
Happy Reading ππππ
Ψ¨Ψ³Ω Ψ§ΩΩΩ Ψ§ΩΨ±ΨΩ Ω Ψ§ΩΨ±ΨΩΩ
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Aku Percaya Padamu Daddy King
_____
POV Hana
_
aku baru saja menyelesaikan urusan ku di rumah sakit. dan kulihat jam di pergelangan tangan kiri ku telah menunjukkan waktu makan siang.
oh iya, pasti kalian bertanya tanya apa yang ku lakukan di rumah sakit. mengenai urusan yang ku maksud tadi, baiklah akan ku beritahu.
kalian tau sendiri kalau aku merupakan lulusan kedokteran dan desain interior, jadi sudah jelas bukan urusan apa yang kulakukan di sana.
jangan salah paham, aku tidak kembali mengambil profesi ku sebagai dokter spesialis. tapi aku ke sana mendapat panggilan dari salah satu dokter spesialis di rumah sakit itu, yang di mana ia merupakan teman semasa kuliah ku dulu.
Dr. Clara Adelin kitt yang lebih di kenal dengan nama dr Clara, dr Clara merupakan dokter spesialis syaraf. dan merupakan putri dari Tuan kitt dan nyonya kitt, pendiri dari beberapa rumah sakit di beberapa kota di negara ini.
dan ya, rumah sakit tempat ia bekerja merupakan milik keluarga nya. dr Clara di gadang-gadang akan menjadi pimpinan di rumah sakit tempat ia bekerja saat ini.
kembali lagi mengenai panggilan nya pada ku ke rumah sakit adalah untuk membantu ya menangani pasien yang mengalami gangguan syaraf serta jantung yang bermasalah akibat adanya gumpalan darah yang menyumbat aliran darah ke jantung.
Clara meminta bantuan ku untuk membantu nya di ruang operasi, melakukan bedah pada jantung pasien yang terdapat gumpalan darah akibat terjatuh dari tangga rumah nya.
( ingat ini hanya khayalan aku okey, jadi jika suka maka baca/ kalau tidak ya silahkan di skip βΊοΈπ) oke balik lagi pada Hana.
aku membantu Clara dan beberapa dokter serta tenaga medis lainnya di ruang operasi, karena mereka sudah kewalahan menangani kasus pasien tersebut.
di tambah lagi mereka sedikit cemas karena pasien itu merupakan anak dari pimpinan kemiliteran negara, mereka takut melakukan kesalahan-kesalahan yang dapat berakibat fatal pada nyawa pasien.
yang dimana mereka pasti akan berurusan dengan keluarga pasien yang bukan orang biasa.
kalau kata Clara begini " Ana!!, ku pastikan kepala Kami akan berlubang karena peluruh dan akhirnya mati di tempat. maka dari itu kami membutuhkan mu sebagai pelindung jika terjadi sesuatu pada anak beliau nanti, karena tidak mungkin ia berani mengambil tindakan pada keturunan keluarga Wijaya "
nah itulah yang ia katakan saat menelepon ku, benar-benar kurang ajar dirinya itu menjadikan ku perisai nya.
dan syukur lah Operasi nya berjalan dengan lancar meskipun aku dan beberapa rekan lainnya cukup kewalahan akibat terjadinya pendarahan yang cukup banyak di tegah tegah operasi.
sungguh melelahkan menjadi seorang dokter yang harus siap siaga di setiap saat, mungkin inilah yang membuat ku memutuskan untuk tidak mengambil pekerjaan sebagai dokter spesialis bedah.
aku hanya akan datang ke rumah sakit jika mendapat panggilan darurat yang benar-benar tidak dapat di atasi oleh mereka.
mengenai mengapa aku di perbolehkan secara tiba-tiba melakukan bedah di ruang operasi, padahal aku sudah tidak bekerja lagi sebagai dokter.
jawabannya adalah karena aku telah mendapatkan sertifikat ijin operasi yang dapat ku gunakan di saat saat genting seperti beberapa saat lalu.
__ADS_1
itulah mengapa aku dengan bebas keluar masuk ruang operasi meskipun aku telah memutuskan berhenti sebagai dokter.
baiklah cukup sudah penjelasan nya karena aku ingin melepas kan penat ku dengan menemui Xavior, untuk mengajak nya makan siang bersama di kantor nya.
tapi sebelum itu aku akan menghubungi Cici terlebih dahulu untuk menjemput kedua malaikat kecil kesayangan ku pulang sekolah, sebab aku ingin menemui Xavior sebentar.
" halo Cici " ujar ku saat panggilan ku terhubung pada Cici di sebrang sana.
" iya nyonya "
" Ci', bisa minta tolong ?" tanya ku
" tentu saja nyonya, apa yang bisa Cici lakukan "
" begini Cici, bisa kamu jemput anak-anak. aku masih ada urusan setelah ini, jadi tidak bisa menjemput kedua nya " jelas ku meskipun itu tidak di perlukan.
megigat aku adalah majikannya, tapi itulah yang di ajarkan sedari dulu oleh keluarga ku. di mana kita harus tetap bersikap layaknya manusia pada manusia lainnya, maksud nya adalah meskipun kita mempekerjakan orang lain sehingga kita menjadi atasan atau majikannya.
tidak seharusnya kita menjadi orang yang meninggikan dirinya sendiri, sehingga dengan bebas menindas orang yang bekerja pada kita.
ingat!!!, di juga manusia dan dia hanya bekerja pada kita, bukan menjadi budak yang dengan suka hati kalian rendah kan tanpa memikirkan perasaan serta pendapat nya.
" apa kamu bisa ? " tanya ku kembali.
