
FLASHBACK...
Via adalah seorang pembunuh bayaran tingkat 2 yg ditakuti oleh penjuru dunia. ia sampai mendapat julukan pembunuh berdarah dingin, tanpa kata ampun. tapi orang lain tidak mengetahui tentang identitas aslinya? dulu, ketika via diadopsi oleh ramon yg menjadi anak angkatnya.
identitas via selalu ditutupi, dari banyak orang. serta anak buahnya pun, tdak mengetahui wajah dari anak angkat yg diadopsi bossnya. setiap memberikan tugas atau bertemu anak buahnya, via selalu menutup setengah dari wajahnya dengan sangat misterius.
para bawahan banyak yg bergosip, anak angkat bossnya memiliki wajah yang buruk rupa. makanya wajahnya tidak pernah dipublikasikan. via yg mendengar rumor itu, ia tidak peduli sama sekali... baginya itu hanya gosip murahan, yg tidak benar tentang dirinya?
ramon menutupi identitas via sampai dewasa. dia berbuat begitu? demi kebaikannya, supaya via bisa terhindar dari hal yang tidak di inginkan ketika diluar. menurut ramon, via juga bisa menjalani hidup dengan normal, layaknya orang biasa pada umumnya.
awal ceritanya begini... via adalah anak yang tidak inginkan oleh keluarganya sendiri, dari kecil ia sudah merasakan pahit manisnya kehidupan... ketika via berusia 5 tahun, sandijaya (ayahnya) menceraikan ibunya (pratiwy)... setelah bercerai, ibunya dikirim jauh oleh sandijaya entah kemna... semenjak hari itu, via kehilangan informasi tentang keberadaan ibu kandungnya.
setelah bercerai, sandijaya menikah lagi. pernikahan yang sekarang, sandijaya dikaruniai anak kembar, perempuan dan laki-laki, yang diberi nama ghina austy sandijaya dan ghani maher sandijaya ... sandijaya senang, ketika mendapat anak laki-laki.
sandijaya makin menyayangi mawar
(ibu tiri via).. bukan itu saja, via juga mempunyai kakak perempuan tiri yang jahat, namanya gita wulandary. gita adalah anak mawar(ibu tiri via) dari pernikahan terdahulu dengan mantan suaminya.
sedari kecil via sering disiksa oleh ibu tirinya dan ditindas oleh saudara tirinya. via diperlakukan sangat kejam dikeluarga sandijaya, siksaan demi siksaan yang ia dapat... menimbulkan benih kebencian di hatinya.
ketika via berumur 8 tahun, ia pernah diculik... tapi keluarga sandijaya tidak memperdulikannya, mereka bersikap acuh tak acuh seolah tidak ada yang terjadi. untung ada seorang yang menyelamatkannya, via dselamatkan oleh seorang bos mafia tingkat 2 yg terkenal akan kekejamannya, bernama ramon raharja, saat itu ramon berusia 23 tahun.
semenjak kejadian itu, via tinggal bersama ramon... sebenarnya, via mau diantar pulang kerumah orang tuanya. tetapi via tidak mau.__ via menceritakan semua peristiwa yang ia alami kepada ramon, tentang via mendapat perlakuan kejam dari keluarganya sendiri.
via juga bilang ke ramon bahwa dirinya adalah seorang anak yang tidak diinginkan oleh keluarganya. ramon yg mendengar cerita dari via... hatinya menjadi luluh, paskanya ramon juga merupakan anak yg dibuang oleh keluarganya... ramon mengetahui, apa yg dirasakan via saat ini.
setelah itu, ramon berencana mengunjungi rumah orang tua via! tapi niatnya bukan untuk mengembalikannya kerumah keluarganya. melainkan, ramon mau meminta izin dari keluarga sandijaya untuk mengadopsi via menjadi anak angkatnya.
☆ruang tamu keluarga sandijaya☆ tanpa basa basi, ramon mengutarakan tujuan datang kerumah sandijaya. "kedatangan saya kemari, bukan untuk mengembalikan putri tuan... melainkan saya mau mengadopsinya" ucap ramon datar.
sandijaya dan mawar, kaget mendengar perkataan ramon... "apa kamu tdak salah, mau mengadopsi anak yang tidak berguna itu" jawab sandijaya sambil menatap ragu kearah ramon.
"tuan salah besar, putri tuan bukanlah anak yang tidak berguna, dimata saya via bagaikan sebuah mutiara. makanya, maksud kedatangan saya kesinih.... mau mengambil via menjadi putri saya". ucap ramon.... (via yg mendengar perkataan ramon, ia sangat terharu!)
