Pembalasan Gadis Mafia, Harem Sang Penguasa 2

Pembalasan Gadis Mafia, Harem Sang Penguasa 2
BAB.32


__ADS_3

Samuel beserta beberapa anak buahnya juga Sean akhirnya pulang ke Harem, wajah mereka sarat akan kesedihan. Samuel menemukan handy talky milik Lazarus dan anak buah Lazarus di bibir jurang. Saat itu Samuel langsung mencari keberadaan Lazarus saat curiga Lazarus beserta anak buah yang dibawanya tidak ada yang menjawab panggilan dari dia.


Angela dan Ella berlari menghampiri Samuel dan Sean, melihat wajah murung mereka Angela menduga mereka belum berhasil menemukan putrinya.


"Samantha, Hazel?" tanya Angela memastikan.


Samuel menggeleng.


"Sean, dimana Daddy-mu?" Angela mengguncang tubuh putranya saat ia tak melihat keberadaan suaminya.


Sean seketika menangis, ia memeluk tubuh Ibunya. "Mom... Mom... Dad-" ucapannya terpatah - patah.


"Lazarus... dimana Lazarus, Sam?" tatapan pilu Angela menghantam Samuel.


"Maafkan aku Angela, kami hanya menemukan handy talky milik Lazarus di bibir jurang. Seharian ini kami mencarinya, tapi tidak membuahkan hasil. Kami takut, Lazarus tergelincir dan jatuh ke ju-"


"TIDAK!!! Lazarus masih hidup, aku tau! Aku merasakannya! Lazarus tidak akan meninggalkanku! Aku akan pergi mencarinya..." Angela berlari keluar sambil berteriak.


"Mom!" Sean menyusul dan menahan tubuh Ibunya yang memberontak.


Samuel ikut menahan tubuh Angela yang terus memberontak, tapi akhirnya Angela tak sadarkan diri.


"Aku akan membawa Mommy ke kamarnya," Dengan wajah lelah Sean memangku Angela dan membawanya ke kamar.


"Ada apa ini?" tanya Albert yang baru saja datang, dia baru saja mendapatkan kabar yang membuatnya shock.


Flashback 2 jam Lalu On.


Albert yang baru saja keluar dari ruangan CCTV untuk memeriksa keamanan Harem dikagetkan dengan kedatangan Kei pemuda yang telah menyelamatkan keponakannya Sean beberapa waktu lalu. Anehnya Kei seperti sembunyi - sembunyi datang ke kediaman Tuan-nya dan sepertinya pemuda itu ingin bertemu dengan dirinya.


"Bukankah kamu Kei?"


Kei mengangguk, satu telunjuknya terangkat menutupi bibirnya seolah berkata agar Albert tidak banyak bicara atau banyak bertanya.

__ADS_1


Albert hanya mengangguk, ia menyuruh Kei mengikutinya ke tempat yang tidak ada CCTV.


"Katakan, ada apa? Kenapa kamu datang kesini seperti sembunyi - sembunyi?" tanya Albert langsung.


"Dimana Berta? Saksi atas kecelakaan Michelle, ibuku?" Kei pun tak bertele - tele dengan cepat bertanya langsung.


"Ibumu? Michelle?" Tanya Albert kaget, tapi ia masih berbisik.


"Ya, ibuku. Lazarus menyuruhku menemuimu, dia bilang kamu tau tempat Berta disekap. Lazarus juga bilang, aku harus jujur padamu. Aku adalah Evelyn, putri Michelle dan David."


Sontak pernyataan itu membuat Albert semakin terkejut, ia tak menyangka pemuda di hadapannya adalah putri Michelle yang selama ini sedang dicari keberadaannya.


"Kau tidak percaya padaku? Kata Lazarus, bahkan sewaktu kecil aku pernah datang ke Harem besarma Ayahku David. Kau ingat?"


"Aku ingat, aku percaya padamu. Jadi, kamu datang untuk menemui Berta?" tanya Albert.


"Ya, aku ingin menginterogasinya tentang kematian sebenarnya Ibuku. Aku sudah mendengar penjelasan dari Ayahku dan Lazarus tapi aku harus memastikan secara langsung." Jawab Kei.