" ya ampun nyonya!!!, tentu saja Cici bisa. " jawab Cici disebrang dengan cepat.
" nyonya kan majikannya Cici, jadi sudah seharusnya nyonya memerintah Cici. tanpa harus menanyakan bisa atau tidak nya Cici, apalagi nyonya sampai meminta tolong. itu memberatkan Cici, nyonya!! " Cici lagi-lagi megigatkan ku akan status ku sebagai majikannya.
" jadi tolong nyonya jangan seperti itu lagi, perintah lah kami sesuka nyonya. karena nyonya adalah majikan kami dan menggaji kami dengan nilai yang fantastis, nyonya terlalu baik pada kami yang rendah ini " lanjutnya disebrang telpon yang dapat ku tebak jika ia sudah mau menagis.
" hah!! kamu menagis lagi Cici, cengeng sekali kamu ini " Ujar ku kemudian tertawa untuk mengembalikan mood nya dengan sedikit menggoda nya.
" ih Cici nggak cengeng nyonya, tapi nyonya yang terlalu baik jadi bikin Cici terharu " elak nya tidak terima dengan perkataan ku.
" hahahaha. baiklah adik Cici yang imut, tolong jemput Zavir dan Zava okey "
" siap laksanakan nyonya " balas nya semangat.
" oh iya, Cici. apakah kamu sudah mengirimkan barang itu ?? " tanya ku tiba-tiba karena megigat sesuatu.
" barang?? " " ah iya nyonya, Cici sudah mengirim nya sesuai keinginan nyonya. jadi tidak perlu khawatir " ujar Cici saat sudah mengerti maksud ku.
" kerja bagus Cici, tolong kamu pantau terus perkembangan nya. aku mengandalkan mu "
" baik nyonya, dan terimakasih banyak karena nyonya masih mau menerima ku bahkan memaafkan perbuatan ku. tanpa memaksa ku mengatakan alasan nya " Ujar Cici disebrang sana dengan tulus nya. andai kan mereka melakukan panggilan video, mungkin Hana dapat melihat senyum lembut nan tulus dari wanita imut itu.
" Cici, listen to me. apapun alasan mu melakukan itu, aku yakin kamu terpaksa melakukannya. jadi berhentilah merasa bersalah, maka dari itu bantulah aku sebagai bentuk penyesalan mu. apa kamu megerti?? " kata ku dengan tegas.
" aku mengerti nyonya, dan sekali lagi aku meminta maaf karena masih banyak yang anda tidak ketahui tentang saya. percaya lah kepada Cici, Cici hanya ingin membantu seseorang menebus dosanya pada nyonya "
" aku yakin kamu akan memberitahu ku nanti, namun aku harap kamu dan orang yang kamu maksud itu tidak membuat ku berhutang terlalu banyak Cici " aku mengatakan nya dengan serius.
__ADS_1
" hm!!. satu lagi nyonya. apapun yang terjadi, tetap lah percaya akan kesetiaan Tuan muda Xavior. Jangan percaya pada orang asing " aku dapat merasakan keseriusan Cici dalam ucapan nya .
" aku tidak tau mengapa kamu mengatakan itu Cici, tapi tenang saja. karena aku bukan tipikal wanita yang mudah terpengaruh dengan sesuatu yang tidak jelas, dan aku sepenuh nya percaya pada pria yang dipanggil Daddy king oleh kedua anakku "
" ya sudah, kita akan membahas nya lagi jika aku sudah di rumah. hati-hati lah " setelah mengatakan itu dan mendengar balasan dari Cici, aku pun mengakhiri panggilan telepon ku dengan Cici di sebrang.
aku menyandarkan punggung ku ke kursi kemudi dalam mobil yang ku kendarai sendiri.
ku pijit sedikit pangkal hidung ku karena merasa cukup pening memikirkan beberapa permasalahan yang berdatangan.
mulai dari Cici, kemudian pesan pesan yang jika aku tanggapi dengan serius dapat membuat hubungan ku dengan Xavior renggang.
namun daripada memikirkan itu, aku lebih memfokuskan diri ku pada sesuatu yang ku rencanakan beberapa Minggu belakangan ini.
dan aku sungguh penasaran dengan hasil dari rencana ku ini.
" sebaiknya aku membeli sesuatu terlebih dahulu, sebelum pergi ke kantor nya untuk memberikan kejutan " megigat pria itu seketika membuat mood ku membaik.
saat baru saja ingin mengalahkan mesin mobil ku, tiba-tiba saja ponsel ku berdering dua kali tanda pesan masuk. karena merasa penasaran dan kemungkinan itu pesan penting, akhirnya aku kembali meraih ponsel ku untuk mengecek nya.
08xxxxxxxxxxx
aku akan merebut nya kembali
08xxxxxxxxxxx
menyerah lah, atau kedua anak mu yang menjadi taruhannya
aku mengerut kan kening ku, lagi-lagi pesan anonim dari nomor tak dikenal.
" ada masalah apa orang ini dengan ku " aku tidak habis pikir dengan orang ini. apakah aku pernah menyinggung nya, sepertinya tidak.
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Alhamdulillah π€²π atas izin Allah SWT, semua berjalan lancar ππ
Semoga hari kalian semua berjalan dengan baik π€²π
Baiklah Jagan lupa beri dukungan untuk author πππ
Agar semakin semangat πͺπͺπ
Dengan cara
LIKE
KOMEN
VOTE
DAN JANGAN LUPA TAMBAH KE FAVORIT π₯°ππ
__ADS_1
SEKIAN DAN TERIMAKASIH π
WASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI πππππππππ***