... pindah menjadi milik tuan".
"memangnya kenapa... saya ini ayah kamu sekang! jadi, wajar dong".
"jangan mimpi...saya tidak akan tanda tangani".
kemudian sandijaya mengeluarkan ponsel miliknya... memperlihatkan sebuah vidio. "kamu lihat baik-baik vidio ini... jadi kamu harus patuh___ jngan membantah".
viapun mengambil ponsel sandijaya dan melihat vidionya... ternyata ibunya yg sedang menjerit meminta tolong? via sangat sedih melihat ibunya yang kumel dan kurus...via tidak tega melihat rekaman vidio ibunya yang sangat memprihatinkan! tiba-tiba, air matanya jatuh membasahi pipi cabinya. "hiks...hiks..., ke...kenapa? kamu tega, buat ibu saya jadi begini.
"itu ganjaran yang pantas buat ibu kamu...".
"hiks..hiks... saya mohon kembalikan ibu saya".
"kalau begitu tanda tangani dulu, dokumen yg ada ditangan kamu sekarang".
via hanya bisa menyetujuinya... karna harta warisan dimatanya tidaklah penting... yg terpenting baginya adalah mendapat kembali ibunya... "baik saya akan menuruti apa yg kamu bilang", kemudian, via menandatangani tanpa ragu... setelah, via tanda tangan____? dia melemparkan dokumennya kehadapan sandijaya. "sekarng anda puas, dimana ibu saya sekarang....? ucap via marah.
sandijaya mengambil dokumen yg sudah via tanda tangani...."hehee..heee anak yang patuh".
via tidak bisa menahan emosinya lagi... via menggebrak meja dengan sangat keras! Braaaaaaak... "katakan, dimana ibu saya sekarang". ucap via meninggikan suaranya.
"bodoh.... kamu pikir, saya akan memberitahukan kamu...."
"k*p*r*t... jadi kamu menipu saya? dasar tidak tau malu... kamu menggunakan cara kotor untuk mendapatkan warisan ibu saya"...
"yaa... ketauan deh, hahaa...haaa". ucap sandijaya tertawa puas.
(viapun merendahkan dirinya, memohon dihadapan sandijaya) hiks... hiks..hiks... sekali ini saja, tolong kembalikan ibu saya...".
"gimana ya.... tapi, saya belum puas untuk menyiksa ibu kamu yang tidak patuh itu".
"tapi... kamu sudah berjanji, akan memberikan ibu saya".
"kapan saya berjanji terhadap gadis bodoh kayak kamu... saya gak ingat tuh".
"hiks..hiks... manusia berhati *bl*s". ucap via berteriak.
"terimakasih atas pujiannya". kemudian, sandijaya memanggil para pengawalnya untuk mengusir via keluar dari rumah nya. tidak membutuhkan waktu lama, beberapa para pengawalnya datang? mau membawa via keluar dari lingkungan keluarga sandijaya".
viapun memberontak... "cihhh... saya juga, gak sudi berlama-lama disinih... jangan pernah menyentuh saya, dengan tangan kotor kalian". ucap via dengan meninggikan suaranya... lalu pergi meninggalkan kediaman keluarga sandijaya?
disepanjang jalan via hanya bisa menangis dan mengumpat...? hiks... hikshikss... "tunggu saja... ketika saya mendapatkan ibu kembali, akanku hancurkan mereka dengan tanganku sendiri". (umpat via)______
__ADS_1
setelah, kejadian malam itu! via jadi, bertambah sangat membenci sandijaya yang telah menipunya___ mendengar namanya saja sudah sangat muak, apalagi melihat orangnya secara langsung?