Pembalasan Mommy L

Pembalasan Mommy L
Bisakah Kau Melindungi Kedua Malaikat Kecil Ku


__ADS_3

Happy Reading πŸ™πŸ˜˜πŸ’œπŸ’›


Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bisakah Kau Melindungi Kedua Malaikat Kecil Ku


________


Megigat hal yang menimpah keluarga dan pamannya, membuat Hana selalu dihantui rasa gelisah.


Hana tidak ingin hal yang menimpa pamannya, akan terjadi juga dengan nya. Sungguh Hana tidak akan sanggup jika harus kehilangan kedua malaikat kesayangan nya.


Ia tidak akan pernah membiarkan mereka menyentuh keluarga apalagi kedua anak kembarnya. Sekali saja berani mengusik kedua malaikat kecil nya, maka Hana akan bertindak pada mereka. Ia akan mencarinya dan memusnahkan mereka sampai ke akar akarnya.


Sungguh, Hana bersumpah akan itu. Sudah sejak lama ia ingin menghancurkan mereka. Jika saja Hana tau mereka siapa dan siapa pemimpin mereka.


Hana akan membalas nya. Beraninya mereka melakukan hal keji itu pada keluarganya. Sungguh tidak manusiawi!, Karna mereka yang memulai, maka Hana tidak keberatan pula menjadi sosok yang tidak manusiawi.


...----------------...


" Hana! " Xavior memanggil


Hana tidak menjawab, ia hanya mendongak menatap tepat pada mata Xavior.


" Semua akan baik-baik saja, kau tidak perlu khawatir. Mereka tidak mungkin bertindak sembarangan kepada proyek yang akan kita lakukan" Xavior meraih jemari Hana untuk meremasnya meyakinkan perempuan dihadapannya.


" mereka pasti berpikir dua kali untuk mengusik ku, yang merupakan keturunan keluarga Alexzi. Dan bukankah degan adanya kerja sama ini, kau setidaknya berada dalam perlindungan dua keluarga. Jadi kau tidak perlu gelisah, Hana . semua akan baik-baik saja " dengan senyum lembut Xavior menenangkan Hana.


" Percaya pada ku okeh!, Dan kau harus yakin. Keluarga mu tidak lemah, aku yakin keluarga Wijaya lebih dari yang dirumorkan. " Perkataan Xavior mampu menerbitkan senyum tulus di wajah cantik Hana .


Yang mampu membuat Xavior kembali jatuh kedalam pesona perempuan yang sedang ia genggam tangannya.


" ya! Kau benar Xavior, seharusnya aku tidak perlu terlalu gelisah dan takut. Karena keluarga ku tidak lemah. Namun, bolehkah aku meminta mu untuk melindungi anak-anak ku. " Hana menatap dalam pada Xavior


" Aku tau, permintaan ku terlalu berlebihan. Megigat kita hanya rekan kerja, Tapi___"


" Aku baru merasa tenang, bila kedua anakku. Juga mendapat kan perlindungan dari mu dan keluarga mu. Aku, sungguh takut mereka akan menyakiti kedua malaikat kecil ku. " Hana mulai menagis saat meminta bantuan pada Xavior.


" A_aku meminta mu,_ hiks_ Karna aku percaya padamu. " Tangisan nya mulai tak terbendung lagi, Hana sungguh lemah jika dihadapkan dengan keselamatan kedua malaikat kecil nya.


Hana sangat takut, sungguh benar-benar takut!.


Sedangkan Xavior yang mendengar permintaan Hana serta tangisan yang membasahi wajah cantiknya, mampu membuat Xavior merasakan sakit. Sungguh ia sakit melihat wanita yang ia sukai sejak bertahun-tahun lamanya menagis pilu dihadapannya.


Bahkan tangan Hana yang ia genggam, ikut meremas kuat jemarinya.

__ADS_1


Tidak tahan melihat Hana semakin menagis, Xavior langsung menarik nya kedalam pelukannya. Ia peluk degan erat tubuh Hana yang semakin bergetar oleh tangisan nya, saat Xavior memeluknya.


" Aku berjanji, Hana. Aku akan melindungi mu dan kedua anak-anak mu. Tidak akan kubiarkan orang-orang itu bahkan siapapun itu, untuk melukai kalian. Aku, Xavior King Alexzi. Bersumpah akan melindungi mu Hana, pegang janjiku. " Xavior berucap sungguh-sungguh akan sumpah nya untuk melindungi wanita dipeluknya dan kedua anaknya.


Hana yang mendengar janji dan sumpah Xavior yang akan melindungi mereka bertiga, membuat Hana membalas pelukan pria itu padanya. Ia ikut memeluk pria beraroma maskulin itu degan erat.


Hana merasa tenang setelah mendengar Xavior mengucapkan nya. Entah Hana merasa nyaman dengan pria yang memeluknya, sejak ia tau bahwa pemuda malam itu adalah Xavior.


Katakan lah Hana sudah gila, Karna ia nyaman degan pria yang baru ia temui tiga kali. Tapi pria bernama Xavior, mampu membuatnya nyaman dan terlindungi. Itulah kenyataannya.


" Terimakasih Xavior!. Sungguh terimakasih " ucap Hana disela pelukan mereka degan tulus.


" Kau tidak perlu berterimakasih Hana!, Dari awal pertemuan kita waktu itu. Aku sudah bersumpah untuk selalu ada untukmu. Meskipun kau sudah menjadi milik pria lain " balas Xavior semakin mengeratkan pelukan mereka. Tidak melewatkan kesempatan, Xavior mengecup lama puncak kepala perempuan dalam pelukannya.


