Pembalasan Mommy L

Pembalasan Mommy L
Menjadi Topik Hangat Di Seluruh Media


__ADS_3

Happy Reading πŸ™πŸ˜˜πŸ’œπŸ’›πŸ’œ


Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Menjadi Topik Hangat Di Seluruh Media


____________


Akhirnya hari pemotretan Zavir dan Zava telah tiba, di mana keduanya saat ini telah siap berangkat pada tempat keduanya akan megambil gambar.


keduanya sedang menunggu sang mommy yang masih berada di kamarnya sendiri untuk bersiap menerima keduanya melakukan pemotretan. jadilah Zavir dan Zava menunggu di ruang tamu mansion utama Wijaya, di temani kepala pelayan.


jika kalian bertanya dimana keberadaan Tuan dan nyonya Wijaya, saat ini keduanya mungkin sudah berada dalam pesawat menuju tempat yang akan keduanya tuju. karena tuan Wijaya harus tiba di tempat sebelum malam tiba, itu sebabnya keduanya berangkat sangat pagi-pagi sekali alias dini hari sekitar jam 5 pagi.


Baiklah kembali lagi pada si kembar Zavir dan Zava yang sedang asyik memainkan cemilan yang di sediakan para pelayan.


Di saat keduanya sedang makan, tiba-tiba saja asisten mommy mereka datang menghampiri dan menyapa keduanya.


" SELAMAT PAGI, TUAN DAN NONA MUDA. SEMOGA HARI MU MENYENANGKAN " sapa asisten Cia dengan semangat empat lima.


" PAGI JUGA TANTE CACA " balas Zava tidak kalah semangat benar-benar see frekuensi.


" Hahaha!, Anda sangat manis nona muda. selamat pagi tuan muda " gemas asisten Cia pada Zava dan kembali menyapa tuan muda kecilnya yang sama Sekali tidak terusik akan kehadiran nya.


" heum!!. pagi " balas Zavir tanpa menoleh pada asisten mommy nya itu. ia terlalu malas untuk berbasa-basi seperti kembaran nya, Zava.


asisten Cia hanya bisa pasrah atas perilaku cuek tuan muda kecilnya itu. sungguh berbeda dengan nona muda kecilnya, yang sangat ramah. tapi meski nona muda kecilnya sangat ramah, asisten Cia tetap waspada jikalau Nona kecilnya itu tiba-tiba mengeluarkan jurus manipulasi nya itu. bisa sial dia jika sampai terjebak.


" baiklah, dimana mommy mu Nona kecil ku " tanya asisten Cia pada Zava,


tidak mungkin ia akan bertanya pada tuan kecilnya itu. bisa-bisa katarak Cia karna tidak mendapat balasan.


" mommy sedang bersiap Tante Caca " ujar Zava, di angguk Ki asisten Cia.


" apakah nona sudah siap untuk bergaya "


" tentu saja, Ava sangat siap. hahaha " ujar nya kemudian tertawa senang.


" saya yakin, nona dan tuan kecil pasti akan menjadi perbincangan orang-orang nanti " yakin asisten Cia.


" waaaah benarkah, Ava sama kak Avil jadi Altis dong? "


" tentu saja Nona, bahkan ketenaran kalian nanti akan melebihi mereka, saya sangat yakin " ujar asisten Cia meyakinkan


belum sempat Zava membalas ucapan asisten Cia, ia sudah didahului oleh mommy nya yang baru saja berjalan menghampiri mereka di ruang tamu.


" bukankah itu berlebihan, Cia " ujar Hana menanggapi ucapan asistennya itu.


" ah!. selamat pagi Nona " sapa asisten Cia ketika melihat kehadiran Nona bosnya.


" pagi juga Cia " balas Hana kemudian duduk di samping putranya yang seketika memberinya senyum manis.


" yang kukatakan tadi adalah kenyataan Nona, itu adalah fakta. hehehe " ujar asisten Cia cengengesan.


" kau ini, apakah asisten nyonya Mahardika sudah menghubungi mu tentang pemotretan hari ini?? " tanya Hana yang sedang meneliti penampilan kedua anaknya.


" sudah Nona, bahkan sejak dini hari tadi mereka tidak berhenti meneror ku. sungguh mengganggu waktu tidur ku " ucap asisten Cia dengan nada mengeluh.

__ADS_1


" hahahaha!!!, kasihan sekali kau ini. aku akan memberimu bonus karena sudah bekerja keras beberapa hari ini " ujarnya tersenyum pada asistennya itu.


" hehehe!!!. kau yang terbaik Nona " mengacungkan kedua jempol pada Nona bosnya.


Hana membalas ujaran asisten nya itu dengan senyuman, setelah nya Hana kembali menatap kepada kedua malaikat kecil kesayangannya.


" anak-anak mommy sudah siap kan, untuk pemotretan " tanya Hana lembut.


" sudah mommy " kompak keduanya.


" bagus kalau begitu, mommy senang mendengarnya "


ucapan Hana kembali mendapatkan anggukan dan senyum manis dari keduanya. melihat senyum keduanya selalu mampu membuat hati Hana menghangat.


sedangkan asisten Cia ikut tersenyum bahagia melihat keharmonisan nona bosnya dengan kedua anak kembarnya, meskipun tanpa kehadiran sosok suami dan ayah diantara ketiganya. mereka tetap bisa saling melengkapi satu sama lain, tetap menjadi sumber kehangatan satu sama lain. mereka benar-benar saling melengkapi. dan lagi-lagi asisten Cia ingin mengabadikan momen dihadapannya itu.


ketika asisten Cia megambil ponselnya pada saku blazer yang ia kenakan. tiba-tiba saja ia teringat sesuatu yang sangat ingin ia perlihatkan pada Nona bosnya. dan ia baru megigat nya sekarang saat memegang ponsel nya.


