
.
.
^Tri Pun Tersenyum Puas Ketika Melihat Via Makan Dengan Sangat Lahapnya^ Sementara Via Yang Diperhatikan Sedari Tadi.. Dia Menjadi Risih Sendiri,
"gue tau kok kalau gue ini memang cantik.. tapi nggak usah sampai segitunya juga kali ngeliatinnya *sedikit menyindirnya*"
"Ehh.. maaf-maaf *malu*"
^Geleng Kepala^
"lebih baik itu makanannya, dimakan keburu dingin nanti nggak enak"
"iya ini juga mau dimakan kok"
^Via Pun Kembali Disibukan Dengan Makanannya^ SKIP.. Setelah Berkelut Cukup Panjang! Akhirnya, Mereka Berdua Selesai juga Dalam Acara Ritual Makannya..
"alhamduliah.. kenyang juga *ucap via*"
Dengan Penuh Rasa Syukur.. Sambil Mengelus Perutnya Yang Terlihat Sedikit Membuncit Akibat Kekenyangan Makan
"berhubung hari ini saya yang makan paling banyak.. jadi, saya akan membantu juga dalam pembayarannya *tutur via*"
"nggak perlu.."
^Menatap^
"sudah saya bilang kalau hari ini saya akan mentraktir kamu.."
"tapikan..*merasa nggak enak hati*"
"nggak ada kata tapi-tapian *sela tri* lagian pembayaran cuman segitu! itu tidak sebanding dengan kamu yang sudah menolong saya"
"oke.. kalau begitu saya terima kebaikan kamu, jika suatu hari nanti kamu membutuhkan bantuan tinggal hubungin nomor'qu saja..
^Mengangguk^
"habis dari sinih rencana mau kemana lagi *tanya tri*"
"pulanglah.. perut kenyang begini enaknya diajak tidur *tutur via*"
"apa perlu saya yang mengantarnya"
"terimakasih atas tawarannya.. tapi, saya bawa mobil sendiri"
^Mendadak Menjadi Lesu^ Tentunya, Itu Membuat Via Menjadi Bingung Sendiri..
Gue Salah Dimananya Lagi Yak *batinnya bertanya*..
"kalau ada waktu senggang, kamu boleh kok berkunjung keapartemen'ku.. *tutur via, sambil menuliskan alamat tempat kediaman apartemennya*"
"apakah boleh"
^Mengangguk^
"Tentunya.."
^Tri Pun Kembali Menampilkan Senyumannya^.. Ehh, Kok Cepat Amat Yak Berubah Ekspresinya *ngebatin*!
__ADS_1
Tiba-Tiba..
*Ponselnya Berdering*
"tunggu sebentar yak.. gue mau angkat telponnya dulu *tutur via*"
"iya.."
^Via Pun Sedikit Menjauh Dari Tri Untuk Mengangkat Panggilan Telponnya^
"Hallo.."
"..."
"kepho.."
"..."
"apaan.. kalau nggak ada sesuatu hal yang penting, gue bakalan matiin nih *ancamnya*"
"..."
"langsung to the point saja"
"..."
"apa kamu bilang..?"
"..."
"saya segera kesanah"
.
.
Sementara, Tri Yang Melihat Raut wajah Via Mendadak Menjadi Lebih Serius Dia Pun Bertanya..
"kenapa..! apa ada masalah? *tanyanya*"
"maaf sepertinya gue nggak bisa menemani kamu lebih lama lagi.. soalnya, ada sesuatu yang perlu gue urus *tutur via*"
"iya nggak apa-apa kok, santai saja.."
"gue cabut duluan yak.. sekali lagi terimakasih atas traktirannya, lain kali gue yang bakalan traktir balik"
"hadijah"
"oke.."
^Pergi Meninggalkan Tri Sendirian^ Dan Setelah Kepergian Via.. Tri Pun Membayar Semua Tagihan Makanannya, Lalu Dia Juga Memutuskan Untuk Pergi Dari Caffe Tersebut..
.
.
SKIP
*Apartemen Arga*
__ADS_1
Knock..Knock..
Ckleeek..
"kasih tau aku dimana posisinya sekarang..*tanyanya to the point*"
"Masuk dulu, nggak enak kalau berbicara diluar begini"
^Tanpa Basa Basi Lagi Via Langsung masuk Kedalam Apartemen Arga^..Dan Arga Pun Mengekor Dari Arah Belakang!
Keduanya Sudah Dalam Kondisi Duduk..
"langsung berbicara pada intinya saja"
"gue akan kasih tau kamu..! asal ada syaratnya"
^Menatap^
"cium saya dulu"
"gila elu yak.. *umpatnya* sebaiknya, jangan berpikiran yang aneh-aneh"
"yasudah kalau nggak mau, gue juga nggak bakalan maksa kok *tutur arga santai* tapi.. jangan salahkan'ku, jika saya tidak akan memberitahu'mu"
"dasar b***ngan mesum.."
"hehee.. panggilan yang bagus! dan trus siapa coba yang waktu itu kasih tinggal gue diapartemennya sendiri.. itu juga belum sempat gue buat perhitungan"
^Kembali Mengingat^
"ehhh.. maaf-maaf, waktu itu buat keamanan bersama! sebenarnya.. gue niatnya cuman pengen ajak teman-teman'ku keluar dari apartemen, supaya kamu nggak ketahuan sama mereka! ehh, tapi karna saking keasikannya mengobrol.. jadi, gue malah lupa beneran sama kamu *jelasnya*"
"maka dari itu sebagai gantinya sekarang kamu harus mencium'ku"
"nggak ada syarat yang lainnya apa.. selain itu"
"tidur dengan'ku.."
"nggak waras.."
"pilih yang mana"
"nggak ada pilihan yang lainnya apa..? *tanyanya lagi*"
^Memicingkan Matanya^
"tidak ada.. *tegasnya*"
^Menghembuskan Napasnya Secara Kasar^
"gue hitung sampai tiga nih, satu.. d-dua..ti-tig..."
"oke.. gue pilih syarat yang pertama *selanya dengan cepat*"
^Tentu, Itu Membuat Arga Tersenyum Dengan Sangat Puas^
"mendekat dong, kenapa cuman diam disitu! mau tunggu apalagi.."
"ehh.."
__ADS_1
^Tentunya, Membuat Via Menjadi Gugup Sendiri^ Mendekat Kearah Arga.. Tidak Lupa Sambil Menutup Kedua Matanya, Lalu Mencium Singkat Pipi Arga!