
☆☆☆☆
Mendengar, apa yg arga katakan! senja teringat akan masa lalunya. ketika, ia mencampakkan arga dengan kejam. senja sangat menyesal dengan apa yg ia perbuat dulu, ia bertekad untuk mendapatkan kembali cintanya arga? senja percaya bahwa arga masih mencintai dirinya! ia akan berusaha, dengan cara apapun supaya arga kembali menjadi miliknya.
"ak.. aku sungguh menyesal.. hiks..hiks.. dulu, aku tidak berfikir dewasa..hikss.. hiks..hikss.. ingatlah kita sudah bersama selama 5 tahun, bukanlah waktu yg sebentar" sambil menatap memelas kearah arga.
"cukup? kmu sendiri yg buat, hubungan yg kita jalin selama 5 thun hancur karna baji*** itu. dimata saya, hubungan yg kita jalani selama 5 tahun sudah tdak ada artinya sama sekali" jawab arga dingin, lalu pergi meninggalkan senja sendirian diruang kantor miliknya.
"ke..kenapa? aku mengaku salah dan aku gak akan menyerah begitu saja, sya akan mendapatkan kamu kembali"ucap senja sambil berteriak kearah arga.
arga tak menghiraukan apa yg diucapkan senja... baginya itu hanya angin lewat buatnya! dia pergi menjauh dari senja dan meninggalkan perusahaan' mengendarai mobil miliknya?
saat diperjalanan' sambil mengendarai mobil miliknya, arga menghubungi tangan kanan(orang kepercayaan). yg sekaligus sudah dianggap sebagai saudaranya sendiri. tuttt...tuttt...... (tak lama kemudian panggilan telponnya, dijawab diseberang sanah) "ze, apa kamu sudah menghubungi kline penting, yg kemarin saya suruh" datar dan dingin
"sudah bos! kline meminta, pertemuan di adakan besok malam' di pulau pelangi"
"bagus kalau begitu... kita berangkat kesanah sekarang"
"baikk boss"lalu mengakhiri panggilan.
hufff kenapa bos hari ini dingin banget yaa, gak seperti biasanya! apa suasana hatinya lagi buruk"batin ze, ahhh sudah
lah, dari pada mikirin hal yg gak penting... mending ngejalanin tugas, dari pada kena semprot! bisa kelar hidup gue".
☆☆Villa☆☆
Langit sudah mulai menggelap, menandakan akan berganti petang.. via terbangun dari tidurnya, ia melihat kedua sahabatnya masih tertidur pulas di sampingnya.tapi, ia tidak membangunkan! ia bangkit dari ranjang, menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, sebab badannya sangat lengket gak nyaman karena keringat.
"ehmm.. mandi dulu deh? habis mandi baru keluar, cari makan kasian kalau nanti mereka bangun' pasti perutnya pada kelaparan"batin via
via masuk kedalam kamar mandi, lalu ia mandi! tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mandi dan bersiap-siap. setelah selesai... via keluar dari vila' sendiri untuk mencari makan, karna cacing diperutnya juga sudah demo dari tadi... dan sampai lah disebuah restoran yg tak jauh dari tempat vilanya.
via masuk kedalam restoran' langsung memesan berbagai macam jenis makanan.."permisi, saya mau pesan makanan" (sambil mengangkat tangannya kearah seorang pelayan).
lalu, salah satu seorang pelayan langsung menghampiri via. "mau pesan apa" balasnya ramah sambil tersenyum kearah via.
via melihat ke buku menu dan langsung memesan. "saya pesan; nasi gorengnya 3 porsi, iga bakar sapi, bebek sambel goreng, sambel ikan roa dan makanan seafood, di bungkus semuanya. terimakasih" ucap via
__ADS_1
pelayan langsung mencatat apa yg dipesan via, dibuku kecil yg ia bawa..."tunggu sebentar, pesanan akan segera siap"balas seorang pelayan lalu pergi meninggalkan via.____ tak membutuhkan waktu lama, pesanan yg via pesan datang... lalu ia membayar semua makanannya dan berlalu pergi menuju vila tempat tinggalnya.
sesampai di vila... via langsung menata semua makanan diatas meja dan membangunkan kedua sahabatnya yg masih tertidur pulas untuk makan. "ayu...putri, bangunnn" sambil menepuk-nepuk pipi sahabatnya.
"aduhhh...bentar lagi, masih ngantuk tau". balas putri masih memejamkan kedua matanya.
"ahhh... jngan ganggu, gue masih ngantuk banget" sambung ayu sambil menggaruk kepalanya.
"aduhh... susah banget sih, kalian dua kalau di kasih bangun".(kesal menatap kedua sahabatnya) via pun memikirkan cara agar kedua sahabatnya bangun. "ahhh... gue ada ide, pasti berhasil" batin via sambil tersenyum jail.
