Pembalasan Mommy L

Pembalasan Mommy L
Merasa Familiar Dengannya


__ADS_3

***Happy Reading πŸ™πŸ˜˜πŸ’œπŸ’›


Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ***...


Merasa Familiar Dengannya?


____


Hana melajukan mobilnya membela jalan sore Jak*rta. Yang mulai ramai degan orang-orang pulang kerja maupun anak-anak sekolah yang baru mau pulang kerumah masing masing setelah berkeliaran di luar rumah mereka.


Pertemuan tadi terbilang lancar tanpa kendala. Namun, ada hal yang memenuhi pikiran Hana saat ini.


Kata-kata dari sosok lelaki tadi, memaksa Hana untuk berfikir dan megigat sesuatu di masa lalunya. Namun Hana hanya megigat dan memikirkan satu tempat saja saat ini, untuk menjadi tujuannya.


Mungkin saja ditempat itu ia bisa megigat sesuatu tentang hal yang berkaitan dengan perkataan lelaki tadi.


...----------------...


Saat ini Hana telah sampai pada tempat tujuannya.


Hana keluar dari mobilnya dan berjalan menuju taman diseberang jalan tempat ia memarkir mobilnya.


Ketika sampai, Hana memilih duduk di kursi yang tersedia di taman tersebut. Setelah duduk, Hana langsung dihadapkan dengan jalan yang tidak jauh dari mobilnya terparkir.


Pikiran Hana melayang saat dia melihat tempat dan jalan tersebut. Di ingatannya melintas tentang kejadian di beberapa tahun lalu, yang terjadi di malam hari ditempat ini. Tepatnya di jalan yang dia tatap saat ini.


Dimana perjalanan pulangnya kerumah harus terhenti di jalan itu.


Di jalan itu ia dan pengasuh serta supirnya harus menghentikan perjalanan untuk menolong seorang pemuda yang mengalami kecelakaan yang sangat parah.


Melihat kondisinya membuat ia memutuskan untuk langsung membawa pemuda itu kerumah sakit. Alih-alih memanggil ambulans untuk menolong pemuda itu.


Hana berpikir saat itu, jika menunggu ambulans untuk menolong pemuda itu. Mungkin saja nyawanya sudah melayang sebelum ambulans datang. Dari pada menunda waktu, lebih baik langsung bawa saja sendiri.

__ADS_1


" Mungkinkah pria di malam itu dia!? " Monolog Hana setelah sadar dari lamunannya.


" Tapi__ ucapnya tadi, megigatkan aku dengan kejadian itu " lagi-lagi Hana berbicara pada dirinya sendiri. Kemudian kembali mengingat perbincangannya sebelum keluar dari restoran.


Flashback


Saat Hana dan Xavior berjalan beriringan menuju keluar restoran. Tiba-tiba pria itu mengatakan sesuatu yang langsung membuat Hana bingung seketika.


" Terimakasih atas bantuannya malam itu, Hana. Ah!! Lebih tepatnya gadis penolong " ucap Xavior tiba-tiba.


Hana tidak langsung menjawab, dia malah menghentikan langkahnya yang juga membuat Xavior dan dua orang dibelakangnya ikut berhenti.


" Ada yang ketinggalan Nona " tanya cia pada Nona nya saat melihatnya berhenti secara tiba-tiba.


Bukannya menjawab, Hana malah meminta keduanya untuk berjalan terlebih dahulu. Karena ada hal yang ingin ia bahas dengan Xavior terlebih dahulu.


Setelah Cia dan asisten pria itu pergi Hana langsung menatap kearah Xavior dengan alis terangkat.


" Maksud anda tadi, saya tidak mengerti " ucap Hana degan raut kebingungannya.


" Saya benar-benar tidak mengerti, mungkinkah kita pernah bertemu " Hana sungguh tidak mengerti degan Xavior ini.


" Perubahan mu sungguh diluar perkiraan saya Hana, kau terlalu memikat saya " ucapnya tak yambung


" Ha!!! Anda ini, bicara apa sebenarnya " Hana mulai kesal degan perkataan Xavior yang tidak yambung.


" Eum!! Lain kali saja kita lanjutkan. Hari ini saya sedang sibuk " balas Xavior kemudian berjalan meninggalkan Hana.


Hana semakin bingung, apakah pria bernama Xavior itu punya gangguan.


Flashback end


" Jika Xavior benar-benar pemuda yang ku tolong malam itu sungguh, perubahannya terlalu banyak " heran Hana


Sosoknya yang sekarang dapat membuat para wanita berjejer untuk menjadi kekasih atau bahkan degan rela menjadi teman ranj*ngnya .

__ADS_1


Hana hanya berharap dia tidak masuk dalam pesona pria bernama Xavior itu. Xavior bersal dari keluarga ALEXZI, dan Hana rasa Xavior lebih berbahaya.


Hana tidak boleh terlalu banyak berurusan dengan Xavior ini, ia tidak ingin menjadi sasaran para pemuja pria itu. Hana tidak ingin direpotkan, karena Hana sudah terlalu sibuk untuk meladeni mereka nanti.


setelah menebak-nebak tentang kaitan Xavior dan pemuda malam itu, Hana memutuskan untuk tidak memberikannya lagi.


Hana lebih memilih untuk menayangkan nya secara langsung nanti apakah yang dimaksud Xavior adalah dia yang menolong pemuda pada malam itu atau hal lain. Hana akan menayangkan nya.


jadi tunggu saja sampai mereka bertemu kembali, karena Hana dapat memastikan mereka pasti akan sering-sering bertemu di hari hari berikutnya. untuk kepentingan pembangunan hotel terbaru Alexzi company.


setelah memikirkannya Hana memutuskan untuk pulang, Karna hari mulai gelap dan si kembar kesayangan nya pasti sudah menunggu nya sedari tadi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Alhamdulillah πŸ€²πŸ™ atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar πŸ™πŸ’œ


Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik πŸ€²πŸ™


Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πŸ˜ŠπŸ™πŸ’œ


Agar semakin semangat πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’œ


Dengan cara


LIKE


KOMEN


VOTE


DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT πŸ₯°πŸ™πŸ’œ


SEKIAN DAN TERIMAKASIH πŸ™


WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ

__ADS_1


__ADS_2