PEMBALASAN DENDAM DENGAN CARA CANTIK

PEMBALASAN DENDAM DENGAN CARA CANTIK
BAB 23


__ADS_3

☆apartemen via☆


Sesampainya diapartemen,via langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang! "ahhhh.... sungguh melelahkan", (bergumam sambil memejamkan kedua matanya).


tiba-tiba, putri datang secara mendadak keapartemennya? via yang sedang asik berbaring diatas ranjangnya, sangat kaget ketika seseorang memeluknya "ehhh... ya ampun ngagetin ajah, kirain siapa... ternyata elo put" (gumam via).


"via..., hiks...hiks...hiks...."


putri menangis sesenggukkan via pun sangat terkejut dan bangun dari posisi tidurnya "ada masalah apa put, jangan bikin khawatir"......? (ucap via sambil menatap kearah putri dengan perasaan cemas).


"hiks...hiks... ternyata, semua cowok di dunia ini sama saja...hiks...hiks..." ucap putri pelan.


"bicara yang jelas put"


"hiks...hiks... bian selingkuh, terus dia putusin gue", huaaaaa..." (suara tangisan putri pecah memenuhi ruangan)


via menggaruk kepalanya yang tidak gatal ketika mendengarnya. "yaelah... kirain ada masalah apaan bikin khawatir saja... berita bagus dong, lagian bian bukan cowok baik-baik put".


"jahat bener lu, hiks...hiks... bukannya ikutan sedih sebenarnya kamu sahabat gue bukan sih".


"hehee...habisnya kamu kayak anak SMA ajah, diputusin cowok pake acara nangis segala dramatis banget sih". (kalau lo anggap gue jahat juga gak apa-apa put... tapi gue senang lo bisa putus dari buaya darat itu, gumam via didalam hati)


putri menyeka air matanya yang jatuh di pipinya yang cabi dengan menggunakan tisu. "yaampun ilvy santika... makanya lo jangan betah menjomblonya, jadi kamu gak tau apa yang gue rasakan sekarang"


"apa hubungannya coba, aduh kamu ajah yang lebay tingkat nasional"


"ya jelas ada (ucap putri sedikit kesal). kok kamu malah ngatain aku lebay


sih bukannya menghibur atau apa kek biar gue gak sedih lagi... coba kamu bayangin ditinggal pergi pas lagi sayang-sayangnya nyesek banget tau"


"Hoeeek.... pengen muntah gue dengarnya"


"begini ini... fiks jomblo akut perlu diobati, apa jangan-jangan lo gak tertarik sama cowok".


"enak saja, siapa bilang...? bukannya gak tertarik, gue cuman mau fokus dalam berkarir dulu"


"hufff...emang susah ya kalau ngomong sama orang yang sudah kelamaan menjomblo"


"ehmm...terserah, kamu mau bilang apa? ngapain sih pake acara nangis segala, perasaan lo punya banyak pengalaman tentang memikat hati cowok, ya tinggal cari yang lain ribet amat sih". (ucap via memberi saran)


"gampang banget kamu ngomongnya, yang ngejalaninnya susah tau... lagian gue tuh sudah terlanjur nyaman dan sayang sama bian, lo tau sendiri gue pacaran sama dia sudah jalan 3 tahun, itu bukan waktu yang singkat untuk dilalui bagi pasangan".


"ehmm tau sih? tapi jujur ya put, waktu pertama kali kamu kenalin pacar lo ke gue... sumpah gue gak suka ngelihat dia, tampangnya ajah kelihatan banget kalau dia bukan pria yang baik? dulu gue pernah menentang hubungan kalian, tapi kamu gak mau dengar".


"dulu kamu gak kasih alasan dan penjelasan yang pasti, makanya saya menganggap perkataanmu cuman candaan semata".


"alasannya, dia bukan pria yang baik... sekarang terbuktikan".


"tapi kenapa dulu kamu gak kasih alasannya begitu, kamu cuman bilang gak suka sama dia...mana saya tau".