Xavior sungguh dibuat jatuh, sejatuh jatuhnya oleh sosok Hana yang begitu sempurna dimatanya. Ia tidak akan melepaskan Hana lagi, sampai kapan pun.


Setelah acara peluk- pelukan yang cukup lama mereka selesai. Keduanya akhirnya memutuskan untuk istirahat, melihat jam yang sudah menunjukkan jam 11 malam. Membuat mereka pergi untuk tidur, karena kejadian di perjalanan sungguh membuat mereka lelah.


Tapi sebelum itu, Hana terlebih dahulu menelpon Cici. Untuk menayangkan kondisi kedua anak kembarnya. Setelah selesai menelpon, Hana berpamitan kepada Xavior untuk istirahat.


" Ya , pergilah tidur. Jagan terlalu memaksa pikiran mu lagi, okeh mommy L " ucap Xavior dengan senyum menawan yang semakin menambah kadar ketampanan nya, di mata Hana .


Namun sebelum Hana membalas ucapan nya, Xavior terlebih dahulu membungkam nya dengan mencium keningnya. Tindakan Xavior itu mampu membuat Hana diam tak bergerak sedikit pun. Ia benar-benar kaget!


" Have a good night sleep mommy L, Jagan lupa mimpikan aku " kemudian berlalu ke kamar tamu yang ada di apartemen nya, meninggalkan Hana yang masih kaget degan kelakuan nya barusan. Senyumnya tidak mau hilang dari bibirnya. Sungguh Xavior senang hari ini.


...----------------...


bukankah tindakan nya itu begitu spontan dan berani, bagaimana bisa ia melakukan hal itu kepada wanita yang sudah memiliki dua anak. mereka bukan lah pasangan, sehingga Hana dibuat kaget dengan tindakan pria itu.


Hana jadi berfikir, mungkin pria itu melakukan nya pada setiap wanita yang dekat atau yang ia temui. apakah dia melakukan itu pada semua wanita. jika ia, maka Hana memasukkan pria itu dalam jajaran buaya yang harus ia hindari sebaik mungkin.


dreeet dreeet dreeet


disela pemikiran nya tentang Xavior, ponselnya berbunyi. menampilkan panggilan dari seseorang dari salah satu kontak nya. Hana megambil ponselnya, ia mengerutkan kening merasa heran mengapa orang itu menelpon nya.


tidak ingin berpikir banyak, Hana langsung menggeser ikon hijau untuk mengangkat panggilan orang Diseberang.


" halo! " suara seorang wanita Diseberang nya terdengar gelisah.


" Hem!, ada apa ? " Hana langsung bertanya, sambil berjalan menuju balkon kamar Xavior.


" mereka benar-benar gila!!. kau tau ?, orang itu menyusupkan seseorang kesini. dan untungnya kami berhasil menemukan dan menangkap nya. " jelas wanita itu panjang lebar.


" bagaimana bisa!!, apa kalian tidak bekerja dengan baik !?? " marah Hana


" maaf, Hana!. kami kecolongan " sesal wanita diserangnya.

__ADS_1


haaah!! Hana menghela nafas panjang.


" tidak ada yang berhasil ia kirimkan, pada pimpinan nya bukan ??" Hana kembali bertanya pada wanita Diseberang nya.


" kau tidak perlu khawatir, kami dapat memastikan ia tidak memberitahu kan apapun pada pemimpin nya. kau lebih dari tau keamanan yang melingkupi tempat ini, segala elektronik asing yang masuk kesini semuanya diblokir degan paksa. " jelas perempuan disebrang meyakinkan Hana .


" kau tidak perlu cemas Hana " lanjut lagi.


" okey, kau awasi dia terus dan sebisanya korek informasi dari dia soal pemimpin nya. aku akan mencari waktu untuk bisa melihat nya sendiri disitu, kau mengerti " balas Hana memerintah wanita Diseberang nya.


" aku mematuhi mu " balas perempuan itu.


tuut!!


Hana langsung memutus sambungan telepon nya secara sepihak, setelah mendengar balasan dari wanita yang menelpon nya.


" kau sama sekali tidak bosan mengirimkan orang-orang mu itu untuk menyusup ke sana, benar-benar tidak mau menyerah " Hana meremas hp digenggamnya degan kencang, matanya menunjukkan kemarahan yang Sangat besar.


sungguh ia sagat membenci orang itu, ia sangat ingin membunuhnya. Hana yakin, akan tiba waktunya ia akan menemukan orang itu untuk meminta penebusan dosa dosa nya terhadap mendiang kerabatnya yang telah dimusnahkan Secara sadis.


selama ini media dan orang-orang di luar sama sekali tidak mengetahui penyebab kematian kerabatnya yang sebenarnya. mereka hanya tahu bahwa mereka mengalami kecelakaan parah, atau sakit keras. karena itulah yang disampaikan keluarga Wijaya pada publik dan orang-orang yang bertanya.


Hana dan keluarganya tidak ingin orang lain tahu bahwa keluarga mereka memiliki musuh yang cukup kuat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Alhamdulillah πŸ€²πŸ™ atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar πŸ™πŸ’œ


Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik πŸ€²πŸ™


Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πŸ˜ŠπŸ™πŸ’œ


Agar semakin semangat πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’œ


Dengan cara


LIKE


KOMEN


VOTE


DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT πŸ₯°πŸ™πŸ’œ


SEKIAN DAN TERIMAKASIH πŸ™


WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πŸ™πŸ™πŸ™πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ

__ADS_1


__ADS_2