__ADS_1
"kalau memang begitu... saya merasa sangat senang? lagian anak ini bukan anggota dari keluarga sandijaya".
via yg mendengar perkataan yg keluar dari mulut ayah kandungnya sendri. via tidak merasa sedih, ia malah bersyukur bisa keluar dari rumah ini... "hufff....... kelak aku akan buktikan ke kalian, keluarga sandijaya. aku bukanlah anak yg tidak berguna, seperti yg kalian bilang... akan aku buat kalian semua menyesali, telah mengabaikan saya" batin via.
"baiklah... karna saya sudah mendapat persetujuan dari tuan... jadi kedepannya tuan sandijaya jangan pernah mengusik kehidupan putri saya... kalau begitu saya permisi dulu" ucapnya datar sambil berdiri. sebelum, ramon meninggalkan kediaman sandijaya... dia membisikkan sesuatu.____ ingat, tuan sandijaya yg terhormat... kelak anda jngan menyesali, karna telah membuang sebongkah permata" sambil tersenyum sinis kearah sandijaya.... lalu pergi, mengajak via meninggalkan kediaman sandijaya.
"heehee... mana mungkin saya akan menyesalinya, untuk anak yg tidak saya inginkan" gumam sandijaya.
disisi lain, meskipun sikap ramon sangat dingin sebenarnya ia sangat menyayangi via, seperti anak kandungnya. selama ramon hidup, ia tidak memiliki siapa-siapa. tapi ketika via hadir didalam hidupnya, ramon sangat senang dan bahagia bahwa sekarang dia mempunyai keluarga.
semenjak, via di adopsi oleh ramon. via mendapatkan pelatihan fisik secara khusus selama 2 tahun. ramon juga mengajari via mengenal berbagai jenis racun dan cara mengobatinya. sebab menjadi seorang pembunuh bayaran bukanlah hal yang mudah untuk di lakukan... ini adalah pekerjaan yg sangat berbahaya, bisa saja nyawa yg menjadi taruhannya.. makanya ramon mengajarkan, semua kemampuan dan pengetahuan yg dia miliki ke via, ibarat mewariskan kecerdasan ramon.
ketika via berumur 10 tahun, ia sudah mengikuti ramon setiap hari untuk turun lapangan, menemui target yang akan menjadi sasaran untuk dibunuh. awalnya, via sangat takut! apalagi berurusan dengan darah... tapi karna kegigihannya dengan cepat via dapat menyesuaikan dirinya. ketika terjun ke lapangan bersama ramon, sesekali via yg turun menyelesaikan tugasnya. sambil melatih kemampuan, saat itu ramon hanya duduk manis sambil melihat aksi via dilapangan. ramon yg melihat sangat puas, hasil dari didikannya selama ini, ternyata tidak sia-sia...."heehee...kerja bagus" ucap ramon memuji via.
via yg mendapat pujian dari ramon, hatinya senang sekali..."karna ini didikan yang ayah berikan kesaya" jawab via
ramon pun tersenyum puas mendengar jawaban via(putri angkatnya).
tahun berganti tahun begitu cepat, via tumbuh menjadi seorang gadis muda berparas cantik...namun ketika berumur 16 tahun, kebahagiannya lenyap... via harus kehilangan orang yg ia sayangi untuk kedua kalinya, ayah angkatnya meninggal dunia. ramon terbunuh karena dijebak oleh tunangannya. via berjanji, selama ia masih hidup akan membalaskan dendam ayah angkatnya.
dulu sewaktu ramon masih hidup! meskipun belum cukup umur, tapi pemikiran via terbilang cukup dewasa, via ditunjuk menjadi asisten pribadinya. via selalu membantu ramon mengatasi berbagai permasalahan diperusahaan. diusianya yg masih terbilang sangat muda, akan sangat mustahil bagi via mengurus perusahaan sendiri. tapi karna bakat kemampuan yang via miliki, baginya sangat mudah.. bukan hanya cantik, via juga terbilang sangat cerdas dan teliti. demi memenuhi permintaan terakhir dari ayah angkatnya, via harus memikul tanggung jawab yang sangat besar".
☆OFF FLASHBACK☆
setelah selesai membereskan para ********. via berjalan mendekat kearah gadis cantik yang ketakutan dari tadi. "kamu jangan takut, saya tidak akan menyakiti kamu.. kalau boleh tau siapa nama kamu" ucap via lembut. sebaiknya kamu cepat pergi dari tempat ini".
"te...terimakasih, anda telah menyelamatkan saya (sambil menundukkan wajahnya)....nama saya laudia cahyani, panggil saja audy. kalau nama kamu (tanya audy, balik)... terus kamu tidak ikut kembali bersama saya".
