
Happy Reading ππππππ
Ψ¨Ψ³Ω Ψ§ΩΩΩ Ψ§ΩΨ±ΨΩ Ω Ψ§ΩΨ±ΨΩΩ
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Kabar Baik Untuk Nyonya Dian Mahardika
______
Saat sudah duduk di sofa, Hana langsung membuka telponnya untuk menghubungi asistennya, Cia. Setelah tersambung, ia langsung memberitahukan tentang kesiapan anak kembarnya menerima tawaran nyonya Mahardika. Hana memerintah kepada Cia untuk mengabari Disainer itu terhadap kesedihan dirinya serta kedua anaknya menjadi model.
Setelah mematikan panggilan nya pada CIA, tak berselang lama kedua malaikat kecil kesayangannya telah siap untuk berangkat. Akhirnya mereka bertiga segera melakukan perjalanan menuju mansion utama.
...----------------...
Sedangkan disebuah butik ternama, milik Disainer Dian. Yang lebih sering dipanggil madam Dian, baru saja menyelesaikan panggilan telpon dari seseorang yang sangat ia tunggu-tunggu. Sejak kemarin, yang membuatnya berfikir kalau tawaran nya akan ditolak.
Madam Dian sempat berpikir buruk saat asistennya, Molla datang dengan terburu-buru memasuki ruangan nya tanpa mengetuk terlebih dahulu. Ditambah mimik wajahnya yang tegang ketika menyerahkan telpon kepadanya.
Ketika madam Dian menerima telpon genggam dari asistennya, Molla. Kebingungan pada Wajah paru baya nya yang masih terlihat mudah, seketika berubah tegang pula. Berbagai dugaan seketika muncul, berfikir apakah panggilan telpon dari asisten Cia itu membawa kabar baik atau malah sebaliknya, yaitu kabar buruk.
Nyonya Dian berusaha menenangkan diri, setelah merasa cukup tenang. Ia langsung membalas ucapan asisten Cia yang berada di sebrang telpon asistennya, Molla.
Dengan basah basi sedikit pada lawan bicaranya, akhirnya ia langsung menayangkan perihal maksud dari lawan bicaranya itu menelpon nya.
Ketika ia menayangkan hal itu, suara asisten Cia kembali terdengar. Dimana wanita itu langsung mengatakan tentang keputusan dari atasannya, perihal tawaran yang ia berikan kemarin.
Dan betapa senangnya ia saat mendengar beberapa kata dari lawan bicaranya diseberang itu. Dimana asisten dari Nona besar Wijaya itu mengabarkan jikalau atasannya dan kedua anak kembarnya telah menyetujui tawaran yang ia berikan, kedua anak kembarnya itu bersedia menjadi model.
Ia seketika mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Tuhan dan asisten Cia yang berada di sebrang telpon. Serta tidak lupa juga memberitahu kepada asisten Cia, untuk menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah bersedia menerima tawaran yang ia berikan. Sungguh ia sangat senang , akhirnya ia bisa bernafas lega dan tidur dengan nyenyak.
Akhirnya panggilan diputuskan terlebih dahulu oleh asisten Cia yang berada di sebrang nya, setelah keduanya telah menyepakati beberapa hal tentang kerjasama nya nanti.
Ketika ia menjauhkan telpon itu dari telinga nya, tatapannya langsung bertemu dengan Molla asistennya. Yang sedang menampilkan wajah penasaran, melihat itu. Ia pun menerbitkan senyum nya kemudian menganggap kan kepala dan berucap dengan senang.
" Sikembar setuju, Molla. Begitu pula dengan mommy keduanya, Nona Wijaya pun setuju dan mengisikan anak kembarnya menjadi model ku " beritahu nya tanpa melunturkan senyum nya sedikit pun.
__ADS_1
" Benarkah, madam ?. " Molla memastikan lagi. Ia takut telinga nya sedang bermasalah, sehingga salah mendengar penuturan dari madam nya.
Mendengar ucapan Molla, membuat senyum pada bibirnya semakin melebar hingga memperlihatkan gigi gingsul nya. Ia mengguk mengiyakan pertanyaan dari asistennya itu. Yang seketika membuat wanita muda di hadapannya seketika memekik kesenangan.
Yap, asistennya itu lah yang dari dua tahun lalu, tiada henti mengusulkan kepadanya tentang sikembar keturunan keluarga Wijaya itu. Molla sangat gemas dengan sikembar yang sering dipanggil Zavir dan Zava oleh orang-orang.
Namun kebanyakan juga mereka sering dipanggil tuan dan Nona kecil Wijaya. Walaupun pada nama keduanya tersemat marga dari ayah nya, namun orang-orang lebih memilih memanggil keduanya dengan marga mommy keduanya.
Disebabkan begitu besar dan berkuasa nya marga dari mommy keduanya. Menjadikan orang-orang seakan sungkan dan tidak berani memanggil keduanya dengan marga Selain Wijaya, meskipun itu marga dari ayah keduanya sendiri.
