PEMBALASAN DENDAM DENGAN CARA CANTIK

PEMBALASAN DENDAM DENGAN CARA CANTIK
BAB36


__ADS_3

TIBA-TIBA..


(VIA DISERBU BANYAK PERTANYAAN OLEH WANITA TERSEBUT)


"Anda baik-baik sajakan.. apa ada yang terluka, atau ada yang sakit.. apa perlu kita kerumah sakit"


"Ehhh, pertanyaannya satu-satu dong.."


^MENATAP VIA DENGAN PANDANGAN KHAWATIR^


"iya.. saya baik-baik saja kok, jadi tidak perlu kerumah sakit"


KETIKA,


WANITA TERSEBUT MENDENGARNYA, DIA MEMBUANG NAPASNYA DENGAN SANGAT LEGA..


"Fyuuuuh.. syukurlah"


^Wanita Yang Sangat Aneh *batin via*^.. (BERJALAN HENDAK PERGI)


"mau kemana.."


(BERHENTI MELANGKAHKAN KAKINYA DAN MENJAWAB..)


"pulanglah.."


"jangan pulang dulu.."


~MENATAP HERAN~


"kenapa.."


"gimana kalau saya traktir, sebagai ucapan terimakasih"


"nggak perlu, lagian saya ikhlas menolong kamu.. dan sama-sama"


(TERSENYUM DAN MELANGKAHKAN KAKINYA KEMBALI)


TETAPI..


(LANGKAHNYA SELALU DIHENTIKKAN OLEH WANITA ITU)


"Ihhh.. tunggu sebentar"


"ada apa lagi.."


"saya beneran ingin mentraktir kamu, sebagai rasa terima..."


"kan barusan sudah saya bilang kalau saya ikhlas menolong kamu.."


"tapi tetap saja.. *ngeyel* pliss.. mau yaaa, luangin waktu anda sebentar saja *menatap dengan mata berbinar-binar*"


"Uhh.. bukannya saya mau menolak kebaikan kamu, sebenarnya hari ini saya merasa sangat capek sekali.. ingin cepat-cepat pulang dan beristirahat *jelasnya*"


^MENDADAK BERUBAH MENJADI SEDIH^ VIA YANG MELIHATNYA MENJADI NGGAK ENAK SENDIRI..


"begini saja.. kalau kamu memang tulus ingin mentraktir saya.. gimana kalau di lain waktu saja *tawar via*"


"beneran.."


^KEMBALI BERSEMANGAT^


*Yaelah Kenapa Ekspresi Wajahnya Berubah Begitu Cepat ya..^batin via^*


VIA HANYA TERSENYUM TANDA MENGIYAKAN..


"dimana ponsel'mu.."

__ADS_1


"untuk apa.. *bingung*"


"saya pinjam sebentar.."


^MENGELUARKAN PONSELNYA DAN MEMBERIKKAN KEPADA VIA^


???


*MEMBERIKAN KEMBALI PONSEL MILIK WANITA ITU*


"terimakasih.."


"ini.. *menatap dengan bingung kelayar ponsel miliknya yang terdapat nomor telepon*"


"itu nomor'ku.. kalau kamu ada banyak waktu luang untuk mentraktir saya, tinggal hubungi kenomor itu.. kalau begitu saya tinggal dulu, sampai berjumpa lagi ^Byy^ (melambaikan tangannya kearah wanita tersebut)"


MENATAP KEPERGIAN VIA DENGAN MOLONGO KEK ORANG **** GITU.. SETELAH VIA MULAI MENJAUH DARI PANDANGANNYA, WANITA TERSEBUT MULAI TERSADAR..


"Ehhh.. tungguu *teriaknya* saya belum tau, siapa nama kamu"


TETAPI..


(SANGAT DISAYANGKAN SEKALI, VIA SUDAH KEBURU MENJAUH DAN TIDAK MENDENGAR TERIAKKAN DARI WANITA TERSEBUT)


"bodoh, dasar bodoh.. keburu jauhkan *mengumpat kesal* Arghh, sudahlah untung masih ada kesempatan di lain waktu untuk bertemu dengannya lagi"


*HAYO TEBAK.. KIRA-KIRA SIAPA WANITA YANG SOK KENAL ITU*


SKIP


APARTEMEN..


