
.
.
MALAM HARI..
HARI ITU VIA YANG MASIH BOBO CANTIK.. TANPA SENGAJA TERJATUH DARI ATAS RANJANGNYA!
*Bruuuk*
"Aaaw..*meringis kesakitan*"
^BANGKIT DAN TENTUNYA MASIH DALAM KONDISI LINGLUNG.. MULAI MEMULIHKAN PANDANGANNYA^
"aduh.. sudah jam berapa sih ini *batinnya*"
^MENCARI PONSEL MILIKNYA, DAN MELIHAT JAM..^ TENTUNYA LANGSUNG MEMBELAKAKAN MATA.."
"nggak salah nih.. sudah jam segini ajah *ucapnya* ternyata gue tidurnya lama juga ya.."
VIA MEMUTUSKAN UNTUK PERGI KEKAMAR MANDI, MEMBERSIHKAN DIRINYA..
15MENIT KEMUDIAN..
SELESAI SUDAH DALAM ACARA RITUAL MANDINYA,
KEMUDIAN..
VIA KELUAR, DENGAN BELUM BERGANTI PAKAIAN!
"segernya..*sambil mengeringkan rambutnya yang masih basah*"
Tinknong..
TIBA-TIBA,
^BELL APARTEMENNYA BERBUNYI^
.
.
"siapa sih.. yang bertamu malam-malam *ujarnya*"
DALAM SEKEJAP MATA VIA LANGSUNG BERGANTI PAKAIAN.. MENGENAKAN PAKAIAN SANTAINYA!
LALU,
BERJALAN MEMBUKA PINTU APARTEMEN..
BIPBip...
CLEK,
???
HANYA BISA MENGHELA NAPAS KETIKA MELIHAT ORANG YANG BERTAMU KEAPARTEMENNYA
.
"ceritanya nggak disuruh masuk nih *sindir halus*"
^Itu Peka.. Bukannya Pulang Saja sanah *ngebatin* hedeh s**l amat gue hari ini *mengumpat pelan tetapi masih bisa ke dengaran oleh arga*^
"barusan kamu bilang apa.."
MENATAP
"bilang apa.. mungkin anda salah dengar kali *tuturnya*"
^MEMICINGKAN MATANYA^
"apaan sih.. mau masuk nggak nih *selanya*"
"oke2, ini juga mau masuk.. dan nggak akan malu-malu kok"
^MENATAP DENGAN PERASAAN JENGAH^.. Yang Ada Malu-Maluin, Baru Benar *bicara dalam hati*
"serah deh.."
.
.
(ARGA PUN MASUK DAN LANGSUNG DUDUK TANPA DIPERSILAHKAN TERLEBIH DAHULU OLEH SANG EMPU)
__ADS_1
SEMENTARA VIA YANG SUDAH GREGET SEDARI TADI, HANYA BISA MENAHAN DENGAN BERSABAR..
"ceritanya tamunya nggak ditawari minum atau disuguhkan apa gitu.."
"uhh.. kebanyakan protes banget, siapa juga yang suruh anda datang kemari coba *mulai kesal*"
"kan saya tamu.. bukannya tamu adalah raja"
"iya-iya.. kamu benar dan akan selalu benar"
MELANGKAH KEDAPUR
HANYA MENGAMBILKAN SEGELAS AIR PUTIH SAJA DAN MELETAKKAN DI DEPAN ARGA..
"silahkan diminum, tamu yang terhormat dan tersohor"
"kejam amat, cuman disuguhin ini doang"
"sudah untung ada yang disuguhkan.. dari pada nggak sama sekali"
"baiklah-baiklah.. untuk saat ini saya lagi nggak pengen debat dulu"
^nj***r ini orang nggak nyadar banget ya, dari tadi perasaan kalau dianya ngajak debat mulu.. bahkan ngajakin orang ribut *batinnya mulai tersulut emosi*^
"jadi begini.. maksud kedatangan saya kemari, ingin membahas tentang ib..."
TIBA-TIBA..
(TERDENGAR SUARA PINTU APARTEMEN MILIK VIA HENDAK DIBUKA)
DAN..
(YANG PASTINYA VIA SUDAH MENGETAHUI SIAPA DALANGNYA? SIAPA LAGI KALAU BUKAN KEDUA SAHABATNYA ITU.. SEBAB SELAIN DIRINYA SENDIRI, MASIH ADA AYU DAN PUTRI YANG MENGETAHUI KATA SANDI APARTEMENNYA)
"..Sssst *menempelkan jarinya sendiri didepan mulutnya supaya arga berhenti berbicara"
(SEMENTARA ARGA SEMPAT DIBUAT BINGUNG DENGAN KELAKUAN VIA)
???
^Aduh.. Kenapa Tiba-Tiba, Ayu Dan Putri Pake Acara Datang Segala.. Bisa Kacau Urusannya, Kalau Mereka Sampai melihat Arga Ada Di Apartemen Gue *batinnya* Satu-Satunya Jalan.."
VIA LANGSUNG MENARIK TANGAN ARGA SECARA PAKSA, MENUJU KE DALAM KAMARNYA
"Ehhh.. mau ngapain"
"yaelah..galak amat"
MENATAP KEARAH ARGA DENGAN TAJAM.. DAN TENTUNYA ARGA PUN LANGSUNG TERDIAM
SKIP..
