PEMBALASAN DENDAM DENGAN CARA CANTIK

PEMBALASAN DENDAM DENGAN CARA CANTIK
BAB38


__ADS_3

Mereka Bertiga Pun Tertawa Terbahak-bahak, Seperti Tidak Ada Beban Sama Sekali.. Tetapi, Yang Lebih Parahnya Lagi Ternyata Via Telah Melupakan Seseorang Yang Telah Dia Sembunyikan Didalam Kamarnya..


.


.


SKIP..


^Didalam Kamar Via^


Arga Yang Sedang Mengamati Kamar Milik Via, Dia Sempat Dibuat Berdecak Kagum Akan Keindahan Dan Kerapian Kamarnya..


"ternyata ini kamar yang selama ini gadis'ku tinggali *batinnya* rapi, bersih dan... nyaman *tersenyum kecil*"


TIBA-TIBA..


^ARGA KEMBALI TERSADAR DARI RASA KAGUMNYA^


.


.


"ehh.. tapi ngomong-ngomong, kenapa kayak yang sepi gini yak! *batinnya bertanya*"


Arga Pun Memutuskan Untuk Mendekat Kearah Ambang Pintu, Kemudian Menempelkan Telinganya..


^Hanya Keheningan Yang Ada..^


.


.


"ini memang sepi atau pendengar gue yang kurang baik *ngebatin lagi* ehmm.. intip dikit deh, nggak bakal ketahuan juga'kan..!"


^Akhirnya, Arga Memberanikan Diri Untuk Membuka Pintu Kamar Milik Via Dengan Sangat Hati-Hati..^


.


.


Setelah Berhasil Membuka Knop Pintu Tanpa Suara, Arga Menyembulkan Kepalanya Secara Perlahan Seperti Kura-Kura..


^TENTUNYA KAGET^


"sudah'ku duga..*tebaknya*"


^Arga Pun Keluar Dari Dalam Kamar Via, Dia Menyusuri Setiap Inci Ruangan Yang Ada Diapartemen Milik Via.. Tetapi Tidak Mendapati Seorang Pun Disanah^


.


.


^TENTUNYA MEMBUAT ARGA SEMAKIN GERAM SAJA^


"makin berani yaa, tuh bocah! pake acara ditinggal segala lagi *rutuknya* awas saja nanti, akan'ku kasih sedikit pelajaran biar jerah *terulas seringai liciknya*"

__ADS_1


TIBA-TIBA..


^PONSELNYA BERDERING^


"ada apa.."


"....."


"kamu pantau terus keadaan disituh, jangan sampai lengah! saya akan segera menuju kesanah..?"


^Mematikan Sambungan Telponnya Secara Sepihak^ Kemudian Pergi Meninggalkan Apartemen Milik Via..


SKIP


.


.


Satu Bulan Kemudian..


Waktu Pun Berputar Dengan Begitu Cepatnya.. Tidak Terasa Bulan Sudah Berganti Saja!


Hari Ini Via Yang Sedang Berada Disebuah Tokoh Buku..


Tiba-Tiba,


*Ponselnya Berdering*


Dengan Cepat Via Langsung Meraih Ponselnya Yang Berada Disaku Celananya..


"nomor baru..?"


*Memutuskan Untuk Mengangkat Panggilan Dari Nomor Yang Dia Tidak Kenali Itu*


"Hallo.."


"..."


"iya betul, kalau boleh tau ini dengan siapa? soalnya, nomor baru"


"..."


"owhh.. bukannya kamu orang yang waktu itu ngotot ingin sekali mentraktir saya makan"


"..."


"hehee.. maaf-maaf, saya terlalu terbawa suasana.. jadi ada perlu apa, kamu menelpon saya"


"..."


"baiklah.. kirim saja tempatnya, saya akan segera kesanah"


"..."


"oke"

__ADS_1


*Panggilan Pun Berakhir*


Setelah Mendapatkan Buku Yang Dia Inginkan, Via Pun Langsung Membayar Kemeja Kasir Dan Segera Pergi Meninggalkan Tempat Tokoh Buku Tersebut..


.


.


SKIP


Lima Belas Menit Kemudian..


*Sampailah Disebuah Cafe*


Mengendarkan Pandangan Untuk Mencari Seseorang.. "ini orangnya yang mana lagi *batin via* mana gue sudah lupa lagi orangnya yang mana.. *sempat dibuat bingung sendiri*"


Tiba-Tiba..


Ada Seorang Wanita Yang Melambaikan Tangannya Kearah Via, ^Mengerutkan Keningnya..^ "Mungkin Yang Itu kali yak *batinnya bertanya*"


.


.


SKIP


^Langsung Mengambil Posisi Duduk Tepat Dihadapan Wanita Asing Itu^


"Hallo mbak.. kita bertemu lagi, sesuai yang saya janjikan waktu itu.."


"Hallo.. nggak usah terlalu formal begitu lagian sepertinya kita seumuran deh *tutur via* panggil saja via, kalau kamu..? *balik bertanya*"


"ehh.. iya, salam kenal tantri"


"tantri.. ehmm, gue panggil tri saja yak.. nggak apa-apakan *tanyanya*"


"i-iya, nggak apa-apa kok"


"jadi hari ini beneran kamu mau mentraktrik saya.. padahal saya sudah lupa loh"


"tentunya *antusias* ..lagian janji yang saya ucapkan nggak akan saya telan ulang *tutur tantri* waktu itu'kan kamu sudah menyelamatkan saya, jadi sebagai imbalan terimakasih saya ingin mentraktir kamu"


"oke.. kalau begitu saya juga nggak akan sungkan lagi *ucap via tanpa malu*


"hehee.. pesan saja, apa yang kamu inginkan! lagian nggak akan membuat saya menjadi bangkrut"


"ehmm.. jangan sampai nyesel loh *melirik sambil tersenyum penuh arti*" ^Mumpung Dapat Kesempatan Makan Gratis *batin via* hehee.. Kapan Lagi Bisa Makan Gratis Kayak Gini^


.


.


SKIP


Lima Menit Kemudian..

__ADS_1


Semua Hidangan Pun Tertata Rapih Diatas Meja, Sedari Tadi Via Yang Sudah Tergiur Dan Menelan Salivanya Sendiri.. Tanpa Basa-Basi Lagi Dia Langsung Menyantap Makanannya Tanpa Adanya Rasa Malu! Ibarat Kalau Sudah Dihadapkan Dengan Yang Namanya Makanan Dunia Terasa Milik Sendiri😁 Awokwokk..!!!


__ADS_2