
Mereka Bertiga Pun Tertawa Terbahak-bahak, Seperti Tidak Ada Beban Sama Sekali.. Tetapi, Yang Lebih Parahnya Lagi Ternyata Via Telah Melupakan Seseorang Yang Telah Dia Sembunyikan Didalam Kamarnya..
.
.
SKIP..
^Didalam Kamar Via^
Arga Yang Sedang Mengamati Kamar Milik Via, Dia Sempat Dibuat Berdecak Kagum Akan Keindahan Dan Kerapian Kamarnya..
"ternyata ini kamar yang selama ini gadis'ku tinggali *batinnya* rapi, bersih dan... nyaman *tersenyum kecil*"
TIBA-TIBA..
^ARGA KEMBALI TERSADAR DARI RASA KAGUMNYA^
.
.
"ehh.. tapi ngomong-ngomong, kenapa kayak yang sepi gini yak! *batinnya bertanya*"
Arga Pun Memutuskan Untuk Mendekat Kearah Ambang Pintu, Kemudian Menempelkan Telinganya..
^Hanya Keheningan Yang Ada..^
.
.
"ini memang sepi atau pendengar gue yang kurang baik *ngebatin lagi* ehmm.. intip dikit deh, nggak bakal ketahuan juga'kan..!"
^Akhirnya, Arga Memberanikan Diri Untuk Membuka Pintu Kamar Milik Via Dengan Sangat Hati-Hati..^
.
.
Setelah Berhasil Membuka Knop Pintu Tanpa Suara, Arga Menyembulkan Kepalanya Secara Perlahan Seperti Kura-Kura..
^TENTUNYA KAGET^
"sudah'ku duga..*tebaknya*"
^Arga Pun Keluar Dari Dalam Kamar Via, Dia Menyusuri Setiap Inci Ruangan Yang Ada Diapartemen Milik Via.. Tetapi Tidak Mendapati Seorang Pun Disanah^
.
.
^TENTUNYA MEMBUAT ARGA SEMAKIN GERAM SAJA^
"makin berani yaa, tuh bocah! pake acara ditinggal segala lagi *rutuknya* awas saja nanti, akan'ku kasih sedikit pelajaran biar jerah *terulas seringai liciknya*"
__ADS_1
TIBA-TIBA..
^PONSELNYA BERDERING^
"ada apa.."
"....."
"kamu pantau terus keadaan disituh, jangan sampai lengah! saya akan segera menuju kesanah..?"
^Mematikan Sambungan Telponnya Secara Sepihak^ Kemudian Pergi Meninggalkan Apartemen Milik Via..
SKIP
.
.
Satu Bulan Kemudian..
Waktu Pun Berputar Dengan Begitu Cepatnya.. Tidak Terasa Bulan Sudah Berganti Saja!
Hari Ini Via Yang Sedang Berada Disebuah Tokoh Buku..
Tiba-Tiba,
*Ponselnya Berdering*
Dengan Cepat Via Langsung Meraih Ponselnya Yang Berada Disaku Celananya..
"nomor baru..?"
*Memutuskan Untuk Mengangkat Panggilan Dari Nomor Yang Dia Tidak Kenali Itu*
"Hallo.."
"..."
"iya betul, kalau boleh tau ini dengan siapa? soalnya, nomor baru"
"..."
"owhh.. bukannya kamu orang yang waktu itu ngotot ingin sekali mentraktir saya makan"
"..."
"hehee.. maaf-maaf, saya terlalu terbawa suasana.. jadi ada perlu apa, kamu menelpon saya"
"..."
"baiklah.. kirim saja tempatnya, saya akan segera kesanah"
"..."
"oke"
__ADS_1
*Panggilan Pun Berakhir*
Setelah Mendapatkan Buku Yang Dia Inginkan, Via Pun Langsung Membayar Kemeja Kasir Dan Segera Pergi Meninggalkan Tempat Tokoh Buku Tersebut..
.
.
SKIP
Lima Belas Menit Kemudian..
*Sampailah Disebuah Cafe*
Mengendarkan Pandangan Untuk Mencari Seseorang.. "ini orangnya yang mana lagi *batin via* mana gue sudah lupa lagi orangnya yang mana.. *sempat dibuat bingung sendiri*"
Tiba-Tiba..
Ada Seorang Wanita Yang Melambaikan Tangannya Kearah Via, ^Mengerutkan Keningnya..^ "Mungkin Yang Itu kali yak *batinnya bertanya*"
.
.
SKIP
^Langsung Mengambil Posisi Duduk Tepat Dihadapan Wanita Asing Itu^
"Hallo mbak.. kita bertemu lagi, sesuai yang saya janjikan waktu itu.."
"Hallo.. nggak usah terlalu formal begitu lagian sepertinya kita seumuran deh *tutur via* panggil saja via, kalau kamu..? *balik bertanya*"
"ehh.. iya, salam kenal tantri"
"tantri.. ehmm, gue panggil tri saja yak.. nggak apa-apakan *tanyanya*"
"i-iya, nggak apa-apa kok"
"jadi hari ini beneran kamu mau mentraktrik saya.. padahal saya sudah lupa loh"
"tentunya *antusias* ..lagian janji yang saya ucapkan nggak akan saya telan ulang *tutur tantri* waktu itu'kan kamu sudah menyelamatkan saya, jadi sebagai imbalan terimakasih saya ingin mentraktir kamu"
"oke.. kalau begitu saya juga nggak akan sungkan lagi *ucap via tanpa malu*
"hehee.. pesan saja, apa yang kamu inginkan! lagian nggak akan membuat saya menjadi bangkrut"
"ehmm.. jangan sampai nyesel loh *melirik sambil tersenyum penuh arti*" ^Mumpung Dapat Kesempatan Makan Gratis *batin via* hehee.. Kapan Lagi Bisa Makan Gratis Kayak Gini^
.
.
SKIP
Lima Menit Kemudian..
__ADS_1
Semua Hidangan Pun Tertata Rapih Diatas Meja, Sedari Tadi Via Yang Sudah Tergiur Dan Menelan Salivanya Sendiri.. Tanpa Basa-Basi Lagi Dia Langsung Menyantap Makanannya Tanpa Adanya Rasa Malu! Ibarat Kalau Sudah Dihadapkan Dengan Yang Namanya Makanan Dunia Terasa Milik Sendiriš Awokwokk..!!!