PEMBALASAN DENDAM DENGAN CARA CANTIK

PEMBALASAN DENDAM DENGAN CARA CANTIK
BAB 31


__ADS_3

MASIH BERLANJUT MENCERITAKAN TENTANG FLASHBACK YA...


.


.


.


.


.


(cih dasar tua bangka, ucap via geram lalu tanpa adanya aba-aba lagi... via langsung menyerang dan menghabisi para ******** yang hampir melecehkan kedua sahabatnya tanpa mengenal kata ampun).


.


"A-ampuni kami...(ucap mereka memohon) ka...kami tidak akan mengulanginya lagi"


tetapi via tidak menunjukkan rasa belas kasihan sama sekali kepada mereka, malah sebaliknya via menatap sinis kearah para ******** itu.. sebab mereka sudah berurusan dengan orang yang salah.


"cihh..maaf kalian pikir dengan kata maaf saja, saya akan mengampuni dan melepaskan kalian dengan begitu mudahnya (umpat via menyeringai)..


para ******** itu yang melihat raut muka via yang berubah menjadi begitu seram menjadi begitu ketakutan..


"ka...mi mohon ampun, kami hanya di suruh untuk melecehkan teman-teman mu itu (jawabnya gemetar)"


"cihhh...mau kalian disuruh atau apalah itu.. emang gue akan luluh begitu saja dengan apa yang kalian katakan (umpatnya) hampir saja kalian melecehkan kedua sahabatku, kalau saja.. saya tadi datang terlambat! mungkin masa depan mereka akan hancur berkeping-keping karena ulah kalian (ucap via menatap dengan tatapan tajam, seakan ingin menguliti para ******** itu hidup-hidup)


"Ka-kami mengaku salah...To...tol..."


belum sempat salah satu dari ******** itu selesai berbicara via sudah menghabisi mereka dengan menggunakan pisau kesayangannya, hingga tewas mengenaskan.


via menyeringai penuh kemenangan, melihat hasil karyanya yang dia ciptakan sendiri dengan menggunakan pisau kesayangannya yang sudah menjadi teman setia baginya.


setelah selesai membereskan para ******** itu, via menghubungi salah satu anak buahnya!!!


memberi perintah untuk menyingkirkan mayat para ******** itu untuk di kirimkan ketempat tinggal senja sebagai hadiah, bahkan sebuah peringatan kecil.


"akan ku ingat terus penghianatan yang lo perbuat...(batin via penuh dendam)"


semenjak peristiwa itu, via langsung menceritakan kepada ayu dan putri... awalnya mereka tidak percaya, tetapi karena via mempunyai bukti yang cukup kuat berupa sebuah rekaman kalau senja menjadi penghianat? akhirnya, ayu dan putri mempercayainya.


dan mulai dari situlah, mereka bertiga memutuskan hubungan dengan senja dan sangat membencinya sampai saat ini!!!


sementara senja memutuskan untuk pindah sekolah keluar negri, dan menghilangkan jejak bukti yang ada.


.


.


.


.


.


.


OFF FLASHBACK...


"ughhh...kenapa gue teringat kembali tentang kejadian itu lagi sih (batin via, kembali tersadar dari lamunannya) Arghhh... sungguh menyebalkan"


lalu via memutuskan untuk tidur, sebab waktu sudah menunjukkan jam dua pagi..."Hoamm (via melihat kearah ponselnya untuk melihat jam) pantesan ngantuk berat, ternyata sudah jam segini (batin via)"


tidak membutuhkan waktu lama, via akhirnya tidur terlelap memasuki alam mimpinya...


*


*


*


*


Kriiiiiiiiiiiing...


alarm jam bekernya berbunyi dari tadi menandakkan malam sudah berganti pagi...


"Arghhh...berisik banget sih ini alarm (umpatnya kesal? sambil meraih jam beker yang ada di atas meja samping ranjang tempat tidur dengan mata masih terpejam) lalu mematikannya"


dengan perlahan tapi pasti via membuka kedua matanya, saat via melihat jam beker yang ada di tangannya! dia tersontak kaget...

__ADS_1


"Aaaaa...kesiangan gue (ucapnya setengah berteriak)"


via beralih mencari ponselnya untuk menghubungi sahabatnya, "gimana nih harus hubungi ayu dan putri (batin via)"


tetapi waktu membuka ponselnya, via bertambah kaget lagi sebab disanah ada 25 panggilan tak terjawab dari ayu dan putri.


"buset banyak amat (batin via) kenapa bisa kesiangan begini sih...(umpatnya lalu via kembali menghubungi putry)"


Tuuuuut....tut...


(tidak membutuhkan waktu yang lama panggilan pun terjawab dari sebrang sanah)


"Halo put.."


"......."


"sorry gue kesiangan"


"......"