^LANGSUNG MEREBAHKAN TUBUHNYA^


"lumayan penat juga ya *batinnya* mana ada kelas sore lagi.. atau bolos absen ajah yaa! tapi.. ahhh, sudahlah dilihat sebentar sore saja"


.


.


DITEMPAT LAIN,


GITA SEDANG BERKUMPUL DI SEBUAH CAFE BERSAMA DENGAN KEDUA TEMANNYA..


"Broo.. gue dengar-dengar, elu ikut mendaftar menjadi model ya"


"iya dong.. dan minggu depan sudah ada pengumumannya loh"


"wahh.. aku yakin, kamu pasti bakalan terpilih.."


"jangan diragukan lagi.. teman kita yang satu ini sudah mempunyai talenta yang baik, cantik, bentuk tubuhnya juga waww.. pokoknya jangan di tanyakan lagi, *puji salah satu temannya*"


"Hahaa.. kalian berdua bisa ajah *ucapnya sedikit malu-malu*"


^Tentunya Dong Gue Bakalan Terpilih, Tidak Ada Yang Tidak Bisa Gue Dapatkan *batin gita sombong*^


"kalau lolos.. traktir kita dong"


^BERSEMANGAT^


"tenang saja.. apa sih yang nggak buat kalian berdua"


.


.


SKIP

__ADS_1


Tidak terasa waktu bergulir begitu cepatnya, ternyata sudah mau menjelang sore.. via yang masih bobo cantik? diganggu dengan suara panggilan telpon..


^VIA TERBANGUN TAPI MASIH SETENGAH SADAR, MERABA-RABA.. MENCARI KEBERADAAN PONSELNYA, SETELAH MENDAPATKANNYA.. VIA LANGSUNG MENGANGKAT PANGGILAN TELPONNYA^


"......"


"uhmm..


ada diapartemen"


"......"


"emang ini sudah jam berapa"


"....."


"kalau begitu.. hari ini gue absen kelas deh"


(LALU MEMATIKKAN SAMBUNGAN TELPON SECARA SEPIHAK DAN KEMBALI TERTIDUR)


SEMENTARA,


DI


TEMPAT LAIN..


"Wahh, parah ngeselin banget ini anak *umpatnya*.."


"kenapa put.."


(TANYA AYU YANG BARU DATANG HABIS DARI TOILET)


"...."


^TIDAK MENJAWAB^


"pasti via ya.."


"ehmm.."


"kenapa lagi tuh anak.."


"tadikan gue ada telpon via, cuman tanya posisinya dia sekarang ada dimana.. trus tanya kenapa belum nongol juga, ehh.. dia hanya jawab hari ini mau absen kelas trus langsung di matiin coba! gimana gue nggak mau kesal"


"hehee.. elu kayak yang nggak tau via sajah"


"tapi gue beneran kesal tau.."


"kesal atau khawatir nih *ledeknya*


"ya itu juga termasuk sih! ..soalnya sebulan belakangan ini, dia sudah jarang ada waktu kumpul bareng kita lagi.. *protesnya*"


"uhmm.. iya juga ya? mungkin via lagi sibuk atau lagi ada masalah.."


"sibuk ngapain, dan kalau memang dia ada masalah.. kenapa tidak cerita kekita dua, biasanya juga cerita *memotong perkataan ayu*"


"masuk akal juga, *berpikir mencari solusi* ...ahh, gue tau.. solusi satu-satunya gimana kalau sebentar malam kita gerbek saja apartemen via.. *sarannya*"


"boleh juga.. lagian tuh anak bikin khawatir banget"


"kalau begitu sepakat ya.."


"ehmm.."


"masalah sudah terselesaikan, kesepakatan juga sudah..? lebih baik sekarang kita masuk kelas ajah yuk, sebelum dosen datang"


"..."

__ADS_1


(AYU DAN PUTRI PUN BERJALAN MENUJU KELAS)


__ADS_2