.
.
~Dorrrrrr~
(MENGAGETKAN VIA YANG LAGI MENONTON DRAMA KESUKAANNYA DAN TENTUNYA VIA BERPURA-PURA TERKEJUT, AGAR KEDUA SAHABATNYA TIDAK CURIGA)
"Ihhh.. kebiasaan deh, kaget tau *memasang muka cemberut* untung gue nggak punya riwayat sakit jantung"
"Hehee.. ampun-ampun vi, nggak lagi-lagi kok"
AYU DAN PUTRI PUN LANGSUNG MENGAMBIL POSISI DUDUK DI SEBELAH KANAN DAN KIRI VIA
"tumben kesinih.."
"emangnya nggak boleh kalau kita mau kesinih.. *tutur putri*"
"bukannya gitu.. soalnya kalian berdua sudah lama nggak pernah main kesinih"
"makanya itu sekarang kita main.."
"iya vi.. soalnya elu jarang banget kumpul bareng kita lagi *tutur ayu*"
"sorry.."
"tau tuh.. mending kalau cuman sekali atau dua kali, ini sudah keseringan banget namanya *protes putri* kemana ajah sih elu.."
^Ehh.. Kok Ini Malah Kayak Yang lagi di introgasi Gini Ya, *batinnya*^
*MENGAMBIL NAPAS*
"sebenarnya gini.............."
__ADS_1
SKIP..
.
.
30MENIT KEMUDIAN..
"elu dua mau pada pesan apaan, biar sekalian gue yang pesanin .. *tanya ayu*"
"bakso dan teh manis.."
"kalau elu put.."
"Bakso tanpa bawang dan jus lemon"
"ok..ok.."
(PERGI MENGANTRI MAKANAN)
✅FLASHBACK..
VIA PUN MENCERITAKAN PANJANG LEBAR, TENTANG DIA YANG MENYELAMATKAN BRAMA DARI KECELAKAAN KEPADA AYU DAN PUTRI..
"Owwwh.. *serempak*"
"tapi..kok elu nggak ada cerita kekita sih"
"belum sempat, soalnya gue terlalu di sibukan dengan mengurus dosen killer itu tau.. makanya baru sekarang bisa cerita"
"ehmm.. tapi ngomong-ngomong, gimana ceritanya, kok elu bisa berakhir merawat tuh dosen.."
"kan tadi gue sudah ceritain, kalau gue yang nyelamatin dosen killer itu dari kecelakaan"
"iya gue juga tau.. maksud gue itu, kenapa bisa elu yang merawat tuh dosen? bukannya dirumah sakit banyak suster, itukan sudah menjadi tugas mereka.. dan bukannya dosen killer itu masih punya keluarga"
"masalahnya gue sudah keburu janji sama tuh dosen! mau merawatnya sampai keluar dari rumah sakit.. dan kalau keluarganya, dia cuman tinggal sebatang kara dikota ini"
"lahh.. emang keluarganya dimana? "
"gue juga nggak tau.. dan gue juga nggak tanya tuh? mana berani *ucapnya berbohong sebenarnya via tau, tetapi berhubung dia sudah keburu berjanji kepada brama akan merahasiakannya.. jadi via tidak menceritakan semua kepada kedua sahabatnya itu*"
SETELAH VIA SELESAI SUDAH MENCERITAKAN SEMUA KEJADIAN KEPADA KEDUA SAHABATNYA, PARA SAHABATNYA PUN MENGERTI DAN HUBUNGAN MEREKA KEMBALI MEMBAIK, DAN MEREKA BERTIGA MEMUTUSKAN UNTUK PERGI KELUAR UNTUK MENCARI MAKAN..
✔OFF
FLASHBACK
DAN..
BERAKHIRLAH, MEREKA BERTIGA DISEBUAH WARUNG MAKAN DIPINGGIR JALAN..
.
.
"enak banget bakso disinih *ucap ayu* mana mas penjualnya ganteng pula.."
"dasar luh.. giliran ngeliat yang bening-mening langsung melek"
"sewot tingkat dewa banget sih.. *umpat ayu*"
"Waww, panggilannya fulgar amat ya.. *sedikit meledek* sejak kapan penjual bakso disinih.. jadi mas kamu, ayu.. *goda via*"
"via.."
"Hehee.. sorry-sory"
"hahaa.. bener banget vi, belum tentu penjual baksonya, mau dipanggil mas sama elu ayu *ejeknya*"
"Humpt.. iri bilang bos *ledek ayu*"
"siapa yang iri, sorry.. pakita so punya banyak gandengan kasian*ucap putri tak mau kalah dari ayu*"
"ahhh, dasar cap keledai.."
^Bleweee^
..Pfhuahaaa.."
"ihhh.. nyebelin banget sih"
VIA JUGA IKUT TERTAWA TERBAHAK-BAHAK MELIHAT KEDUA SAHABATNYA YANG TENGAH ASIK BERDEBAT..
DAN,
__ADS_1
LEBIH PARAHNYA LAGI VIA TELAH MELUPAKAN SESEORANG YANG TADI DIA SEMBUNYIKAN DI DALAM KAMARNYA..