"sekali lagi gue minta maaf"


"......."


"iya-iya ini mau siap-siap kok"


"......."


(panggilan pun berakhir)


setelah selesai melakukan panggilan via langsung bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


.


15 menit kemudian...


harum menyeruak memenuhi seisi ruang kamarnya, via yang baru keluar dari dalam kamar mandi dengan hanya menggunakkan handuk yang terlilit di tubuhnya.


tiba-tiba...


(ponselnya kembali berdering)


"......."


"ini sudah siap kok (ucapnya berbohong)"


"......"


"oky"


(sambungan telpon pun berakhir)


tanpa basa basi via langsung mencari pakaiannya di dalam lemari, via memilih mengenakan pakaian blus diatas lutut...


menampilkan sisi feminimnya sebagai seorang wanita meskipun dia seorang pembunuh berdarah dingin tetapi via tetap menjaga penampilannya agar terlihat sempurna, setelah selesai bersiap-siap... via langsung keluar dari apartemennya, menuju lift...


.


.


.


.


.


"sorry...gue kesiangan (ucap via meminta maaf lagi)"


ayu dan putri hanya melihat kearah via..."cepat naik vi (ucap ayu angkat bicara)"


"ehmm..."


via langsung naik kedalam mobil dan duduk di kursi bagian belakang! kemudian mobil melesat dengan kecepatan sedang memecah belah jalanan perkotaan.


.


"loh dari tadi ditelpon...gak diangkat angkat (ucap putri angkat bicara)"


"kan udah dijelasin tadi, kalau gue bangunnya kesiangan..."


"makanya jangan suka begadang ya vi, jadinya bangun kesiangan terus"

__ADS_1


"iya via...mana loh kalau tidur kayak kebo lagi sampe gak dengar suara telpon"


"iya-iya gue ngaku salah dan gue minta maaf...ngomong-ngomong hari ini kita mau kemana ya (tanya via mengalihkan pembicaraan)"


"ya ampun ilvi santika, masa loh lupa sih hari ini kita mau kemana..."


"Hehee iya put, kalau gak lupa.. ngapain coba gue repot-repot tanya elu"


"sudah bangunnya kesiangan ditambah gak tau hari ini kita mau kemana, masih muda sudah pikun apalagi kalau sudah tua.. gimana jadinya coba?"


"Hehee....ampun-ampun put (ucap via cengengesan sambil menggaruk tekuknya yang tidak gatal)"


"mending loh diam...duduk manis di situ, kalau sudah sampai... loh bakalan tau kita mau kemana (sambung ayu)"


"asyaaap bossquu" ayu dan putri hanya bisa geleng kepala yang melihatnya.


"punya teman Heng semua...gimana, gue mau waras kalau begini (sambung putri)"


"hhhha...sudah nasib kali put, gak usah di pungkirin lagi (jawab via ceplos)"


"betul.. kayak yang sok bener ajah lu put, padahal yang paling parah Heng'kan elu (sambung ayu membenarkan)"


"nj***r dua lawan satu, gak adil banget (ucap putri merasa teraniaya)"


"habisnya loh duluan sih"


"iya...terima resiko dong (sambung via nyengir tanpa dosa)"


"kalah telak gue"


"Hahaaa..."


(mereka tertawa terbahak bahak sampai sakit perut melanda)


.


.


.


.


3 jam kemudian...


akhirnya mereka sampai juga ditempat tujuan...mobil pun berhenti tidak lupa untuk memarkirkannya di tempat parkiran yang sudah tersedia, kemudian mereka bertiga turun dari dalam mobil.


"Arghh...(sambil merenggangkan tubuhnya yang kaku akibat kebanyakan duduk) capeknya (ucap via)"


"naik mobil ajah bikin capek.. apalagi kalau di suruh jalan kaki ke sinih ya (sambung ayu ikut merenggangkan badannya)".


"udah nggak usah kebanyakan ngeluh, tuh kita sudah ditungguin dari tadi sama mereka (ucap putri)"


kemudian mereka berjalan mendekat kearah para mahasiswa lainnya yang sudah terkumpul.


(sebenarnya, hari ini pihak kampus mengadakan sebuaj pertandingan basket.. dan hari ini adalah dimana jurusannya yang akan turun bertanding! via yang melupakannya karena semalam mengingat kembali kejadian masa lalunya..untungnya ada kedua sahabatnya yang dengan baik mengingatkan via? padahal kemarin diantara mereka bertiga, via yang paling heboh ketika mendengar pihak kampus mengadakan perlombaan antar kampus)


.


.


.


.


.


ย 


HAPPY READING


ย 


๐Ÿ˜‰


๐Ÿ˜‰


๐Ÿ˜‰


ย 


ย 

__ADS_1


__ADS_2