"sebenarnya gue mau bilang....? tapi dulu lo lagi di mabuk asmara, takutnya kamu gak bakal percaya dengan perkataan gue, nanti yang kena imbasnya hubungan persahabatan yang sudah lama kita jalin menjadi renggang, gue terlalu takut kehilangan lo put".


putri sangat terharu mendengar pernyataan via... "huaaaaa.... ternyata begitu pedulinya lo sama gue".

__ADS_1


"pastinya lah karna orang yang benar tulus peduli sama gue cuman kamu dan ayu... kalian berdua adalah keluarga yang sangat penting didalam hidupku".


putri pun langsung memeluk via dengan erat... "hiks...hiks... gue makin sayang sama lo via".


"uhhh...lepasin put? gue gak bisa napas tau... entar orang beranggapan kalau kita pecinta sesama jenis lagi" (ucap via mencoba mencairkan suasana).


"apaan sih... gak asik banget". (sedikit tersenyum).


via yang melihat putri mulai tersenyum, dia menjadi begitu senang... "gitu dong senyum, jangan nangis mulu entar cantiknya luntur loh" (ledek via).


putri pun terkekeh mendengarnya... "bisa ajah lo ilvy santika"


lalu via memberi sedikit saran buat sahabatnya itu. "lupain cowok k*p*r*t itu put, dia gak pantas buat kamu...masih banyak cowok diluar sanah yang lebih baik dari dia".


"ta...tapi vi.... hiks...hiks". (ucapnya pelan lalu suara tangis putri kembali pecah)


"sudah buat apa tangisin cowok b*j*ng*n itu lagi... gak berfaedah banget sih (ucap via kesal), belum tentu sekarang dia juga sedih kayak kamu? prinsip hidup mungkin dia bukan jodoh yang di takdirkan buat lo" (ucap via menenangkan putri).


ketika mendengar ucapan via, putri kembali sedikit lebih tenang "makasih ya via... lo selalu ada di saat gue lagi butuh teman curhat".


"ehmm... didunia ini gak ada yang gratis loh (ucap via bercanda), hehee... santai ajah kali, sudah seharusnya kita kan saling membutuhkan satu sama lain".


kemudian via kembali memeluk putri, lalu membelai rambutnya "anak yang baik, gak perlu tangisin cowok br*ngs*k kayak dia air matamu terlalu berharga yang seharusnya nangis itu dia bukan elu put, karma pasti berlaku?"


putri membalas pelukan via. "fyuuuh bener juga yang lo bilang, ngapain juga gue terpuruk seharusnya gue bikin dia menyesal telah ninggalin orang sebaik dan secantik gue".


"gitu dong ini baru sahabat gue yang comel! mending kita tidur, sudah larut malam nih...bukannya besok kita ada kelas pagi".


"ughhh...hati lagi galau, kenapa harus ada kelas pagi segala sih" (keluh putri).


putri hanya bisa patuh mendengar apa yang via katakan... "ughh, ibu tiri yang kejam".


"hehee..., biar kejam begini tapi tetap sayangkan".


"iya...iya, kamu memang yang terbaik".


lalu mereka berdua membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur, mereka pun terlelap dalam mimpinya masing-masing.


keesokan paginya.......


Via bangun lebih dulu dari pada putri, dia bergegas kekamar mandi untuk membersihkan dirinya setelah selesai mandi dan mengenakan pakaian rapih.


via membangunkan putri... "put...bangun matahari sudah tinggi tuh" (sambil menguncang pelan tubuh putri).


"setengah jam lagi, masih ngantuk nih".


"bangun sekarang put...(ucap via ketus).


"galak amat, gue kayak yang punya ibu tiri ajah". (sambung putri, masih memejamkan kedua matanya)


"ini anak susah sekali dikasih bangun, kita bisa telat masuk kekampusnya... kamu mau mencari masalah sama dosen ngalak itu"


putri membelakakan matanya, segera bangun dari tempat tidur berjalan ke kamar mandi... "yaampun kok sampai lupa, kalau hari ini dosen galak itu yang mengajar ya"

__ADS_1


via hanya menggelengkan kepalanya... "sudah tau takut, gih buruan mandi! gue kedapur dulu mau siapin sarapan".


