Pembalasan Mommy L

Pembalasan Mommy L
Keberangkatan Hana Dan Xavior


__ADS_3

Happy Reading πŸ™πŸ˜˜πŸ’œπŸ’›


Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keberangkatan Hana Dan Xavior


_______


hari ini, pada pagi yang cerah. Hana dan Xavior telah berada di bandara menuju lokasi pembangunan hotel terbaru perusahaan ALEXZI, milik Xavior.


setelah menyepakati hari keberangkatan mereka waktu itu, akhirnya tibalah pada saat ini keduanya akan melakukan perjalanan udara menuju lokasi pembangunan hotel Xavior, yang terletak di negara K.


saat ini, Hana kembali memberikan nasehat-nasehat kecil pada si kembar Zavir dan Zava, yang akan ia tinggal selama beberapa hari. ia menitipkan kedua anaknya kepada paman satu-satunya, di karena kan kedua orang tua nya Masih belum kembali dan baru akan kembali tiga hari kemudian.


jadilah Hana harus menyusahkan sang paman untuk tiga hari kedelapan untuk menjaga si kembar. sampai kedua orang tuanya kembali.


" Zavir sama Zava nggak boleh nakal ya, sayang. harus nurut sama opa ke dua, nggak boleh bikin repot apalagi sampai nyusahin opa ke dua. oke sayangnya mommy " ujar Hana kembali menasehati putra putri nya itu.


sedangkan Zavir dan Zava mengangguk kan kepala pasrah mendengar nasehat dari mommy nya yang hanya itu-itu saja sejak semalam, hingga tiba di bandara saat ini. sungguh keduanya ingin mengatakan sudah bosan mendengar ucapan mommy yang sama terus menerus.


" Avil sama Ava bakal dengelin opa ke dua mommy, sebaiknya mommy sama om King belangkat sekalang. hati-hati disana, kabalin Avil sama Ava kalau udah sampai " ucap Zavir sambil tersenyum manis kearah mommy nya, Hana.


sedangkan Zava hanya manggut-manggut dengan senyum sekilas saja tanpa bicara, karena mulutnya sedang sibuk mengunyah cemilan yang di berikan oleh Xavior.


Hana hanya menghela nafas panjang melihat putrinya itu. begitulah Zava, gadis kecil itu baru akan diam jika sudah diberikan makanan.


padahal dari semalam sampai sebelum mereka bertemu Xavior di bandara, putrinya itu tidak berhenti berceloteh kepada Hana. putri nya itu terus saja merengek meminta untuk ikut Hana ke negara K, namun ketika ia bertemu dengan Xavior dan mendapatkan sogokan cemilan yang banyak. seketika putri kecilnya itu diam tak bersuara lagi, jika di tanya pun gadis kecil itu hanya mengangguk dan tersenyum saja.


benar-benar putrinya itu. sungguh pecinta makanan.


" baiklah!!. paman, maaf merepotkan mu selama tiga hari kedelapan. jika keduanya tidak mematuhi mu, maka sidang saja keduanya " ujar Hana kepada pamannya, ketika ia sudah berdiri kembali menghadap pamannya itu.


" kau ini, bukannya paman sudah bilang. kalau paman justru senang jika keduanya kau titipkan pada paman. jadi, kau bisa tenang selama disana. keduanya aman bersama ku " ucapnya berusaha menyakinkan ponakannya itu.


" terimakasih paman, kalau begitu Hana berangkat "


" ya, pergilah. tolong jaga keponakan saya, saya percaya kau merupakan laki-laki yang dapat di percaya. " ujar Paman Hana kemudian menepuk pundak Xavior sekali.


" Anda tenang saja, Hana aman bersama saya. " yakin Xavior


Hana kemudian kembali berjongkok di depan ke dua anaknya. guna menyamakan tinggi ketiganya.


" sini, peluk mommy dulu " pinta Hana


dimana permintaan nya itu seketika di patuhi oleh si kembar Zavir dan Zava. keduanya berhambur masuk kedalam pelukan ternyaman milik mommy mereka.

__ADS_1


setelah cukup lama dalam posisi saling memeluk, akhirnya Hana melerai pelukan ke tiga nya.


" mommy pergi ya, sayang. sekali lagi jangan nakal sama opa ke dua, nurut okey " ujar Hana sambil memberikan sisi makanan pada bibir mungil putrinya yang masih saja mengunyah itu.


" eum!!. mommy hati-hati " Ujar Zavir yang diangguki kembarannya, Zava.


" iya sayang "


setelah Hana kembali berdiri, kini giliran Xavior yang berpamitan pada si kembar. namun bedanya pria itu tetap berdiri dihadapan keduanya.