"iyaa gadis kecil? panggil saja via... ehemm, saya masih punya urusan disinih.... jadi kamu kembali lebih dulu.
"ta...tapi ini akan sangat berbahaya"
"kamu gak perlu khawatir, saya bisa menjaga diri saya sendiri... yg perlu kamu khawatirkan itu, keselamatan diri kamu".
__ADS_1
"ke...kenapa? kamu menyebut saya gadis kecil... bukannya kita seumuran" ucap audy sedikit tak suka.
"heehee... kalau kita seumuran, bagaimana bisa kamu tidak tau caranya melindungi diri sendiri... saya rasa kamu hanya seorang gadis kecil. intinya sekarang... kamu harus keluar dari tempat ini, akan sangat bahaya berada lama disinih... kamu taukan arah jalannya".
"ehemm... iyaa, saya tau"
"bagus kalau bgtu... tunggu apa lagi, lebih baik kamu pergi sekarang? ingat jngan sampai kamu tertangkap oleh sekelompok ********"
"baiklah... saya akan ingat pesan dari via, sekali lagi terimakasih! saya akan membalas kebaikan kamu" sambil melambaikan tangan dan pergi menjauh meninggalkan via.
"hufff.... akhirnya, pergi juga gadis itu". ngumam via dalam hati. ehhh...tapi kenapa, tempat ini kayak ada yang gak beres, batin via..."ahhh... dari pada penasaran mending cek dulu, sapa tau menemukan sesuatu yg menarik".
ketika via berjalanan cukup jauh... via melihat banyak komplotan pria berpakaian serba hitam sedang mencari seseorang disekitar sinih, via menjadi sangat penasaran lalu bersembunyi. "hehee... bakal ada pertunjukan yang menarik nih" batin via, memperhatikan dibalik pohon.
sisi lain ditempat yang sama, kesadaran arga mulai melemah, racun yg berada dalam tubuhnya sudah mulai bekerja.. "gue harus secepatnya tinggalin tempat ini" gumam arga dalam hati.
arga yg memperhatikan sekeliling, yg dilihat cukup aman... ia keluar dari persembunyiannya...tapi baru beberapa langkah arga keluar, tiba-tiba ia tertangkap basah oleh salah seorang anak buah bilof..... "mau pergi kemana tuan arga... boss kami dari tadi mencari keberadaan anda".
"sialll... kenapa aku harus ketauan begini sih, batin arga... arga mengerahkan seluruh tenaganya mencoba melawan mereka? tapi hasilnya nihil... arga tetap kalah, sebab tenaganya sudah tidak ada, ia pun terkulai lemas diatas tanah.
"heehee... lebih baik tuan patuh, sebelum kami bersikap kasar" ucap anak buah bilof.
disisi lain, via yang melihat para sekelompok itu menindas seorang yg lemah... ia tidak bisa tinggal diam, via keluar dari tempat persembunyian... lalu menolongnya..."hehee... beraninya menindas yg lemah" ucap via sambil terkekeh.
anak buah bilof, yg mendengar suara via, mereka langsung melihat kearah suara itu berasal. "siapa kamu... gadis ingusan" ucap salah seorang pria berbadan gemuk dengan nada membentak.
"anggap saja, saya sebagai orang yang akan memusnahkan, bagi penjahat kayak kalian", sambil menunjuk sinis kearah anak buah bilof.
anak buah bilof tertawa terbahak-bahak, mendengar perkataan via, yang dianggapnya lucu.."haahaa...haahaa...?
"cihh... sudah puas tertawanya"(umpat via datar). tanpa basa basi, via langsung menyerangnya secara mendadak. mereka yang mendapat serangan dari via, tidak bisa berkutik sama sekali... "hehee... tapi ini masih belum ada apa-apanya..." ucap via, sambil melihat ke arah anak buah bilof yang terkapar diatas tanah, dengan dipenuhi luka akibat sayatan dari belati milik via.
anak buah bilof terluka sangat parah sampai meringis kesakitan. "ampuni kami, kami hanya menjalankan tugas"... ucap anak buah bilof.
__ADS_1
via pun tertawa dengan keras.."haaaha.. sudah terlambat.___ seorang penjahat bagi kalian pantas untuk dhukum mati. kalian tau belati ke sayangan saya ini, sudah lama tidak pernah berlumuran oleh darah segar". (sambil mengangkat belati yang berada ditangan via yang dipenuhi darah). kemudian, tanpa aba-aba... via langsung menghabisi mereka dengan satu kali gerakan yg gesit, tanpa mengenal kata ampun. hehee...heee...
kematian adalah hal yg pantas buat kalian para penjahat". gumam via.