Pembalasan Gadis Mafia, Harem Sang Penguasa 2

Pembalasan Gadis Mafia, Harem Sang Penguasa 2
BAB.9


__ADS_3

Sekumpulan pemuda sedang makan di dalam kantin Kampus, Sean selalu menjadi pusat daya tarik para pemuda yang mendekatinya karena tujuan mereka masing-masing.


Semua orang di kampus tidak ada yang tidak mengenal Sean Lazarus Abraham, Putra sulung dari Lazarus Abraham pemilik seluruh properti berlabel Harem yang terkenal paling elit di Negara mereka. Bahkan nama Lazarus Abraham sudah merambah memasuki Negara lain dan namanya masuk jajaran 10 orang terelit se-Eropa.


Dengan nama besar Ayahnya Lazarus dan juga ketampanan wajah Sean yang belum bisa ada yang menandingi, Sean menjadi sosok yang arogan dan sombong. Tapi semua teman-temannya selalu menerima sikapnya itu, karena meskipun sikapnya begitu Sean selalu royal kepada semua temannya. Mereka memanfaatkan kepopuleran dan kekayaan Sean dengan sengaja berteman dengannya.


"Guys, party nanti malam aku yang tanggung semua biaya. Kalian tinggal cari kesenangan saja disana. Fasilitas jangan diragukan, aku menyediakan yang terbaik," Sean menyombongkan diri.


"Gue bakal bawa beberapa gadis kenalan gue, boleh kan Sean?" Ujar salah satu temannya.


"Of course, bawa semau kalian!"


"Yeahh... kamu memang terbaik!"


Di meja belakang mereka, Kei yang memakai topi menunduk berpura-pura mengaduk makanannya.


Bibir Kei tertarik, tersenyum sinis. "Dasar sombong, padahal berfoya-foya memakai uang orang tuanya. Cih!" Kei dengan sengaja menaikkan volume suaranya.


Sean mendengarnya, ia menatap tajam ke arah pemuda bertopi di meja depannya tapi Sean tidak bisa melihat wajahnya karena pemuda itu membelakanginya.


Sean berdiri dari kursinya dengan arogan, berjalan tiga langkah besar ke meja di depannya. "Kau sedang mengataiku?"


Sean menaruh kedua tangan besarnya di atas meja, menyondongkan tubuh tingginya ke depan sampai wajahnya sejajar dengan wajah si pemuda bertopi.

__ADS_1


Degh!


Sialan! Wajah tampannya bisa menandingiku! Hei! Tapi kenapa dia menatapku seolah dia membenciku? Aku bahkan tak mengenalnya. Tapi tunggu, dimana aku mengenal warna manik matanya?


Kei membuka topinya, tangannya terangkat merapikan rambut pendeknya. Lalu dia menyatukan kedua tangannya di atas meja, "Disini banyak orang yang sedang makan, apa menurutmu aku membicarakanmu?"


Saat pemuda di depannya membuka topinya dan memperlihatkan seluruh wajahnya, tak bisa dipungkiri Sean terkesima. "Jadi bukan aku?" Sebelah alis Sean terangkat.


"Entahlah? Apakah disini memang banyak anak orang kaya yang sombong. Permisi!" Kei tak menjawab jelas pertanyaan Sean lalu berdiri sambil membawa nampan makanannya.


Sean ingin mengejar tapi celetukan temannya menghentikan langkahnya.


"Dia mahasiswa baru itu kan, yang terkenal karena ketampanannya dan cara berkelahinya yang keren," ujar teman Sean.


"Yah sepertinya benar, lihat tatapan cewek-cewek disini menatapnya dengan penuh kekaguman," timpal salah satu temannya.


"Cih!" Kesal Sean.


"Sekarang sepertinya kau kalah pamor Sean!" ujar temannya ingin tertawa tapi menahannya dia tak ingin menyinggung seorang Sean.


"Belum tentu, dia tidak mungkin sekaya aku!" Ucap Sean meremehkan.


"Hei! Aku baru membuka situs kampus, kau bilang dia tak mungkin sekaya dirimu. Lihatlah ini!"

__ADS_1


Sean merebut ponsel dari tangan temannya, langsung merasa kesal melihat mobil yang dikendarai pemuda tadi, mobil yang dipakainya adalah Aston Martin Valkyrie seharga 3,2 juta dolar.


"Sialan!" Sean melempar ponsel temannya kembali dengan kasar.


Sean pergi meninggalkan teman-temannya keluar kantin, ia tak ingin mempermalukan dirinya dengan marah-marah memperlihatkan harga dirinya yang terluka.


...*****...


Bias cahaya pagi menyelinap melalui celah tirai jendela, dengan sinarnya yang menyilaukan mata membuat Sean terusik dalam tidurnya.


Semalaman Sean berpesta dengan gila, alhasil membuatnya masih ingin menutup kedua matanya kembali.


"SEAN!!!"


Sebuah raungan penuh amarah seketika membuka mata Sean sepenuhnya.


Sean bergerak ia mengerang memegang kepalanya yang sakit, pesta semalam benar-benar adalah pesta tergila sepanjang hidupnya.


.


.


.

__ADS_1


CATATAN : 3,2 Juta Dolar senilai ( 46 Miliar rupiah ).


NOTE : LIKE, KOMEN, DITUNGGU YA MAKASIH ♡


__ADS_2