PEMBALASAN DENDAM DENGAN CARA CANTIK

PEMBALASAN DENDAM DENGAN CARA CANTIK
BAB 14


__ADS_3

☆kantin rumah sakit☆


via memesan makanan yang bergizi dikantin rumah sakit...setelah pesanan makanannya datang... via kembali menuju ruangan rawat arga, tapi...ketika via keluar dari lift tanpa sengaja menabrak seseorang. "ma...maaf.... ehhh, saya minta maaf atas keteledoran yg saya perbuat".


"ahhh... tidak apa kok, ini kesalahan saya juga yg tidak berhati-hati". ucap pria tampan sangat ramah..."kamu juga tidak kenapa-napa",menatap kearah via.


("wahhh cwok idaman banget. udah tampan, ramah pula" batin via sambil senyum-senyum sendiri).


"ekheemm... ditanya kok malah diam" ucap pria itu lagi.


"ee...ehhh, ka..kamu tanya apaan tadi" jawab via gugup.


"kamu gak kenapa-napa".


"tamp.......ehhh, iya gak kenapa-napa kok".


seketika via mengingat arga, yg sedang menunggu makanannya... "sorry.... gue harus cabut duluan". ucap via terburu-buru meninggalkan cowok tampan itu.


"tu...tunggu dulu, siapa nama kamu"ucapnya, sambil melihat via yg sudah menghilang dari pandangannya.


"belum sempat kenalan, main ditinggal pergi begitu saja" batinnya kesal.


☆ruangan rawat Vip☆


arga sangat kesal, ketika menunggu via yg lama..."heh... seorang arga mahesa, harus menunggu seorang gadis kecil" gumam arga kesal...


via masuk keruangan arga dengan tergesa-gesa... "maaf... tadi lama, soalnya ada kejadian kecil di lift". ucap via sambil mengatur nafasnya serta memberi penjelasan.

__ADS_1


"lama banget sih... gak tau apa? cacing diperut saya sudah banyak yg mati". balas arga sedikit membentak.


"ma..maaf... saya mengaku salah! tapikan saya juga sudah menjelaskan ke kamu, kenapa saya bisa lama. ngapain main bentak segala sih".


"hufff.... gara-gara kamu lama, selera makan saya jadi hilang" jawab arga kesal.


"apa hubungannya coba", sambil menatap kearah arga.


"ya jelas ada hbungannya".


"huff... dasar cowok keras kepala, cowok nyebelin, cowok arogan, cowok dingin, cowok datar dan cowok banyak maunya"... umpat via kesal.


"apa kamu bilang" jawab arga sedikit geram.


"kamu tuh pria dewasa... bukan anak kecil lagi, yg harus merengek bgtu... kamu mau makan, apa tidak! itu terserah kamu... lagian yg kelaparan juga kamu, yang rugi kamu tuhh bukan saya".


"kamu jadi cewek... bukannya membujuk atau merayu saya, gak ada romantisnya sama sekali".


"kamuuu....." seketika arga langsung diam tidak melanjutkan kata-katanya.


"kenapa berhenti... kamu mau ngomong apa" ucap via penasaran.


"gak jadi", balas arga singkat.


"ehmm... kamu masih mau makan gak! kalau tidak mau, biar saya yg habisin".


"saya mau makan, asal kamu yang suapin".

__ADS_1


"sebenarnya umur kamu berapa sih, dasar anak kecil..." (umpat via kesal). "terpaksa harus mengalah"batin via.


"ehmm saya gak maksa juga kok, tapi jangan harap saya mau makan".


via pun mengalah dan menyuapin arga, makanannya habis dimakan tanpa tersisa.. lalu meminumkannya vitamin yang disarankan oleh dokter. setelah selesai mengurus arga, via meminta izin pulang, keapertemen miliknya untuk membersihkan dirinya.


"saya pulang dulu... nanti malam? saya kesinih lagi buat temani kamu" ucap via


"ngapain kamu pulang... emangnya ada urusan penting yaa, dari pada temanin saya disinih...".


"saya mau mandi dan ganti baju trus mau istirahat. soalnya, saya tidur cuman 2 jam... truss kamu gak risih apa? ngelihat penampilan saya yang kapuracak kayak gini... saya saja lihat diri saya sendiri risihnya minta ampun".


"ehmm... kamu boleh pulang mandi, tapi kalau buat istirahat gak boleh... istirahat di sinih saja, kamu tega tinggalin saya dirumah sakit sendirian... kalau sampai saya kenapa2, bagaimna".


"kamu tuhh bukan anak kecil... lagian kan bisa panggil anak buah kamu suruh temanin dirumah sakit... apa yg perlu kamu takutkan, disinih banyak dokter... jadi kamu gak perlu khawatir dengan kondisi kamu".


"kamu tuh... gak peka sekali, terserah... kalau sampai kamu gak datang, hari ini saya akan keluar dari rumah sakit" ancam arga.


"iya...iyaaa, saya pulang cuman mau mandi... puas" ucap via kesal.


"begitu dong, harus patuh dengan apa yg saya bilang.___ saya kasih kamu waktu 2 jam buat pulang".


"gilaaa... perjalanan dari rumah sakit keapertemen jaraknya lumayan jauh, dan sebelum mandi saya harus perawatan kulit dulu... gak bakal cukup waktunya,(ucap via berbohong)..... "jangan cuman 2 jam dong"


"ya sudah saya kasih kamu tambahan waktu 1 jam lagi... jadi saya kasih waktu kamu 3 jam, gak ada penolakan sama sekali.___ pilih mana, mau pulang dengan waktu yg saya tentukan atau gak pulang sama sekali".


"dasar perhitungan waktu". umpat via kesal. "setuju... dari pada gak pulang sama sekali".

__ADS_1


"ehmm... gak boleh datang terlambat. telat semenit saja... akan ada hukumannya". sambil menyeringai kearah via.


"ehmm mending cepat-cepat kabur dari tempat ini, bisa mati muda kalau kelamaan disinih" (batin via).___"iyaaa... gak bakal terlambat kok, ya sudah saya pergi dulu... byyy". berlalu pergi meninggalkan arga.


__ADS_2