
Albert berjalan cepat ke ruang kerjanya sendiri di kediaman nya, bekas Ibu angkatnya Sheril dulu. Sebelum ke ruang kerjanya ia mengintip kamarnya bersama sang istri, ia melihat Amanda sedang mengobrol dengan Ami baby sister yang baru dipekerjakan. Sebelum ia memperkerjakan baby sister itu, Albert benar - benar memeriksa sendiri dengan teliti latar belakang wanita itu.
Albert melanjutkan langkahnya menuju ruang kerjanya, ia segera membuka jaringan seluruh Cctv kediaman Lazarus. Ia membuka rekaman di tangga naik ke lantai 2 lalu seluruh rekaman di lantai 2. Ia zoom rekaman di pintu masuk kamar Lazarus, ia memijit serangkaian kode yang menyambungkan ke Cctv model terbaru yang berukuran kecil tapi bisa ia kendalikan atau gerakkan Cctv mini itu dari jarak jauh.
Setelah serangkaian kode yang hanya dia dan Kei yang tau, Cctv mini yang ia sembunyikan di kamar Lazarus seketika aktif. Sebelum ia tadi berangkat menjemput Lucas ke Rumah sakit, Kei memberikan Cctv mini buatan Jepang itu padanya. Ia lalu segera memasang Cctv mini itu di dalam kamar tidur Lazarus dan juga di semua kamar para keponakannya.
"Oke, ayo kita mulai bermain Lucas!" Albert membetulkan kacamatanya, ia mulai mengarahkan Cctv mini dikamar Lazarus untuk mengetahui posisi Lucas.
***
Lucas menatap penuh bernafsu ke arah Angela yang sedang terbaring tidur di atas ranjang, matanya tak berkedip terkesima pada wanita yang sudah mempunyai 4 anak itu.
"Tubuhnya masih sexy seperti seorang gadis, pantas saja Lazarus sangat tergila - gila pada wanita ini," gumamnya.
__ADS_1
Lucas membuka pakaiannya yang kotor, pakaian yang memang adalah milik Lazarus. Saat Lazarus dikurung semua benda milik Lazarus menjadi miliknya. Pakaian, semua kartu idetitas, ponsel dan benda lainnya. Wajahnya sudah sangat mirip, meskipun tinggi mereka sedikit berbeda beberapa sentimeter tapi tidak akan ada yang memperhatikan. Sedangkan selama empat tahun setelah operasi wajah dan suaranya, ia juga membuat tubuhnya berotot di beberapa bagian seperti tubuh Lazarus. Warna kulit mereka memang hampir sama sejak dulu, jadi tidak ada masalah. Hanya saja yang ia khawatirkan, tanda - tanda lain di tubuh Lazarus yang mungkin hanya Lazarus dan Angela yang tau.
Lucas ingin meniduri Angela tapi jika sampai wanita itu menyadari sesuatu di tubuh telanjangnya yang berbeda dari suaminya, ia takut rencananya selama belasan tahun akan hancur hanya karena nafsunya. Ia menatap tubuh molek Angela sekali lagi, ia menahan salivanya lalu menghela nafas menyerah.
"Mungkin nanti, setelah aku bisa mengorek tentang tubuh Lazarus pada wanita ini baru aku bisa menikmati tubuh indahnya. Lagipula aku harus menghancurkan pernikahan Lazarus dan wanita ini, bukankah sebaiknya sekalian saja mencicipi?" gumam Lucas seraya tersenyum.
Saat Albert melihat Lucas membuka bajunya, ia sudah siap berlari jika Lucas sampai naik ke atas ranjang mendekati Angela. Ia menunggu tindakan Lucas, ia menunggu beberapa saat tak lama Lucas berjalan ke lemari pakaian setelah itu Lucas keluar seketika Albert melepaskan nafasnya yang sejak tadi ia tahan.
Ponsel Alber dia atas meja bergetar. "Halo."
"Apa kamu eh maaf, maksudku apa Paman Albert memeriksa ruangan kamar tidur tante Angela? Aku lihat Lucas ada disana." Ucap Kei di dalam sambungan panggilan.
"Ya, sudah sejak awal Lucas masuk kesana aku sudah mengaktifkan Cctv mini pemberian darimu." Jawab Albert.
__ADS_1
"Baiklah, ohya Paman. Bisakah Paman membuat alasan untukku agar aku juga bisa masuk dan tinggal disana? Aku sedikit khawatir Paman Albert kewalahan jika sendiri." Pinta Kei.
"Oke, tunggu kabar dariku."
"Ya, Paman. Selalu hati - hati, aku juga sedang mencari keberadaan Ayahku dan Paman Lazarus melalui koneksi - koneksiku di dalam jaringan Yakuza di negara ini. Semoga kita secepatnya mendapatakan kabar baik atas keberadaan mereka berdua." Ucap Kei.
"Apa Vincent tidak menghubungimu?" tanya Albert.
"Belum, Paman. Aku telepon tapi dia diluar jaringan, sepertinya ia menonaktifkan semua alat komunikasi agar tidak terlacak siapapun mungkin untuk berjaga - jaga jika saja Lucas ketahuan. Tapi jangan khawatir Paman, aku akan mengerahkan semua kemampuanku."
"Baik, kamu juga hati - hati." Jawab Albert.
Sambungan terputus, Albert menatap kembali rekaman Cctv kamar Lazarus lalu mengaktifkan Cctc mini di semua kamar para keponakannya dan ternyata aman. Ia lalu membuka rekaman Cctv di seluruh kediaman Tuan sekaligus kakak iparnya itu, ternyata Lucas sedang berada di ruang kerja Lazarus. Tapi untung saja, semua dokumen - dokumen penting sudah ia pindahkan kesini ke ruang kerjanya. Albert sedikit merasa lega.
__ADS_1