" Nona, ada yang ingin saya sampaikan kepada anda " ujar Cia yang berhasil membuat Hana menatap nya kembali.


" tentang "


" berita semalam dan hari ini " ucap Cia yang langsung dipahami oleh Hana meskipun asisten nya itu tidak mengatakan isi dari berita yang ia maksud.


Hana membalas ucapan Cia dengan anggukan saja, kemudian kembali menatap kedua anak-anaknya.


" Zavir,Zava. bisa tunggu mommy diluar, ada yang mau mommy dan Cia bicarakan. boleh ya, sayang " pintanya dengan lembut.


" oke mommy, Ava ayo kelual " patuh Zavir mengajak Zava untuk ikut bersamanya.


" jangan lama-lama mommy " ucap putrinya itu ketika turun dari sofa.


" Mina , bisa temani keduanya dulu " pinta Hana pada pelayan yang datang membawa minuman asisten nya.


" baik Nona! " patuh Mina kemudian mengajak majikan kecilnya untuk menunggu di luar.


Hana memperhatikan ketiga nya sampai menghilang dari pintu utama mansion. setelah memastikan kedua anaknya telah keluar, Hana pun kembali menatap asistennya dengan serius.


" apakah beritanya sangat ramai ? "


" ya!!, Nona. foto serta video anda dan tuan Xavior telah tersebar ke seluruh media. kalian menjadi topik hangat diperbincangkan dari semalam hingga saat ini " jelas asisten Cia.


" coba anda lihat ini Nona " sambil menyerahkan tablet nya pada Hana, yang langsung menerima nya dengan baik.


Hana pun melihat beberapa media resmi maupun tidak resmi menjadikan dirinya dan Xavior sebagai topik utama mereka, dengan berbagai kata kunci yang mereka sematkan tentang keduanya.


tidak sampai disana Hana pun menggulir beberapa komentar pada layar tablet yang sedang ia pegang, dimana berbagai komentar dapat ia lihat, seperti.


...----------------...


" woooah bukankah keduanya sangat serasi "


" benar-benar pasangan sempurna "


" apakah keduanya malaikat yang sedang menyamar, oh tuhan "


" OMG mereka terlalu mematikan untuk disatukan "


" AAAAAAH aku sangat iri "

__ADS_1


" bagaimana bisa kalian mengatakan keduanya serasi, aku tidak setuju "


" benar, mana mungkin seorang singgel mom mendapatkan pria idaman sepeti Tuan muda Alexzi "


" ya, mereka berlebihan "


" tuan muda Alexzi pantas mendapatkan yang lebih baik "


" apa kalian sedang membual menyatukan keduanya "


" ada apa dengan para mulut pedas kalian itu, apakah kau lebih baik dari Nona Wijaya "


" Nona Wijaya sangat sempurna "


" ya! dan aku sagat mengidolakan nya "


" Nona Wijaya sangat cantik tentu saja ia akan serasi dengan pria brondong sekali pun "


" kalian hanya iri akan kesempurnaan nya "


" meskipun ia janda dua anak, ia tetap terlihat seperti gadis. bahkan Kalian pun tidak bisa di bandingkan dengan ujung kukunya "


...----------------...


hah!!


helaan nafas panjang Hana keluar kan saat selesai membaca beberapa artikel dan komentar yang ada. membuat nya seketika memijat pangkal hidung nya, karena merasa sedikit pusing setelah membaca beberapa komentar buruk tentang nya.


sudah ia duga akan seperti ini, jika ia tampil didepan umum bersama Xavior. tapi apa boleh buat, semuanya sudah terjadi dan lagi pula ia tidak peduli akan komentar buruk mereka. selama itu tidak berdampak buruk pada kedua anaknya serta Xavior maka Hana tidak mau ambil pusing. biarkan saja mereka berbicara sesuka hati mereka.


" sudah ku duga ini akan terjadi, kau pantau saja semuanya Cia. jika ada yang melewati batas, maka kau tau apa yang harus kau lakukan " perintah Hana kemudian bangkit dari duduknya.


" saya megerti Nona " ujar Cia ikut bangkit dari duduknya menyusul Nona bosnya yang sudah berjalan terlebih dahulu menuju keluar mansion.


tapi baru dua langkah ia berjalan, Cia kembali pada tempat duduknya tadi untuk megambil botol minuman nya yang tadi di isi oleh pelayan dengan jus jeruk permintaan nya. hal itulah yang selalu ia lakukan ketika datang menjemput Nona nya untuk bekerja, baik itu di mansion utama maupun rumah Nona nya sendiri. ia selalu meminta pelayanan untuk mengisi botol minum nya dengan berbagai varian jus, lagipula Nona nya tidak keberatan sama sekali.


Setelah megambil barang yang ia lupakan, Cia pun berlari keluar menyusul Nona bosnya beserta kedua majikan kecilnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Alhamdulillah πŸ€²πŸ™ atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar πŸ™πŸ’œ


Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik πŸ€²πŸ™


Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πŸ˜ŠπŸ™πŸ’œ


Agar semakin semangat πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’œ


Dengan cara


LIKE


KOMEN


VOTE


DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT πŸ₯°πŸ™πŸ’œ


SEKIAN DAN TERIMAKASIH πŸ™

__ADS_1


WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ***


__ADS_2