"woww... ada cowo ganteng banget tuh didepan vila... kalian gak mau kenalan" sambil setengah berteriak.
"apaaa? dimanaa..." balas ayu langsung bangun dari tidurnya
"iyaa... mana cowo gantengnya, gue mau kenalan juga" sambung putri bangun langsung bersemangat.
via melihat kedua sahabatnya yg berhasil dikerjain... ia langsung tertawa terbahak-bahak sampai perutnya sakit. "haa..hhaaa..hhaaaah, bercanda" sambil memegang perutnya.
"apaan sihh... gak lucu tau"sambil memasang muka kesal.
"hehhe...habisnya kalian susah sekali, dikasih bangun.. maaf dehh" mending kita makan ajh.. gue udah beli makanan pasti perut kalian keroncongan".
ayu dan putry yg mendengar perkataan via tentang makanan, mereka langsung senang dan gak jadi ngambek.
"heehhe... lohh tau ajah kalau perut gue lapar" ucap ayu
"ehmm.. pengertian bnget sih! tau ajah cacing diperut gue juga pada demo" sambil memeluk lengan via.
"iyaa donk... gue kan ibarat dewi bagi kalian" jawab via sombong.
"kambuh deh, sombongnya... nyesel udah muji" balas ayu dan putri secara serempak.
"hheee... plisssdehh! obrolannya dilanjut nanti, selesai kita makan, oky... mending kalian dua, cuci muka dulu baru makan. perut gue udah kelaparan dari tadi' gara-gara nungguin loh dua" memasng muka melasnya.
"ahhh... gak usah pake cuci muka segala, langsung makan ajah kenapa" ucap putri.
"gue setuju... cacing gue sudah banyak yg mati nih! gara2 kelaparan" sambung ayu sambil memegang perutnya.
__ADS_1
"dasar jorok... terserah kalian" menatap kearah ayu dan putri sambil menggelengkan kepalanya.
mereka bertiga makan dengan lahap tanpa bicara... dan menghabiskan semua makanan tanpa tersisa sedikitpun?
☆Kamar Milik Senja☆
"ahhhh.... siallllllll, (sambil membanting semua prabotan dikamar miliknya)... gue gak akan nyerah____ liat ajah arga, lohh bakal tunduk sama gue" sambil meninju cermin miliknya.
kekacauan yg dibuat senja di dalam kamar, terdengar oleh ella (momy senja). lalu menghampiri ke kamar senja... "ada apa sayang, baru pulang langsung emosi dan hancurin semua barang" ucap ella khawatir yg melihat kamar senja berantakan.
senja yg melihat ella masuk kedalam kamarnya, ia langsung memeluk ella dan menangis kedalam pelukannya.
"hikss...hikss... mom.. hiks...hikss" menangis semakin jadi.
"kamu kenpa sayang, liat tangan kamu sampai berdarah begini" balas ella lembut, sambil menatap kearah senja dengan penuh kasih sayang.
senja menangis semakin jadi dipelukan ella, ia tidak menjawab pertanyaan ella, yg membuat ella diselimuti rasa khawatir.. "jngan begini sayang, jngan buat momy jadi cemas... cerita sama momy, siapa yg berani ganggu anak kesayangan momy".
"hiks..hikss... mom... apa salah kalau aku masih sayang sama arga. hiks..hiks"
bicara dengan suara pelan.
"jadi, arga yg buat anak kesayngan momy jadi begini" ucap ella geram.
"hiks..hikss... aku ingin bersama arga lagi mom.. hiks..hikss".
ella yg melihat kondisi anak kesayangannya, hatinya menjadi sakit dan luluh.. selama ini ella, gak pernah liat anak kesayngannya frustasi seperti sekrng ini... " momy janji, akan bantu kmu bersatu kembali sama arga" balas ella sambil mengusap air mata yg jatuh dipipi senja.
"hiks..hiks.. beneran... momy mau bantuin aku, buat dapatin arga".
"ehmm iya sayangg... momy janji sama kamu. tapi sekarang, tangan kamu di obatin dulu dan janji sama momy, kamu gak boleh kayak gini lagi" balas ella langsung memeluk senja.
senja yg mendengar perkataan ella. yg akan membantunya mendapatkan arga.. ia langsung senang dan gembira! "liat ajah arga, lohh akan jadi milik gue lagi" batin senja. kemudian, senja membalas pelukan ella. " terimakasih... senja makin sayang sama momy" sambil memeluk dan mencium pipi ella.
"iyaa sayang, momy juga syng sekali sama kmu" mengecup dikening senja.
karna keadaan sudah aman terkendali, ella mengajak senja ke ruang tamu untuk mengobati luka ditangannya... lalu menyuruh pembantu membersihkan kamar, yg hancur dibuat oleh senja.
__ADS_1