
setelah kepergian via, pesanan yg mereka pesan! akhirnya datang, berbagai jenis makanan seafood tersaji rapi di atas meja (kare kepiting, udang goreng, lobster saus padang, kerang saus tiram, gulai ikan dan cumi goreng asem. minumannya: jus jeruk, jus lemon dan jus alpukat).
☆☆☆
"toilet umum" ahhh...akhirnya, lega juga" batin via. setelah selesai, ia mencuci kedua tangannya dan sedikit merapikan pakaiannya... agar terlihat tidak kusut, ketika via kembali dari toilet, tdak sengaja terjadi sebuah insiden kecil yg menimpanya?
(tiba-tiba, seseorang menabrak via dari arah belakang sampai, tersungkur kelantai dengan keras) Brukkkkk....."aduhh... kalau jalan pakai mata" umpat via kesal, lalu berdiri dan membersihkan pakaiannya yg kotor.
"siapa suruh,halangi jalan saya" jawab arga dingin.
"bukannya, minta maaf"( ucap via bertambah kesal, sambil melihat kearah arga). via kaget ketika melihat orang yg menabraknya barusan, ternyata orang yg gak asing baginya "ehh... lohh" sambil menunjuk kearah arga.
ze yg melihatnya,sikap via yang kurang sopan ke arga, ze langsung memarahinya... "tolong jaga sikap anda" ucap ze sedikit membentak.
"ehhh.... bukannya, suruh dia yang minta maaf ke saya? kok jadi main bentak, yang seharusnya marah tuh saya" menatap sinis kearah ze.
"kamuuu...." belum sempat ze melanjutkan, arga memotong perkataannya lebih dulu.
"sudah... gak usah diladenin orang kayak dia? pasti gadis kecil ini lagi cari sensasi, buat saya tertarik sama dia" jawab arga datar penuh percaya diri
via yg mendengar perkataan arga, ia sangat geram lalu mengumpatnya. "cihh.. lohh, bukannya minta maaf! malah kepedean, dasar pria breng**k, pria baj****n". sambil menatap tajam kearah arga.
arga hanya terkekeh mendengar via yg mengumpat dirinya. tapi lain dengan ze! ze geram mendengarnya, selama ini tidak ada yg berani, mengeluarkan kata yg tidak sopan didepan arga. "sudah gak syg, sama nyawa lohh". sambung ze balik menatap sinis kearah via.
mendengar apa yg ze ucapkan... via bukannya takut. malah sebaliknya, via dengan beraninya menampar pipi ze dengan keras). plaaakkkk........ "itu peringatan buat kamu? emng gue takut dengan ancaman loh dan satu lagi tolong ajari dia (sambil menunjuk kearah arga), biar menjadi orang yg sedikit normal" ucap via sinis, lalu pergi menjauh meninggalkan arga dan ze.
__ADS_1
(hehee... makin menarik, gadis kecil. baru pertemuan ke dua! tapi sikapnya sangat mengesankan" batin arga)
ze yg mendapat tamparan dari seorang gadis kecil, ia tak terima dan mau membalas balik.. tapi niatnya dihalangi oleh arga, "ze cukup... lebih baik kita mengurus hal yg lebih penting, gadis kecil itu kita urus belakangan" ucap arga datar, berlalu pergi meninggalkan tempat kejadian.
ze pun mengurungkan niatnya... dan mengikuti arga pergi. "awass lohh yaa... bocah kecil, kalau kita ketemu lagi! bakal gue pites lohh" batin ze geram.
*****
♡di tempat lain♡
ayu dan putri sangat kesal, menunggu via yg tak kunjung datang dari toilet. "pindah, apa toilet umumnya?" ucap ayu kesal...
"ehemm... toiletnya pindah kejonggol palingan"
disela-sela perbincangan antara ayu dan putri. akhirnya, via muncul... via yg melihat kedua sahabatnya sangat kesal, ia meminta maaf. "sorry... gue lama, kekamar mandinya" ucap via merasa bersalah.
"iyaa... sampai lumutan kita nungguin".
"ehmm...sorry deh, gue ngaku salah? sebagai permintaan maaf dari gue, gimna kalau gue yang telaktir kalian". (pake jurus membujuk).
"setuju (tersenyum lebar kearah via), gak boleh di tarik lagi itu kata-kata"?
"(via sudah tau kelemahan dari kedua sahabatnya, kalau lagi marah) ... mana mungkin seorang ilvy santika menarik kembali, apa yg sudah dikatakan".
"hehee...put mumpung ada yg telaktir, kita makan sepuasnya.. hari ini, kita kuras isi dompetnya via" jawab ayu sambil menyeringai kearah via.
__ADS_1
"haahaa... ide bagus, sudah lama gak makan gratis". (sambil tertawa terbahak-bahak penuh dengan kemenangan).
via hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah dari kedua sahabatnya itu. kemudian, mereka bertiga menyantap semua makanan yg ada di atas meja sampai habis tanpa tersisa sama sekali.
hari ini, bukan hanya makanan seafood yg via, ayu dan putri, cicipi. tapi semua makanan kuliner yg ada dipulau pelangi, mereka makan sampai puas😋.
setelah cukup puas berkeliling ketempat makanan kuliner.. langit sudah menggelap, menandakan akan berganti malam. mereka bertiga, memutuskan untuk kembali ke villa.____
♡dalam vila♡..."gue mandi duluan yaa.. dah gak nyaman banget" sambil menggaruk tekuknya yg gatal merasa sangat risih, via termasuk orang yg menjaga kebersihan badannya.
"ehemm...." gumam ayu dan putri serempak yg duduk diatas sofa.
via masuk kekamar mandi, membersih kan diri, secara teliti sampai bersih. setelah selesai, dengan ritual mandinya! via keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk yg melilit di tubuhnya yg ramping... ayu dan via terpukau akan keindahan tubuh via yg ramping dan mulus, tanpa cacat sedikitpun..."gilaa... kalau dilihat, bagus banget badan loh" ucap putri sambil menatap kearah via dengan tatapan menggoda.
"sumpah, kalau gue cowok... udah gue makan habis.. tanpa ampun" sambung ayu dengan tatapan genitnya sambil mendekat kearah via.
"emang gue makanan apa(ucap via jengah)? mulai deh mesumnya.. gak salah minum obat kalian". sambil menyingkirkan tangan ayu yg meraba-raba tubuhnya.
"ehhh.. tapi yg gue bilang fakta tau? gue ajh perempuan sampai terpana melihat tubuh lohh yg mulus tanpa cacat bgtu. apa lagi kalau cowok, yg liat tubuh lohh! "ucap ayu masih memperhatikan secara teliti kearah via.
"hhheee...setuju? palingan banyak cowok pada pingsan kalau ngeliat tubuh via yg setengah telanjang kayak gini" balas putri menyeringai kearah via.
mendengar perkataan kedua sahabatnya yang mulai kehilangan akal. via menjitakkan jarinya ke jidat kedua sahabatnya! "pletakk....dari pada mikirin yg aneh-aneh... mending pergi mandi, sekalian cuci otak kalian sampai bersih biar gak mikirin yg mesum".
"aduhh sakit tau(sambil meringis kesakitan)... biar mesum begini tetap sahabat loh".
__ADS_1
via tidak mendengar ocehan dari kedua sahabatnya yg meringis kesakitan.. via langsung mengenakan pakaiannya, sebelum kedua sahabatnya semakin mikirin hal aneh.