Kembali lagi pada ia dan asistennya, Molla. Ia meminta wanita muda itu untuk menyiapkan segala keperluan pemotretan kedua keturunan keluarga Wijaya. Jangan sampai ada kekurangan dan kesalahan, ia tidak mau menyinggung mommy sikembar. Yang merupakan pewaris semua saham dan properti keluarga nya. Bahkan, seluruh milik paman satu-satunya yang? Masih hidup saat ini. Menjadikan si kembar, sebagai pewaris dari segala kekayaannya, yang ia miliki diluar.
" Lakukan semuanya dengan baik Molla. Aku tidak ingin Nona Wijaya dan kedua anaknya, menilai kita dengan buruk di pertemuan pertama nantinya. Kau mengerti bukan " terang nya pada asistennya, Molla.
Ia memperingatkan padanya agar tidak melakukan kesalahan sekecil apapun itu, semuanya harus sempurna, tanpa kekurangan.
" Baik, madam. Aku akan melakukan yang terbaik, kalau begitu aku permisi untuk menyiapkan segala keperluan pemotretan nya. " Patuh Molla, kemudian pergi meninggalkan ruangan atasannya setelah mendapatkan ijin.
" Syukur lah!!. akhirnya berjalan dengan semestinya " ucapnya setelah Molla menghilang dari balik pintu ruangannya.
Setelahnya ia mengambil telpon genggam nya sendiri untuk menelpon seseorang, untuk memberitahukan tentang tawaran nya yang telah di terima.
" Hah!! Kau ini. Langsung saja, Tante menelpon mu karena ingin memberitahumu sesuatu. " Katanya pada lawan bicaranya.
" Oh, apakah itu. Kuharap bukan kabar buruk " balas lawan bicaranya diseberang.
" Sayangnya ini kabar baik. Padahal Tante ingin sekali memberi kabar buruk pada anak nakal seperti mu " untung lawan bicaranya ini merupakan anak sahabat baik nya. Jika tidak, sudah ia umpati ketidak sopannya itu.
" Hahaha!!!!. Umur ku sudah hampir kepala tiga , Tante. Itu tidak termasuk sebagai anak-anak lagi " balas diseberang nya lagi dengan tawanya.
" Ya, ya, ya!!!. Kau sudah semakin tua nak, maka cepat lah menikah. Dan berikan aku dan ibumu cucu yang imut " ia menimpali dengan sedikit candaan namun menyindir pula.
" Mengapa Tante tidak menikahkan foto copy Tuan Mahardika saja, alih-alih memintaku " balas suara disebrang nya.
Mendengar seruan disebrang nya yang meminta nya menikahkan anaknya, membuat nyonya Dian Menjadi pusing seketika. Karena anak sahabat nya dan anaknya itu sama saja, sama-sama membuat darah tinggi.
" Sudah lah, mari tidak membicarakan tentang kalin berdua. Membuat Tante pusing saja. " Ia memijit pangkal hidung nya merasa pening sendiri.
__ADS_1
" Tante hanya ingin bilang bahwa tawaran yang ku berikan pada Nona Wijaya, untuk kedua anak kembarnya. Telah direspon dengan baik, dalam artian mereka bersedia untuk tawaran yang Tante berikan. Kau sudah bisa tenang bukan!?. Maka berhentilah meneror Tante, apa kau mengerti anak BAIK " jelasnya kemudian, dengan menekan kata terakhir kalimatnya.
Lawan bicaranya diseberang tidak langsung menanggapi penjelasannya, namun ia bisa mendengar helaan nafas panjang disebrang telpon nya.
" Baguslah jika diterima, hal itu baik untuk perkembangan Zavir dan Zava. Dan itu juga bagus untuk Tante bukan?. Hah!!, Kalau begitu ku, sudahi panggilan nya. Ada pertemuan dalam sepuluh menit lagi, salam untuk Kopiannya anak Tante " akhirnya suara disebrang telpon kembali terdengar setelah diam beberapa saat.
" Ya, Tante juga Masih banyak urusan. Dan kau ini, berhentilah memanggil suami serta anak Tante dengan istilah anak nakal " kesalnya.
" Hahaha!!!! Kalau begitu kematian telpon nya " tawa disebrang. Setelah nya hanya terdengar bunyi telpon yang bisa ia dengar.
Tuut!!!!!
Ia pun meletakkan kembali telponnya pada meja kerjanya, hah. Benar-benar anak sahabat nya itu, selalu saja memanggil suaminya serta anaknya dengan sebutan kopian dan cetakan. Sungguh menjengkelkan jika terus menerus untuk didengar.
Daripada memikirkan hal itu, lebih baik ia kembali meyelesaikan urusan nya sendiri. Setelah itu ia akan mengecek secara langsung persiapan pemotretan untuk Kedua anak kembar berwajah rupawan itu, yang akan menjadi modelnya.
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Alhamdulillah π€²π atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar ππ
Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik π€²π
Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πππ
Agar semakin semangat πͺπͺπ
Dengan cara
LIKE
KOMEN
VOTE
DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT π₯°ππ
SEKIAN DAN TERIMAKASIH π
__ADS_1
WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πππππππππ