"Hoam.... oky bos"


lalu via pergi menuju dapur, untuk menjalankan sebuah rutinitas setiap harinya membuat sarapan sebelum berangkat kekampus.


putri yang telah bersiap-siap, dia menghampiri via yang sedang memasak "wahhh...masak apaan, wangi bener". (tanya putri, sambil menarik kursi lalu duduk).


"nasi goreng" ucap via singkat, setelah selesai memasaknya via menyajikan nasgornya dipiring lalu membawanya kehadapan putri.... "nasi goreng spesial, buat sahabatku yang sedang galau. hehee..." (ledek via)


putri hanya menatap kearah via tanpa ekspresi, tanpa sungkan lagi putri menyantap dengan rakus nasgor buatan via. "ehmm...mantap, hehee...gak sia-sia lo jadi sahabat gue". (ucap putri masih mengunyah makanan di dalam mulutnya).


"chef handal gitu (jawab via sombong)... iya dong, punya sahabat tuh harus berguna".


putri hanya mengacungkan kedua jempol tangannya. via dan putri memakan nasgornya habis tanpa tersisa! setelah selesai sarapan,


mereka berdua berangkat kekampus.


selama diperjalanan menuju kampus mereka berdua ngegibahi dosennya yang galak (dosen brama) tanpa dosa itu.


putri terlebih dahulu membuka percakapan buat ngegibahi brama (dosen galaknya itu). "ehhh...lo tau, gak....? dengar-dengar, ternyata dosen yang terkenal galak itu masih singel lo..."


"ya terus... kamu mau mendaftar jadi calon istrinya gitu" (ceplos via).


"idih amit-amit, gak bisa ngebayangin jadi pasangan hidupnya...? tapi kalau dibilang kriteria cowok idaman sih termasuk; orangnya tampan, pintar, baru masih muda lagi... tapi sayang sikapnya itu loh galak banget".


via tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan putri.... "hahaaa... kalau galak, tinggal dikasih luluh? biasanya orang yang galak punya sisi kelembutan tersendiri, apalagi sama orang yang dia sayangi".


"hehee...kalau begitu buat lo ajah! cocok banget, dosen galak tampan yang kelamaan singel sementara lo jomblo akut anti punya pacar".


"gak tertarik". (ucap via datar).


"tapi beneran serasi banget kamu sama dosen brama, dia ganteng dan kamu cantik pasangan yang sempurna... ceritanya gue mau comblangin kalian berdua"


"serasi dengkulmu.... kenapa gak buat lo ajah, pake acara jodohin orang segala".


"hehheee...kalau sama gue, bagai langit dengan bumi mustahil untuk bersatu?


"nyadar juga ya"....?


"y


"so pastilah....! ehhh... tapi gue sempat dengar dari orang lain katanya sih dia gak tertarik buat pacaran gitu, kepribadiannya hampir mirip sama elu vi.... siapa tau jodoh".


"hahaa... gak usah asal tebak deh, belum tentu kepribadian sama akan berjodoh lucu banget sih".


"siapa tau... dosen brama yang terkenal galak itu bisa luluh sama lo vi? gimana kalau kita taruhan, kalau kamu berhasil meluluhkan hati dosen brama dalam jangka waktu satu bulan gue bakal turuti kemauan lo".


"biar gue minta apapun....."


"iya, apapun bakal gue turuti...? etss... tapi jangan senang dulu kalau sampai lo kalah taruhan ada konsekuensinya, berani gak".


"cool...harus tepati janji loh" (ucap via menerima tantangan putry).

__ADS_1


saking keasikannya mengobrol, gak kerasa mereka berdua sampai juga dikampus lalu menghentikan obrolannya...via dan putri bergegas masuk kedalam kelas, karna sebentar lagi kelas akan segera dimulai.


__ADS_2