" om King bawa mommy dulu, okey. nanti Om King beliin oleh-oleh dari sana, jadi kalian tidak boleh nakal di sini. harus tetap belajar yang benar " nasehat Xavior kelewat mendalami, seakan ia seorang ayah yang memberikan wejangan pada anak-anak sebelum di tinggal pergi.


" siap, Om King " kompak keduanya, setelah Zava berhasil menelan makanan nya.


" anak pintar " ujar Xavior bangga dengan tangan kanan mengacak rambut Zavir dan Zava bergantian.


tanpa Xavior sadari bahwa sikap nya itu menimbulkan pemikiran berbeda pada dua sosok dewasa di belakang nya itu. entah lah Hana merasa keanehan muncul pada perasaan nya saat mendengar pria itu memanggil nya dengan sebutan mommy pada kedua anaknya, Hana merasa aneh akan itu.


sedangkan Paman Hana, yang di kenal dengan nama Alexander Sam Wijaya itu. menatap Xavior dengan pandangan yang sulit untuk diartikan. entah lah apa yang ada di pikiran pria paruh baya itu, hanya ia dan sang pencipta yang tau.


setelah berpamitan, akhirnya Hana dan Xavior benar-benar meninggalkan sikembar bersama paman Sam menuju pintu yang akan mengarah mereka pada pesawat pribadi Xavior berada.


sedangkan Paman Sam langsung mengajak ke dua cucu kembar nya itu menuju mobilnya. setelah ia sudah tidak lagi melihat Hana beserta Xavior.


ketika tiba pada tempat mobilnya di parkiran, paman Sam cukup di kaget kan dengan beberapa orang pria berpakaian hitam yang menunggu nya di dekat mobilnya.


" maaf jika keberadaan kami membuat Anda terkejut, Tuan Sam. kami di tugaskan oleh bos, untuk mengawal serta menjaga anda dan tuan dan nona kecil " papar pria bermata Belo itu, ketika melihat kebingungan pada Wajah paman Sam.


mendengar penuturan pria sawo matang dihadapannya itu, langsung membuat paman Sam mengerti tanpa diberitahu siapa bos yang pria itu maksud.


paman Sam langsung mengenali bahwa beberapa pria berpakaian hitam itu merupakan bawaan setia milik keluarga ALEXZI. ia seketika mengenali tatto yang terdapat pada leher mereka, sebagai tanda yang hanya diketahui oleh beberapa orang saja.


" baiklah, lindungi kami sampai kekediaman saya " perintah paman Sam dengan wajah datar nya.


" baik Tuan, silahkan " patuh pria itu, kemudian berjalan membukakan pintu untuk Paman Sam dan si kembar.


setelah ketiga nya masuk, pria yang berbicara sebelumnya. memberikan kode pada teman-teman nya yang lain, yang langsung dimengerti oleh mereka.


mereka pun masuk pada mobil masing masing begitu pula dengan pria sebelum nya, yang mengambil alih mobil paman Sam.


...----------------...


sedangkan tidak jauh dari keberadaan Paman Sam serta beberapa pria berpakaian hitam. terlihat dua orang pria berpakaian santai yang terus mengawasi mereka sedari tadi sampai meninggal kan bandara.


salah satu dari keduanya langsung melakukan panggilan pada telepon di genggaman nya setelah melihat rombongan paman Sam telah pergi.


" Tuan " ucapnya pada seseorang disebrang.

__ADS_1


"--------- "


" mereka telah pergi Tuan "


"---------"


" kami tidak melakukannya tuan, karena ketiganya di jaga oleh beberapa orang berpakaian hitam. kami tidak berani mengambil tindakan untuk mengikuti ketiga nya " jelas nya panjang lebar, Sagat terlihat bahwa ia takut disalahkan.


"----------"


" kami tidak tau, siapa mereka Tuan "


"-----------"


" baik, kami mengerti Tuan "


setelah nya panggilan di putus secara sepihak oleh orang disebrang.


" bagaimana " tanya teman pria yang menelpon


" kita kembali dulu "


setelah nya keduanya meninggal kan tempat mereka menuju tempat perkumpulan mereka dengan yang lainnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Alhamdulillah πŸ€²πŸ™ atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar πŸ™πŸ’œ


Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik πŸ€²πŸ™


Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πŸ˜ŠπŸ™πŸ’œ


Agar semakin semangat πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’œ


Dengan cara


LIKE


KOMEN


VOTE


DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT πŸ₯°πŸ™πŸ’œ


SEKIAN DAN TERIMAKASIH πŸ™


WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ

__ADS_1


__ADS_2