"Apa kau bertemu Tuan David dan Tuan Lazarus? Dimana? Bukankah Tuan sedang mencari Samantha?" tanya Albert tidak mengerti.


"Baiklah!" Albert menyuruh Kei menunggu diluar Harem, Kei keluar secara sembunyi - sembunyi seperti yang dilakukannya saat masuk tadi.


Setelah Kei dipertemukan dengan Berta, pemuda itu seperti menahan amarah. Berta memang tidak bisa berbohong, Lazarus sudah sering menyiksa bekas asisten Michelle itu sehingga membuat Berta ketakutan dan sudah dipastikan semua perkataan yang keluar dari bibirnya adalah kebenaran.


"Sekarang katakan apa yang terjadi?" tanya Albert setelah memastikan Kei selesai berbicara dengan Berta.


Kemudian Kei mulai menceritakan keadaan Lazarus dan Ayahnya David yang dikurung oleh Vincent juga tentang keberadaan Samantha dan Hazel. Juga tentang Lucas yang akan datang menggantikan Lazarus dengan menyamar sebagai Lazarus.


"Itu tidak akan terjadi! Selama aku masih hidup, Vincent dan Lucas tidak akan pernah bisa menghancurkan kehidupan Tuan Lazarus!"


"Jangan menyepelekan mereka, mereka sudah merencanakan ini sejak lama. It-"


Drttt... Drtt....

__ADS_1


Ucapan Kei terpotong saat panggilan masuk ke dalam ponselnya, ia melihat si penelepon adalah Daisuke.


"Halo, ada apa?" tanya Kei.


"Lucas sudah datang, sesuai rencana. Dia berperan sebagai seorang Ayah yang berhasil datang dan menyelamatkan putrinya. Sekarang Samantha dan Hazel sudah dibawa olehnya dan juga seorang wanita bernama Irene."


"Sial! Aku lupa memberitahumu untuk tak membiarkan siapapun membawa Samantha! Shittt!" Kei mematikan panggilan dengan marah.


"Ada apa?" tanya Albert cemas.


Tapi Kei tidak menjawab pertanyaan Albert, ia lalu menelepon salah satu anak buahnya sendiri yang ia tempatkan di Villa Vincent.


"Halo, Ketua?"


"Apa keadaan disana baik - baik saja?" tanya Kei.


"Tuan Vincent baru saja membawa kedua pria yang dikurung dan membawanya pergi dari sini." jawab anak buahnya.


"Kenapa kau tak meneleponku! Arhhggt!" Kei melempar ponselnya merasa marah terutama pada dirinya sendiri.


"Katakan! Ada apa?" Albert menarik kerah Kei dengan marah.


"Paman Lazarus dan Ayahku sudah dibawa pergi oleh Vincent dari tempat mereka dikurung. Samantha dan Hazel sudah berhasil dibawa Lucas yang menyamar sebagai Paman Lazarus dan juga Irene. Aku pikir sebentar lagi Lucas akan datang ke Harem. Sepertinya aku gagal menyelamatkan keluargamu, maaf..." Ucap Kei penuh penyesalan.


"Aku tidak akan membiarkan Lucas masuk!" Albert bertekad.


"Tidak! Kamu harus mengikuti sandiwara Lucas, jika membongkar semuanya sekarang, aku mengkhawatirkan keselamatan Ayahku dan Paman Lazarus. Kita tidak bisa bertindak sekarang," Kei mencegah Albert.


Dengan perlahan Albert menarik nafas lalu mengeluarkannya perlahan, sepertinya ia harus berpikir tenang.


"Baiklah, apa rencanamu sekarang?" tanya Albert.


"Sebaiknya ikuti dulu sandiwara Lucas, agar Vincent tidak curiga. Jangan biarkan siapapun tau jika Lucas sedang menyamar, kalau orang itu tau lalu membongkar penyamaran Lucas itu akan membahayakan orang itu juga membahayakan Ayahku dan paman Lazarus."

__ADS_1


Albert mengerti, sepertinya dia juga tidak bisa memberitahukan penyamaran Lucas pada Nyonya Angela karena itu bisa membahayakan nyawanya.


Flashback 2 jam lalu OFF.


__ADS_2